First Impression Anime Pop Team Epic: Meme Nirfaedah Dalam Bentuk Anime

1 week ago
pop team epic header

WARNING: Anime ini bisa bikin bro sis kebingungan. Ada spoiler juga yang akan membuat shock value anime ini berkurang.

Bagi bro sis yang belum tau apa itu Pop Team Epic, serial anime ini berawal dari komik 4-koma yang digarap oleh Okawa Bukubu yang lebih populer dipanggil Bkub. Komik ini menceritakan tentang dua orang “gadis”, yaitu Popuko dan Pipimi. Udah, itu aja yang bro sis perlu tahu. Sisanya… silakan bro sis tebak sendiri.

pop team epic chara

Kiri Pipimi, Kanan Popuko. Jangan tertukar ya. (Sumber: Pop Team Epic Episode 1)

Kalau bro sis suka baca komik strip absurdis kaya Tahilalats atau Komik Ronyok, Pop Team Epic jauh, jauh lebih absurd lagi. Bro sis nggak bakal tau apa yang bakal muncul di cerita selanjutnya. Terlebih lagi, anime ini kerap memberikan referensi-referensi pop culture, baik barat maupun timur, yang bahkan kadang nggak kita sadari. Game? Masuk. Anime? Masuk. Film? Masuk. Bahkan hal-hal obscure yang nggak dikenal banyak orang pun masuk. Dari deskripsi serinya aja mungkin udah bikin banyak orang bingung. Jadi, gimana kalau seri tersebut jadi anime?

pop team epic hoshiiro

Bro sis nggak salah nonton anime kok. (Sumber: Pop Team Epic Episode 1)

Mulai episode satu, penonton sudah mulai diajak untuk bingung. Episode ini dimulai dengan segmen bait and switch berupa parodi anime genre harem dan idol. Bagi yang biasa nonton Osomatsu-san atau Gintama mungkin sudah nggak asing dengan pola seperti ini. But then, it gets worse. Anime ini punya format short sketch di mana setiap segmen hanya berlangsung sebentar, mulai dari sepanjang tiga menit hingga sependek satu detik. Iya, satu detik.

Jika kamu pernah nonton Robot Chicken, formatnya kurang lebih mirip. Sama seperti Robot Chicken, anime ini langsung penuh dengan referensi pop culture mulai dari episode pertamanya. Beberapa mungkin blak-blakan, mulai dari Kimi no Nawa, The Elder Scrolls V: Skyrim, My Neighbor Totoro, dan Pokemon. Tapi ada juga yang lumayan tersembunyi. Contoh, di episode ini ada referensi dari Super Mario Bros. dan Final Fantasy. Cari sendiri ya. Itu bahkan belum termasuk referensi yang benar-benar tersembunyi dan mungkin baru bisa ditemui setelah nonton ulang berkali-kali.

pop team epic pokemon

Ini pasti dari game tangkap-tangkap monster gitu deh. (Sumber: Pop Team Epic Episode 1)

Masih kurang absurd? Ada satu segmen di mana bro sis bakal bertemu dengan… kru anime Pop Team Epic asal Prancis? Segmen tersebut diikuti dengan segmen 3D yang bersetting di Paris. Sampai sekarang saya pun masih belum paham faedahnya apa (don’t judge me).

Tapi segmen tersebut bukanlah yang paling bikin bro sis bergumam “WTF?!” Jadi, episode ini diputar dua kali berturut-turut! Semuanya. Dari awal? Yes! Bedanya? Ganti pengisi suara dan terdapat subtitle tambahan di segmen Paris. Hehe.

pop team epic mignon

Entah dia ini memang staf anime Pop Team Epic atau cuma orang Prancis random yang ditarik paksa. (Sumber: Pop Team Epic Episode 1)

Pop Team Epic memang diciptakan sebagai media troll dan bahkan mendekati ranah sh*tposting, jadi wajar kalau anime ini bisa bikin bro sis kesel. Seri ini mengejar kelompok audiens yang sangat niche (sempit), jadi kalau misalkan kamu bingung dan nggak ngerti apa lucunya Popuko marah-marah sendiri ke petir, atau berkumpulnya para penjahat sambil muterin fidget spinner, tenang. Bro sis nggak sendirian, dan anime ini mungkin memang bukan untuk kamu. Tapi kalau kamu senyum terus liat referensi-referensi yang kamu paham dan cuma ingin cari template meme yang segar, stay tuned. You will have a heck of a time in your life.  

Pop Team Epic bisa kamu tonton secara legal di Indonesia melalui Aniplus Asia, setiap hari Senin pukul 1:30 WIB. Rerun setiap hari Kamis pukul 18:00 WIB, Jumat pukul 23:00 WIB, dan Minggu pukul 20:30 WIB.

pop team epic okotta

Jangan tanya bagian ini maksudnya apa. Pokoknya jangan. (Sumber: Pop Team Epic Episode 1)

RATING: Bootleg Kimi no Na wa/10

About Author

Fajar

Fajar

Collector and semi-casual/semi-hardcore gamer. Collects everything Pokémon, Nendoroids (particularly Hatsune Miku-related), some PVC figures, and video game consoles. Likes to hang out at video game stores and board game cafes being unproductive as heck.

Comments

Most
Popular

Melisa Oktorina dan karyanya

Melisa: “People Tell the Most Amazing Story”

Inspirasi bisa datang dari mana saja. Namun, menurut Melisa Oktorina, inspirasi terbaiknya berasal dari cerita orang-ora.. more

(duniaku.net)

Hikayat Vandaria: Frameless, Sosok Menakutkan Yang Mirip Manusia

Frameless? Apa tuh? Kenapa tanpa bingkai? Emangnya jendela? Berbeda dari mereka yang sering mendalami hikayat Vandaria, .. more

(From : keywordsuggest.org)

Geliat Doujinshi di Industri Kreatif Indonesia

Saat menghadiri event geek/pop culture mentereng semacam Comifuro (Comic Frontier) ke 9 pada tanggal 2-3 September 2017 .. more

Gal Gadot Menyelamatkan Wonder Woman dari Patty Jenkins

Wonder Woman sudah sepantasnya dibuat sempurna. Saya akan menulis review film Wonder Woman garapan Patty Jenkins sesuai .. more

Sabrina – Chapter 1: Clubbing di Tengah Kota

Malam itu ia bertemu Intan di salah satu club di tengah kota. Patung kuda terpajang di atap gerbang, sebagai ikon club i.. more