Football Manager 2019: Awal Baru Atau Akhir Sebuah Era?

2 months ago
football manager 2019

Kalian ada yang menyukai game simulasi sepakbola? Kalau begitu, kalian pasti sudah nggak asing lagi dengan Football Manager. Bagi yang belum tahu, Football Manager adalah sebuah game simulasi pengelolaan manajemen sebuah klub atau tim sepakbola. Game ini adalah pionir dari game-game bertema serupa.

Dua kakak beradik, Paul dan Oliver Collyer, adalah orang yang pertama kali mencetuskan ide ini. Mereka kemudian menjadi game developer dengan mendirikan perusahaan pengembang game bernama Sports Interactive. Mereka lalu bekerjasama dengan game publisher bernama Domark. Dalam perjalanannya, Domark diakuisisi oleh Eidos Public Limited Company dan membentuk Eidos Interactive.

User Interface Championship Manager 1993. Sumber: Games Nostalgia

User Interface Championship Manager 1993. Sumber: Games Nostalgia

Pada awal kemunculannya di tahun 1992, game ini bernama Championship Manager dengan hanya liga inggris yang menjadi liga tempat klub berlaga, itupun dengan nama pemain yang auto-generated dan bukan nama sebenarnya. Barulah setahun setelahnya, game ini sudah menyajikan pemain dengan nama asli, dan menjadi salau satu kunci utama kesuksesannya hingga saat ini.

Fitur yang disediakan pun terus mengalami penambahan dan perbaikan. Mulai dari banyaknya liga yang bisa dimainkan, interaksi antara manager dan pemilik klub, fitur scouting atau pencari bakat, dan juga transfer pemain. Jangan lupakan statistik pemain dan juga karakterisasi mereka, sebab itu juga menjadi faktor yang menentukan sukses atau tidaknya transfer seorang pemain.

Cover Football Manager yang menjadi ciri khas sejak dulu Sumber: Gamegator

Cover Football Manager yang menjadi ciri khas sejak dulu Sumber: Gamegator

Perjalanan Championship Manager yang kemudian berubah menjadi Football Manager pun tak lepas dari konflik. Championship Manager 4 yang rilis pada Maret 2003 memecah rekor dunia penjualan game PC tercepat pada hari pertama perilisan. Namun, banyak ketidakpuasan yang timbul. Mulai dari lagging kala bermain, proses transfer yang dianggap terlalu mudah dibandingkan dengan game sejenis, hingga akhirnya pihak Sports Interactive memutuskan berpisah dengan Eidos selaku publisher. Eidos mendapat hak atas nama dan user interface, Sports Interactive mendapat haknya atas database dan match engine.

Tampilan tactical Football Manager. Sumber: Sports Interactive

Tampilan tactical Football Manager. Sumber: Sports Interactive

Perjuangan Football Manager dimulai kala perilisan pertamanya pada November 2004. Kala itu, Sports Interactive bekerjasama dengan Sega dalam merilis Football Manager 2005. Kemunculannya sudah dianggap bisa menjadi pesaing serius bagi Championship Manager yang baru diluncurkan pada Maret 2005. Apalagi Football Manager memiliki fitur baru seperti informasi sebelum dan sesudah pertandingan, perekrutan staf kepelatihan, mind game antara manager yang akan berduel, pemutusan kontrak dan peminjaman pemain, dan kelebihan lain yang membuat Football Manager langsung meroket.

Perubahan besar juga dilakukan dari segi user interface pada Football Manager 2009. Dari sebelumnya para pemain hanya digambarkan sebagai titik-titik berwarna yang bergerak, user sudah bisa menikmati pemain dalam bentuk tubuh yang asli mulai Football Manager 2009 dan terus mengalami perbaikan hingga saat ini.

Tampilan Football Manager pada saat pertandingan. Sumber: TCM Logos

Tampilan Football Manager pada saat pertandingan. Sumber: TCM Logos

Football Manager 2019 Jadi Awal Baru Atau Akhir Franchise Ini?

Nama Football Manager yang kian meroket berimbas kepada Championship Manager yang kian tenggelam meskipun telah meluncurkan versi mobile pada 2017 lalu. Segala fitur yang disediakan oleh Football Manager membuat para menggemarnya tetap setia dan terus menanti perilisannya di setiap tahunnya.

Walaupun demikian, kabar kurang sedap sempat berembus pada awal Agustus 2018 lalu. Miles Jacobson, salah satu petinggi dari Football Manager, melontarkan cuitan di akun twitternya yang menimbulkan kontroversi. Berikut isinya:

Apabila diartikan secara harfiah, itu berarti era Football Manager akan segera habis! Para penggemar pun mulai berspekulasi, mulai dari tahun ini adalah tahun terakhir dari produksi Football Manager, hingga kasus pecah kongsi seperti yang pernah dialami ketika masih menggunakan nama Championship Manager.

Kecurigaan itu terjawab tak lama setelahnya. Ternyata, Football Manager memiliki desain logo yang baru. Berbeda dengan versi sebelumnya yang menggunakan font sama dan hanya berganti warna dan juga angka tahunnya, kali ini font berganti dan juga tidak ada sosok manager yang ditampilkan, berganti dengan sosok pemain yang sedang berjalan menyusuri lorong ganti menuju ke lapangan.

Baca Juga: FIFA Battle Royale? Mode Baru FIFA 19 Ini Bikin Beda Dari PES!

Bagi kalian yang tertarik dengan game simulasi sepakbola, alangkah baiknya jika mencoba Football Manager. Simulasi yang dilakukan sudah kian mendekati aslinya. User bisa menikmati tegangnya menjadi sebuah manager klub ataupun suatu negara, mengatur manajemen keuangan untuk kebutuhan tim, pembelian pemain yang seringkali membuat jantung deg-degan menunggu hasilnya, hingga performa tim yang kurang stabil sehingga bisa terancam pemecatan oleh jajaran manajemen klub. Kalau penasaran dan ingin membeli versi terbarunya, bisa dipesan via Steam dari sekarang dan akan diluncurkan pada November 2018 mendatang. Maka, ketegangan mana lagi yang akan kalian nikmati serasa di kehidupan nyata selain terancam dipecat dari pekerjaan?

Banner Komik Action

About Author

Saya Grad

Saya Grad

Menyukai May’n, anime, dan film Jepang. Bisa dihubungi melalui laman Facebook Saya Grad ataupun Twitter @grad_11

Comments

Most
Popular

Sumber gambar: psu.com

Remake Crash Bandicoot & Gosip Remake Trilogy Spyro, Game Lama Dilirik Kembali

Video game itu sama seperti fashion. Mereka sama-sama berputar. Menciptakan trend baru ke trend baru lainnya dan akhirny.. more

00-d-menggambar-komik-webtoon

Menggambar Komik Webtoon Dalam 3 Hari? Apa Rahasianya?

Komikus webtoon dituntut bisa menggambar komik webtoon dengan cepat. Ada yang bisa mengerjakan satu episode dalam 3 hari.. more

Sumpit Nyaruko-san. Sumber gambar: faylan7.deviantart.com

Jadi Begini Loh Perbedaan Sumpit di China, Korea dan Jepang!

Bro sis hampir pasti pernah menggunakan benda ini. Alat makan sumpit punya sejarah yang super panjang. Jauh lebih panjan.. more

Deadpool 2 Review :  Parodi Sinisme Yang Kejam, Brutal, Namun Kocak

Dalam Deadpool 2, Wade Wilson harus berseteru dengan mutan robot dari masa depan, demi seorang anak mutan pencari gara-g.. more

Imut abis, tapi kok sadis?

Cuphead: Gabungan Kartun 1930an, Smooth Jazz, dan Gameplay Dark Souls

Ada baiknya ulasan ini diawali dengan peringatan: sayang-sayangi kontrolermu kalau kamu main Cuphead, ya. Game ini rawan.. more