Foxtrot Six dan Mengimpor Gaya Action Hollywood ke Indonesia

6 months ago
00-foxtrot-six

Di masa depan, manusia berperang untuk memperebutkan makanan. Krisis pangan di seluruh dunia mengancam kepunahan umat manusia. Namun Indonesia yang berhasil swasembada bangkit menjadi salah satu kekuatan super yang menyokong kehidupan di bumi. Di balik bangkitnya Indonesia menjadi negara adidaya, ada harga yang harus dibayar.

Indonesia dalam Foxtrot Six ditampilkan sebagai negara distopia. Sumber: My Dirt Sheet
Indonesia dalam Foxtrot Six ditampilkan sebagai negara distopia. Sumber: My Dirt Sheet

Foxtrot Six merupakan film aksi garapan MD Entertainment dan disutradarai Randy Korompis dalam debutnya. Film ini diproduseri Mario Kassar, sosok di balik berbagai film blockbuster laris seperti serial Rambo, Terminator, Total Recall, serta Basic Instinct. Dengan pengalaman Mario Kassar sebagai produser film-film action laris tersebut, ada keniscayaan bahwa Foxtrot Six bisa membawa angin segar dalam iklim perfilman di Indonesia. Benarkah demikian?

Kisah Foxtrot Six terpusat pada tokoh Angga (Oka Antara), anggota dewan yang bernaung di bawah partai Piranas yang berkuasa. Ia tengah menyiapkan sebuah rencana untuk memberantas kelompok pemberontak Reform. Namun dalam sebuah peristiwa, Angga ditangkap oleh Reform. Ia terkejut karena organisasi itu dipimpin oleh Sari (Julie Estelle), kekasihnya yang hilang dalam pemberontakan.

Angga dan anggota timnya. Sumber: IDN Times
Angga dan anggota timnya. Sumber: IDN Times

Menyadari bahwa ia telah dijadikan tumbal dan buronan negara, Angga bekerja sama dengan Reform untuk menggulingkan kekuasaan partai Piranas. Ia mengumpulkan teman-temannya semasa bertugas sebagai marinir: spesialis peledak Oggi (Verdi Solaiman), spesialis tarung jarak dekat Bara (Rio Dewanto), ahli strategi Tino (Arifin Putra), dan serta spesialis teknologi Ethan (Mike Lewis). Mereka juga dibantu oleh Spec (Chicco Jerikho), lelaki misterius yang diselamatkan Sari dan memiliki kemampuan tarung tinggi.

Dengan segala keterbatasan yang mereka punya, Angga dan timnya berangkat untuk menggulingkan partai Piranas yang dilindungi pasukan paramiliter GERRAM yang punya persenjataan canggih, seperti jubah tembus pandang dan baju zirah canggih. Bisakah mereka menggulingkan para penguasa tirani yang menyengsarakan rakyat?

Adegan aksi yang graphic jadi kekuatan utama Foxtrot Six. Sumber: Amir At The Movies
Adegan aksi yang graphic jadi kekuatan utama Foxtrot Six. Sumber: Amir At The Movies

Usaha Foxtrot Six membawa segala glitz, glamor, dan gusto dari film aksi Hollywood patut diacungi jempol. Adegan aksi yang ditampilkan sangat menegangkan dan juga keras. Patut jadi pertimbangan pula bahwa Iko Uwais dan timnya menciptakan koreografi tarung untuk film ini sehingga terasa sangat epik. Beberapa adegan tampil sadis seperti adegan dimana tulang diretakkan atau jari tangan putus, sehingga tak heran film ini mendapat rating 21 tahun ke atas; sesuatu yang anehnya diprotes oleh MD Entertainment.

Untuk menampilkan setting Indonesia versi distopia di masa depan, visual CG digunakan dalam beberapa adegan. Awalnya memang aneh melihat lanskap kota megah dimana iklan hologram Gojek menyelimuti sekujur permukaan gedung. Namun beberapa adegan CG terlihat cukup bagus.

Baca Juga: The Night Comes For Us, Bukti Indonesia Di Mata Netflix

Untuk sebuah film yang menampilkan ensemble cast, film ini tidak mendalami perkembangan karakternya. Sumber: The Jakarta Post
Untuk sebuah film yang menampilkan ensemble cast, film ini tidak mendalami perkembangan karakternya. Sumber: The Jakarta Post

Kelemahan Foxtrot Six ternyata tidak jauh berbeda dengan film-film aksi dengan nilai jual yang sama: cerita yang lemah. Beberapa adegan seakan tidak saling terhubung dengan teratur. Tiba-tiba saja terjadi sebuah peristiwa tanpa ada build-up yang benar di adegan-adegan sebelumnya, sehingga menciptakan plot hole yang cukup mengganggu. Pun juga dengan unsur lokal yang minim terasa. Ganti para aktornya dengan aktor luar negeri dan ceritanya tidak akan berubah.

Selain itu, pengembangan karakternya tidak diperdalam. Penonton tidak diberikan alasan untuk bisa peduli dan relate kepada tokoh-tokoh yang muncul, karena mereka muncul begitu saja tanpa perkenalan yang berarti. Fatalnya, masalah ini justru terlihat jelas pada sosok Angga dan timnya. Apa hubungan mereka sebelum cerita dimulai? Apa yang menyebabkan mereka tercerai berai? Penjelasan tersebut tidak ditemukan sepanjang film.

Foxtrot Six, film Indonesia dengan DNA Hollywood. Sumber: Kincir
Foxtrot Six, film Indonesia dengan DNA Hollywood. Sumber: Kincir

Foxtrot Six memang bukan sebuah film yang menjual cerita. Layaknya berbagai film aksi Hollywood lainnya, Foxtrot Six adalah sebuah film popcorn yang memintamu mematikan fungsi otak agar bisa menikmati setiap adegan aksinya semaksimal mungkin. Apakah ini hal yang buruk? Nggak juga, setidaknya di Indonesia dimana film jenis ini tergolong jarang. Mudah-mudahan dari Foxtrot Six, bakal ada lebih banyak film aksi Indonesia yang berani menyajikan spectacle yang mewah dan juga didukung cerita yang oke.

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

Sumber: xkcd.com

Biarpun Sangat Sederhana, 7 Komik Ini Sudah Terkenal di Dunia Lho!

Mau bikin komik ga harus jago gambar loh! Komik sederhana pun tetap bisa menghibur. .. more

00-d-call-of-duty-black-ops-4

4 Hal Ini Bikin Call of Duty Black Ops 4 Beda Dari CoD Sebelumnya!

Call of Duty Black Ops 4 punya fitur-fitur baru dan radikal yang membuat fans terkejut dan antusiasi di saat bersamaan... more

00 delorean desktop

Kembali Ke Masa Depan Lewat Manga Back To The Future

Film Back To The Future akan disadur menjadi manga yang dikarang oleh mangaka One Punch Man dan Eyeshield 21, Yusuke Mur.. more

Sumber: Arstechnica.com

GDQ, Menggalang Dana dengan Speedrun Game

Ada banyak acara penggalangan dana yang menggunakan game sebagai tema utamanya, seperti Extra Life dan Gamers For Giving.. more