Full Report: Ngintip Press Conference Studio Ghibli di Jakarta Yuk!

6 months ago
The World of Ghibli Jakarta Press Conference. Photo by CIAYO Picture

Saat CIAYO Blog datang ke Ballroom 3 tempat konferensi pers Studio Ghibli, rupanya pintu masih belum dibuka. Kami registrasi dulu sembari menikmati makanan ringan yang tersedia. Banyak pengunjung memilih untuk berkeliling. Rupanya mereka sedang mengagumi puluhan maket yang dipajang di luar Ballroom! Yup, semuanya adalah maket-maket karakter Studio Ghibli versi mini. Beberapa berupa tempat-tempat yang dijadikan latar belakang film karya studio Jepang itu.

Photo by CIAYO Picture

Photo by CIAYO Pictures

Photo by CIAYO Picture

Photo by CIAYO Pictures

Photo by CIAYO Picture

Photo by CIAYO Pictures

Pintu akhirnya terbuka dan kami berbondong-bondong masuk. Acara diawali dengan sosok cantik Sherina Munaf yang membawakan beberapa soundtrack populer dari Studio Ghibli, seperti Itsumo Nando Demo, Mononoke Hime, dan Tonari no Totoro.

Dia pikir~! Oh, salah lagu. Photo by CIAYO Picture

Dia pikir~! Oh, salah lagu. Photo by CIAYO Pictures

Eits, tapi ternyata tidak cuma Sherina yang tampil, loh. Ada pula Baim “The Dance Company” yang berduet bersama anaknya, Abbey Ibrahim. Dua bapak-anak ini membawakan lagu Ponyo dengan gaya yang imut! (Yang imut anaknya, ya, bukan bapaknya.)

Anugerah kawaii mana lagi yang kau dustakan.

Konferensi pers akhirnya dimulai dengan acara perkenalan sosok-sosok yang sudah berjasa dalam mewujudkan World of Ghibli di Indonesia. Willawati, CEO dari Kaninga Pictures, memaparkan jadwal penayangan film Studio Ghibli di Indonesia dengan rencana ekshibisi Studio Ghibli terbesar di Asia Tenggara.

Di antaranya turut hadir pula Toshio Suzuki, Direktur Eksekutif Studio Ghibli. Pria Jepang berusia 68 tahun tersebut terlihat santai saat tampil menyapa penggemar Studi Ghibli dan awak media.

Suzuki-san mengaku, ini adalah kunjungan keduanya ke Indonesia. Tahun lalu ia juga hadir saat penayangan terbatas film Spirited Away. “Sebelum saya datang ke sini, saya tidak tahu banyak tentang Indonesia. Saya sangat kaget ketika mendapatkan sambutan yang hangat dari penggemar Studio Ghibli di sini,” ujarnya sambil dibantu penerjemah.

Ya, sambutan tahun lalu untuk Toshio Suzuki memang benar-benar meriah. Pasalnya, penayangan Spirited Away tahun lalu di Indonesia bertepatan dengan ulang tahun Toshio Suzuki. Fans Studio Ghibli dari seluruh Indonesia bekerja sama membawakan kue dan nasi tumpeng sebagai hadiah ulang tahun untuk Suzuki-san. Seru nggak sih? Sayang, kata Suzuki-san, “Saya tidak sempat makan kuenya.”

Yah.

Di tengah acara, MC tiba-tiba mengumumkan tamu yang sangat istimewa. Yup, siapa lagi kalau bukan Kaonashi? Sosok yang juga sering disebut No-Face dari film Spirited Away itu turut hadir di konferensi pers juga! Seluruh isi ruangan pun bersemangat menyambut karakter unik ini.

Mas Kaonashi, yang hati-hati ya jalannya.

Ketika diminta untuk memberi sambutan, Kaonashi akhirnya memberikan speech sebagai berikut:

“A-ah. Ah.”

Mengharukan.

Enak deh dipeluk sama Sherina. Photo by CIAYO Picture

Enak deh dipeluk sama Sherina. Photo by CIAYO Pictures

Acara dilanjutkan dengan unveiling logo World of Ghibli Jakarta yang resmi. Konon, Studio Ghibli mengaku puas dengan logo bikinan Bisri Mustova yang lebih sering dipanggil Mas Ova ini. Padahal mereka terkenal sangat ketat dengan desain-desain yang menyangkut materi Studio Ghibli, lho. Salut buat Mas Ova!

So detailed. Design by Bisri Mustova

So detailed. Design by Bisri Mustova

Sebelum mencapai penutupan konferensi pers, MC membuka sesi Q&A. Rupanya banyak juga pertanyaan-pertanyaan dari awak media dan fans Studio Ghibli. Contohnya nih ya, ada yang bertanya seputar World of Ghibli itu sendiri, keterlibatan Sherina dengan Studio Ghibli, sampai film terbaru Hayao Miyazaki dan kesempatan voluntir serta transfer knowledge dari Studio Ghibli untuk industri kreatif Indonesia. Acara pun kemudian ditutup dengan foto bersama dan sesi tanda tangan oleh Toshio Suzuki.

Otsukare! Photo by CIAYO Picture

Otsukare! Photo by CIAYO Pictures

Demikian full report untuk konferensi pers Studio Ghibli di Ritz Carlton Kamis kemarin (30/3). Pingin tahu tentang isi Q&A dan detil lebih jelas soal rangkaian acara World of Ghibli? Simak aja artikel-artikel selanjutnya di CIAYO Blog, gaes!

About Author

Inri

Inri

Writer, musician, and a certified procrastinator, Inri is an elusive creature who writes once in a blue moon. The only known way to summon this mystical being is to call its name three times in front of a pizza. No one would come, but at least you have a pizza.

Comments

Most
Popular

Sabrina – Chapter 4: Kencan Dengan Expatriat

Sudah lama Sabrina menyimak event-event di aplikasi untuk komunitas traveler itu. Group trip, meet up, dan kumpul-kumpul.. more

The Kasuaris – Episode 3: Ranjau di Rumah

Sampe rumah, masih ada rintangan yang kudu dihadepin sebelum santai-santai di kamar. Nggak cuman satu, tapi ada beberapa.. more

Alti Firmansyah, Srikandi Indonesia yang Mendunia

Profesi komikus di luar negeri bisa dibilang cukup menjanjikan dan bisa dijadiin pijakan untuk hidup secara layak. Nah, .. more

Dike - Rian - Melisa (Sumber: ciayo.com)

Ngobrol Sama Artist di Balik Taring Niel dan Rumah Keti

Tim Blog CIAYO Comics berkesempatan ngobrol-ngobrol sama comic artist, juga colorist & background artist Love Has Fangs.. more

Dimaz Sadewa Menguak Sejarah Batavia Lewat Komik

Sempet kepikiran nggak, kalau latar belakang sejarah dan hal-hal serius juga bisa diangkat jadi cerita yang menarik. Dim.. more