Franchise Star Wars Masih Terus Berlanjut di Layar Lebar: Apakah Karya Agung Milik George Lucas Ini Memang Perlu Untuk Dilanjutkan ?

7 months ago
sumber: Wikimedia Commons

Tidak dipungkiri sama sekali bahwa layaknya seperti 007, Star Trek, Back to the Future dan Indiana Jones, Star Wars, merupakan franchise maha legendaris sekaligus “sakral” di dalam sejarah industri perfilman dunia.

Berdasarkan pernyataan tersebut, maka tidaklah mengherankan apabila banyak dari kita yang terkejut ketika mendengar pengumuman di tahun 2012 bahwas, perusahaan si Miki Tikus, The Walt Disney Co, resmi membeli seluruh properti milik Lucas Film yang tentunya termasuk di dalamnya, Star Wars.

Alhasil atas langkah yang dilakukan tersebut, maka semenjak 2015 silam, kisah opera sabun luar angkasa keluarga Skywalker ini pun masih terus berlanjut di layar lebar.

Bahkan lebih jauhnya, Disney juga merilis film stand alone yang berfokus pada salah satu karakter atau storyline sampingan yang notabene, belum pernah di-eksplor di keenam film orisinilnya dulu: Rogue One: A Star Wars Story (2016) dan Solo: A Star Wars Story (2018).

Melihat fakta bahwa kisah-kisah Star Wars baru ini mendapatkan resepsi super positif dan mendulang emas di tangga box-office, dapat dipastikan kita masih akan terus menyaksikan franchise ini hingga beberapa tahun ke depan di layar lebar.

Star Wars: The Force Awakens (sumber: The New York Times)

Star Wars: The Force Awakens (sumber: The New York Times)

Tapi mungkin ada yang bertanya, “Apakah franchise Star Wars memang masih perlu untuk dilanjutkan kisahya di layar lebar ?”

Menurut saya yang notabenenya fanboy “veteran”, masih banyak alternatif lain yang bisa dilakukan oleh Disney ketika mereka membeli franchise Star Wars ketimbang harus melanjutkan saga Skywalker atau merilis film-film lain yang kita lihat sekarang ini.

Star Wars Novel (sumber: Geekritique)

Star Wars Novel (sumber: Geekritique)

Salah satu alternatif yang dimaksud adalah dengan ikutan me-lisensi action figure Star Wars (kerjasama dengan Mattel atau perusahaan mainan lain) atau memproduksi film terbaru Star Wars yang diadaptasi dari novel atau komik top Star Wars di luar sana.

“Ya kalau begitu sama saja dong, bikin film-film juga” Memang. Tapi ingat, film yang kita bicarakan disini adalah adaptasi novel atau komik yang notabene ditulis oleh fanboy franchise ini.

Karena seperti kita tahu, kisah-kisah lanjutan fan-fiction ini, kerap dianggap oleh seluruh fanboy sebagai yang terbaik, terlepas sering dianggap bukan canon resmi dari saga opera luar angkasa ini.

Perhatikan deh, hingga detik ini, masih banyak fans di berbagai media sosial yang terus menyerukan agar Disney atau Lucas Film, mengadaptasi salah satu komik atau novelnya tersebut. Tetapi Disney nyatanya lebih memilih jalur komersil dengan merilis kisah lanjutan keluarga Skywalker serta film stand alone orisinil terlepas, prosesnya memang masih diawasi juga oleh Lucas.

Felicity Jones sebagai Jyn Erso (sumber: ABC News)

Felicity Jones sebagai Jyn Erso (sumber: ABC News)

“Wah berarti kamu gak suka dong dengan film-film Star Wars yang dirilis selama 3 tahun terkahir ini?” Gak kok. Saya suka. Malah ketika banyak fans yang gak suka sama Rogue One 2 tahun yang lalu, saya bisa dibilang adalah “penganut aliran keras” dari film ini.

Yang saya tekankan disini adalah, andaikan saja Disney (seperti yang saya katakan tadi), lebih memilih untuk memproduksi film Star Wars baru yang kisahnya dari salah satu novel atau komik pujaan fanboy itu.

Pasalnya franchise Star Wars, merupakan franchise yang benar-benar “sakral”. Alias, 6 episode orisinil ditambah dengan seri serta film animasi Clone Wars dan Rebels, itu sudah cukup. Dan yap, tidak perlu dibuat lagi episode 7-9.

Kalaupun memang mau, adaptasi saja kisah lanjutan Episode 6: Return of the Jedi (1983) dari salah satu novel atau komiknya seperti contohnya disini, Dark Empire II (1995) yang dirilis oleh Dark Horse Comics.

Komik Star Wars: Dark Empire II (sumber: comicvine.gamespot)

Komik Star Wars: Dark Empire II (sumber: comicvine.gamespot)

Kalau misalkan kisah ini yang diadaptasi ketimbang The Force Awakens (2015) dan kawan-kawan, bakalan lebih pecah banget. Dan yang paling penting juga, akan menyatukan sekaligus memperat jalinan silaturahmi antara fans veteran dan fans baru.

Sekali lagi, saya gak membenci kok The Force Awakens, The Last Jedi (2017) dan mungkin juga film stand alone Han Solo, Solo: A Star Wars Story yang menurut rencana akan dirilis di bulan Mei 2018 mendatang. Namun kalau dipikir lagi, dari film-film yang sudah dirilis dalam 3 tahun terakhir ini. Sebenarnya ada yang memang perlu dibuat dan ada yang tidak perlu. Yang tidak perlu tentunya adalah Episode 7-9.

Sedangkan yang perlu adalah yang seri A Star Wars Story. Kenapa demikian? Ketimbang merasa penasaran dengan kisah hidup keluarga Skywalker 3 dekade setelah Return of the Jedi, pastinya kita lebih penasaran untuk mengetahui bagaimana proses pencurian bagan Death Star pertama bukan?

Atau pastinya kita juga penasaran dengan bagaimana awalnya Lando Calrissian sampai bisa menang taruhan dari Solo untuk mendapatkan kapal Millennium Falcon-nya itu ?

Kylo Ren (sumber: spidersweb.pl)

Kylo Ren (sumber: spidersweb.pl)

Tapi toh nyatanya lumayan banyak juga sisi positif yang diberikan dari masih dilanjutkannya franchise ini hingga detik ini.

Selain masih bisa menyaksikan karakter-karakter ikonik yang sudah melekat di dalam jiwa & raga selama 3 dekade terakhir, toh, dengan dirilisnya film-film Star Wars baru ini, para fans, sukses mendapatkan tambahan tontonan di kala jenuh bukan?

Coba bayangkan kalau Disney tidak membeli properti Lucas Film 6 tahun yang lalu. Dijamin hiburan yang kita dapatkan hanya akan berkutat di sekitar MCU, DCEU atau film-film general lainnya.

Tapi apakah menurut kalian franchise Star Wars memang masih perlu untuk dilanjutkan kisahnya di layar lebar? Atau justru  franchise ini memang lebih baik dihentikan saja setelah ke-6 film orisinilnya diirlis dulu ?

About Author

Marvciputra

Marvciputra

Entertainment Reviewer, WWE Lovers and Music-holic

Comments

Most
Popular

Member Cosuki Malang dengan kostum masing-masing

Cosuki, Basecamp-nya Cosplayer Malang

Ngoleksi kostum, gathering rutin, ikutan kompetisi, dandan pol dan pake kostum cosplay yang niat? Itulah aktivitas seru .. more

Sumber: horriblesubs.info

Impresi Awal TV Anime Cardcaptor Sakura Clear Card Rasa Lama Tapi Baru

Tapi walaupun punya ‘time gap’ cukup lebar, arc terbaru ini (Clear Card) ternyata mengambil ending dari arc sebelumn.. more

Sumber: myanimelist.net

Kurang Berselera Makan? Anime Bertema Kuliner ini akan Membangkitkan Selera Makanmu

Hampir segala ide bisa diangkat menjadi suatu cerita dalam anime, termasuk kuliner. Ini dia list anime-anime bertemakan .. more

Inktober 2017

7 Tips Jitu Taklukkan Inktober 2017

Wuiihh, gak nyangka sudah masuk bulan Oktober 2017. Itu berarti sudah waktunya para ilustrator mengeluarkan pena kesayan.. more

football manager 2019

Football Manager 2019: Awal Baru Atau Akhir Sebuah Era?

Setelah bertahun-tahun lamanya, Football Manager 2019 membawa perubahan baru yang akan mempengaruhi nasib dari franchise.. more