Game Nintendo Switch & 3DS Yang Akan Menyerbu Pasar Tahun 2018

4 months ago
Sumber gambar: youtube.com

Lho? Game 3DS? Bukankah 3DS sudah di ujung tanduk nasibnya?

Walaupun tidak bisa dibantah namun klaim kalau 3DS sudah ‘Game Over’ juga tidak bisa di-iyakan juga ketika melihat game-game 3DS yang dipersiapkan Nintendo untuk tahun 2018 ini. Memang jumlahnya tidak sebanyak apa yang dimiliki oleh Switch, namun setidaknya ini sebuah kelegaan melihat 3DS tetap mendapatkan game baru walau jumlahnya semakin menciut.

Unsur portabilitas menjadi kunci untuk game 3DS. Dengan bentuk yang lebih compact dibandingkan Switch, 3DS masih merupakan pilihan ideal bagi gamers yang menginginkan kemampuan bermain game kapan saja dan dimana saja. Entah itu, sambil menunggu kereta/bus tiba atau saat berada dalam perjalanan menuju tempat kerja atau sekolah. Ukuran yang tidak lebih besar dari dompet ataupun smartphone (yang pastinya dibawa setiap hari oleh gamers kebanyakan) tetap menjadikan 3DS lebih ideal sebagai handheld gamer on-the-go yang dapat diandalkan.

Nge-game kapan aja dimanapun. Sumber gambar: gamesradar.com

Nge-game kapan aja dimanapun. Sumber gambar: gamesradar.com

Tapi Switch juga mengusung konsep portabilitas layaknya 3DS. Walau berukuran lebih bongsor (6 inchi) tapi Switch terasa hanya sedikit lebih besar ketimbang smartphone yang ada di dalam saku gamers. Bahkan mungkin sama besarnya, mengingat ada phablet berukuran persis/mendekati ukuran Nintendo Switch. Dan Switch jauh lebih baik dibandingkan mereka dalam urusan gaming, dengan grafis yang lebih keren dan pilihan game berkualitas.

Relatif tidak terlalu besar untuk dibawa-bawa. Sumber gambar: life.topgolf.com

Relatif tidak terlalu besar untuk dibawa-bawa. Sumber gambar: life.topgolf.com

Dan tahun 2018 ini kedua mesin pencetak uang dari Nintendo tersebut (bersama dengan dua game smartphone Nintendo, Mario Run & Animal Crossing) akan tetap memberikan yang terbaik dari mereka.

Game-game baru Switch & 3DS untuk tahun 2018 antara lain adalah:

Bloodstained: Ritual of the Night | 505 Games | Switch

Karena Konami tidak kunjung mengerjakan game baru Castlevania, fans mulai tidak sabaran dan mendesak mantan produser banyak game Castlevania sebelumnya, Koji Igarashi, untuk melakukan sesuatu. Mengikuti langkah kreator Shenmue dengan metode ‘crowdfunding’ Igarashi membuat game yang saat ini dianggap sebagai ‘spiritual successor’ dari game-game Castlevania buatannya dulu saat masih di Konami. Dengan gameplay 2D dan formula a la “Metroidvania”, Bloodstained sepertinya akan meraih kesuksesan.

Sumber gambar: dualshockers.com

Sumber gambar: dualshockers.com

Dragon Quest XI: Echoes of An Elusive Age | Square Enix | Switch & 3DS

Memang franchise ini tidak sepopuler Final Fantasy di Barat, tapi di Jepang Dragon Quest adalah RPG yang memiliki fanbase besar. Game ini sudah dirilis di Jepang pada Juli 2017 kemarin untuk PS4 dan 3DS.

Sumber gambar: nintendoeverything.com

Sumber gambar: nintendoeverything.com

“Not-yet-official” Fire Emblem | Nintendo | Switch

Sebenarnya belum ada berita resmi untuk game ini namun Nintendo sendiri sudah menyatakan kalau akan ada game Fire Emblem untuk Nintendo Switch tahun 2018 lewat acara Nintendo Direct pada Januari 2017 tahun lalu.

Sumber gambar: dualshockers.com

Sumber gambar: dualshockers.com

Indivisible | 505 Games | Switch

Dari info yang beredar terlihat kalau game yang dibuat oleh team pembuat game fighting gokil “Skullgirls” ini mirip game side scrolling action RPG a la Valkyrie Profile dari Square Enix. Yang mana itu merupakan hal bagus! Genre ini sedikit sekali jumlahnya, dan Indivisible akan jadi tambahan yang berharga di dalam koleksi game side scrolling action RPG.

Sumber gambar: operationrainfall.com

Sumber gambar: operationrainfall.com

Kirby Star Allies | Nintendo | Switch

Makhluk bulat berwarna pink yang menyedot apa saja dengan mulutnya yang lebar itu kembali lagi, dan kali ini dalam bentuk game Nintendo Switch. Berhubung ini game Kirby jadi bisa dibayangkan akan seperti apa game-nya nanti.

Sumber gambar: nintendowire.com

Sumber gambar: nintendowire.com

Travis Strikes Again: No More Heroes トラヴィス ストライクス アゲイン ノーモア ヒーロー | Marvelous | Switch

Ini adalah game ketiga dari No Moe Heroes; dua game sebelumnya ada di Nintendo Wii. Masih disutradarai sutradara game Jepang gokil Goichi “Suda51” Suda, game ketiga No More Heroes ini konon bukan merupakan sekuel dari game sebelumnya tapi bukan pula sebuah reboot. Lebih jelasnya mungkin harus menunggu Travis Strikes Again rilis di pasaran dulu.

Sumber gambar: shigerunews.com

Sumber gambar: shigerunews.com

Owlboy | D-Pad Studio | Switch

Aslinya ini adalah game action platformer untuk PC yang sudah dirilis tahun 2016. Versi Switch nanti sepertinya tidak mengalami perubahan berarti jika dibandingkan versi PC. Grafis yang cakep dengan gameplay yang seru tetap jadi andalan saat game ini dirilis untuk Switch tahun 2018 ini.

Sumber gambar: nintendolife.com

Sumber gambar: nintendolife.com

Persona Q2 | Atlus | 3DS

Game Persona Q: Shadow of the Labyrinth mendapatkan pujian kritikus dan penjualan yang lumayan sehingga tak heran Atlus melanjutkan game ini. Persona Q merupakan spin-off dari game Persona https://blog.ciayo.com/news/spin-off-game-persona-dari-rpg-ke-fighting-game-dan-dance/ yang melibatkan karakter-karakter dari game sebelumnya. Dengan genre ‘dungeon crawling’ game ini termasuk salah satu dari sedikit game 3DS untuk tahun 2018. Wajib dimiliki fans Persona pemilik 3DS.

Sumber gambar: sabreakingnews.co.za

Sumber gambar: sabreakingnews.co.za

Radiant Historia: Perfect Chronology | Atlus | 3DS

Sebenarnya game RPG ini adalah game Nintendo DS rilis tahun 2010 (2011 di Amerika). Mitsuru Hirata, sutradara game ini, meyakinkan Atlus untuk merilis remake di 3DS mengingat cukup besarnya fanbase Radiant Historia. Remake tersebut sudah rilis tahun 2017 di Jepang, dan di Amerika direncanakan Februari 2018.

Sumber gambar: nintendolife.com

Sumber gambar: nintendolife.com

Melihat daftar diatas memang terlihat kalau game Switch lebih mendominasi dalam hal jumlah. Tapi bagaimanapun, bro sis pemilik 3DS tak perlu berkecil hati karena game 3DS masih tetap ada. Setidaknya 2018 tidak berlalu begitu saja tanpa satupun game baru untuk 3DS. Happy gaming, bro sis!

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

(www.blmangafest.com)

Rumah Animasi Budi Luhur, Pelopor “Budi Luhur Manga Fest 2017”

Bro sis yang suka manga, Budi Luhur mengadakan Manga Festival 2017. Ini adalah kompetisi membuat manga online. Ada apa a.. more

Playstation 4 vs Nintendo Switch

Mendingan Beli Nintendo Switch atau PS4?

Di bulan puasa ini emang kadang suka bikin lemes dan rasanya pengen tidur aja. Mau ngapa-ngapain rasanya jenuh banget. T.. more

Sumber: wired.com

Jepang Kewalahan Menghadapi Situs Komik Bajakan

Perkembangan teknologi mengubah banyak hal, salah satunya adalah kemudahan dalam mengakses apapun di internet. Sayangnya.. more

00 kamen shoujo desk

Kamen Shoujo, Grup Idol Yang Terinspirasi Karakter Kamen Rider

Kamen Shoujo, grup idol asal Yogyakarta ini menggunakan konsep Kamen Rider sebagai ciri khas mereka. Seperti apa ya kons.. more

(Sumber: cinemacafe.net)

Kalau kamu Pecinta Kucing, Kamu Harus Baca Artikel Ini

Kalau kamu suka dengan kucing, pasti bakal suka juga deh sama game mobile Neko Atsume. Sudah pernah dengar? Sebelumnya,.. more