Fyre Fraud dan Fyre: Mana Film Dokumenter Yang Terbaik?

5 months ago
00-fyre-fraud

Dua raksasa streaming video, Netflix dan Hulu, mengawali tahun 2019 dengan persaingan sengit. Pasalnya, keduanya merilis sebuah film dokumenter dalam jarak bersamaan. Selain itu, topik yang diangkat pun sama persis. Yap, Hulu dengan film Fyre Fraud-nya bersaing melawan Fyre: The Greatest Party That Never Happened yang dirilis Netflix.

Fyre Fraud dan Fyre. Sumber: HuffPost
Fyre Fraud dan Fyre. Sumber: HuffPost

Kedua dokumenter tersebut mengangkat cerita tentang Fyre Festival, sebuah festival musik yang seyogiyanya diadakan di kawasan pulau Bahama, namun seketika berubah menjadi insiden dimana para penonton ditelantarkan tanpa makanan dan tempat tidur yang layak. Baik Fyre Fraud dan Fyre mengulas insiden tersebut dari sudut pandang orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Namun, tentunya ada perbedaan antara kedua film tersebut. Dan dari perbedaan inilah masing-masing film memberikan nilai jualnya untuk merebut perhatian penonton. Jadi, antara film Fyre Fraud dan Fyre, manakah yang terbaik?

Baca Juga: Netflix Menguasai Pasar Dunia

Perbedaan Antara Fyre Fraud dan Vyre

Sudut Pandang dan Pesan

Ja Rule dan Billy McFarland, otak di balik Fyre Festival. Sumber: Thrillist
Ja Rule dan Billy McFarland, otak di balik Fyre Festival. Sumber: Thrillist

Untuk memberikan gambaran, Fyre Festival merupakan sebuah festival musik yang digagas oleh pebisnis Billy McFarland bersama rapper Ja Rule. Keduanya mendirikan Fyre, sebuah aplikasi untuk membooking artis untuk berbagai acara, dan mereka menggunakan Fyre Festival untuk mempromosikan aplikasi tersebut.

Promosi Fyre Festival dibuat sangat gencar dan masif, melibatkan banyak supermodel dan influencer untuk mempromosikannya. Artis-artis yang diundang pun termasuk kaliber tinggi. Bayangkan menonton Major Lazer dan Blink-182 di pulau Bahamas, dengan penginapan dan konsumsi diatur oleh Fyre Festival itu sendiri!

Sayangnya, berbagai mismanajemen, masalah finansial, serta faktor lingkungan alam membuat Fyre Festival gagal total. Penonton terlantar di lokasi dengan tenda yang tidak aman, kasur basah, dan makanan alakadarnya. Seluruh artis membatalkan penampilan mereka, dan bahkan belum dibayar sama sekali. Para staf pun kewalahan karena tidak ada struktur organisasi yang jelas.

Penonton yang terlantar mencari tenda untuk beristirahat. Sumber: Rolling Stone
Penonton yang terlantar mencari tenda untuk beristirahat. Sumber: Rolling Stone

Baik Fyre Fraud dan Fyre mengangkat premis cerita yang sama dengan di atas, dengan struktur dan ending yang serupa. Hanya saja, yang membedakan antara kedua film dokumenter tersebut adalah angle dan sudut pandang yang diangkat.

Fyre Fraud mengulas insiden Fyre Festival dari sudut pandang influencer yang terlibat langsung. Fyre Fraud mencoba untuk mengambil segmen pasar milenial dengan format yang lebih kasual, dengan berbagai potongan klip dan meme menarik. Meski demikian, film dokumenter Hulu ini tak kekurangan akan pesan dan kritik sosial yang menyentil para penontonnya.

Sementara itu, Fyre memiliki pendekatan yang lebih personal dengan mengambil narasumber dari orang-orang yang terlibat di balik layar Fyre Festival. Film dokumenter Netflix ini ingin menunjukkan konsekuensi dan akibat dari kegagalan Fyre Festival dari sisi materi dan moril.

Saling Tuduh

Netflix mendapatkan berbagai video dan cerita eksklusif dari satu rekanan Fyre Festival. Sumber: Yahoo
Netflix mendapatkan berbagai video dan cerita eksklusif dari satu rekanan Fyre Festival. Sumber: Yahoo

Dengan kemunculannya yang berjarak sebentar, baik Netflix dan Hulu ingin jadi yang terdepan dan terbaik. Dan untuk melakukannya, mereka tidak segan untuk menjatuhkan saingannya.

Dimulai dengan Hulu yang merilis Fyre Fraud lebih dulu, film tersebut secara gamblang menyebut bahwa film dokumenter yang dirilis Netflix diproduksi bersama agensi Jerry Media yang terlibat dalam Fyre Festival. Persepsi yang muncul adalah lewat film Fyre milik Netflix, Jerry Media berusaha membentuk image mereka sebagai salah satu korban. Walaupun dalih awalnya adalah karena Jerry Media memiliki berbagai adegan behind the scene Fyre Festival yang sangat penting. Hal ini tak serta merta membuat Jerry Media bisa cuci tangan karena mereka juga merupakan bagian dari masalah tersebut.

Pepatah mengatakan, jika jari telunjuk menunjuk, maka jari lainnya akan menunjuk ke diri sendiri. Meski Hulu berani mengeluarkan statement tersebut, namun Hulu sendiri bukannya tidak punya masalah etis saat menggarap film Fyre Fraud. Di film tersebut, mereka juga menghadirkan Billy, sang biang kerok Fyre Festival sebagai narasumber. Rumor mengatakan bahwa untuk penampilannya dalam Fyre Fraud, Billy dibayar seharga $250 ribu. Hulu membenarkan hal tersebut, namun menyangkal jumlah nilai yang dimaksud.

Billy muncul dalam Fyre Fraud untuk menutupi kebohongannya. Sumber: BrooklynVegan
Billy muncul dalam Fyre Fraud untuk menutupi kebohongannya. Sumber: BrooklynVegan

Permasalahan dari kemunculan Billy di dokumenter Hulu adalah ia mencoba membela diri dengan berbohong untuk menutupi kebohongannya di masa lalu. Yang lebih parah, hal ini pun diamini oleh Netflix dimana film Fyre menampilkan kegiatan Billy selepas Fyre Festival: menipu orang dengan menjual tiket bodong ke acara-acara prestisius.

Jadi bisa dikatakan bahwa Fyre Fraud dan Fyre sama-sama mengorbankan netralitasnya untuk alasan yang berbeda-beda. Fyre Fraud menghadirkan Billy sebagai salah satu narasumber, namun hal ini justru memberikan dia sebuah platform untuk mendukung egonya. Sementara itu Fyre mengontak Jerry Media untuk mendapatkan cerita dan materi yang eksklusif, namun serta merta mengorbankan film tersebut sebagai tunggangan pihak yang ingin cuci tangan.

Harus Nonton Yang Mana?

Pemandangan yang dilihat penonton saat tiba di Fyre Festival. Sumber: Insider
Pemandangan yang dilihat penonton saat tiba di Fyre Festival. Sumber: Insider

Saat tulisan ini diketik, Billy McFarland tengah mendekam di penjara federal selama 6 tahun untuk tuduhan penipuan. Dan bisa dikatakan bahwa kedua film dokumenter telah memenuhi tugasnya untuk menyajikan cerita lengkap dari kegagalan Fyre Festival.

Jadi, manakah yang harus kamu tonton antara Fyre Fraud dan Fyre? Lucunya, kedua film justru memiliki lebih banyak persamaan dibanding perbedaan. Kelebihan dan kekurangan pun tidak jauh berbeda. Yang sedikit membedakan adalah angle cerita yang ingin diangkat.

Antara kritik sosial bagi para kaum milenial atau refleksi duka dari orang-orang yang jadi korban sistem, baik Fyre Fraud dan Fyre jadi film yang saling melengkapi. Keduanya mengangkat topik yang sama, dan ironisnya sama-sama mengorbankan integritas dan netralitas. Meski demikian, kemunculan keduanya patut kamu saksikan dari awal sampai akhir. Dengan segala kegagalannya, Fyre Festival tetaplah sebuah kisah yang menarik dan patut diambil hikmahnya.

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

Yogadanu: Di Balik Kesuksesan Soekirman, Mbok De dan Galaxin

Ga cuma pinter bikin cerita, tapi pria kelahiran Bogor ini memang pandai dalam mengelola Intellectual Property... more

Review The Escape: Pernikahan Yang Melelahkan Dan Menjemukan

Apa yang terjadi saat pernikahan terasa menjemukan? Gemma Artenton dan Dominic Cooper mencari jawabannya di film The Esc.. more

Inktober

Inktober 2017 Sepi? Ini Kata Para Artist

Selain merayakan hari Sumpah Pemuda dan Halloween, buat para penggambar (artist) pasti tau sama Inktober. Sudah diadakan.. more

Sumber gambar: littleanimeblog.com

Fist of the North Star & Girls’ Last Tour: Dua Pendekatan Berbeda Untuk Kisah Dunia Post Apocalyptic

Dari begitu banyak judul, di tulisan ini saya akan fokus pada dua judul manga yang sama-sama bertema post apocalyptic na.. more

00-d-ralph-breaks-the-internet-disney-princess

Siapa Saja Disney Princess Yang Muncul Dalam Ralph Breaks the Internet?

Dalam Ralph Breaks the Internet, Disney Princess tampil sebagai cameo dalam petualangan Ralph dan Vaneloppe di dunia Int.. more