Gawat, Mobile Legends Digugat oleh League of Legends!

1 year ago
(Sumber: reddit)

Pasti akhir-akhir ini Kamu sering lihat banyaknya update-an orang-orang di media sosial yang nge-share hasil battle seperti ini:

Mobile Legends victory

Hasil battle Mobile Legends (dokumentasi Steffi)

Pasti tau dong itu apa? Yap, Mobile Legends, game populer ini memang sedang banyak digandrungi oleh gamers Indonesia. Apalagi game mobile ini mempunyai konsep yang mirip-mirip dengan game PC terkenal sebelah yaitu terdiri dari hero dan konsep permainan perang. Konsepnya yang bertarung secara tim juga semakin bikin nagih, karena dapat dimainkan bersama teman-teman.

Karena kepopuleran tersebut, game ini semakin menarik perhatian banyak pihak. Akhir-akhir ini beredar kabar bahwa Riot Games, perusahaan game indie asal AS mengugat Shanghai Moonton Technology, perusahaan game Mobile Legends atas dugaan pelanggaran hak cipta dan merek dagang.

Seperti apa tuntutan League of Legends kepada Mobile Legends?

Riot Games merupakan perusahaan game indie asal AS yang telah membuat game-game terkenal, salah satunya League of Legends (LOL). Riot Games menggugat Mobile Legends dengan tuduhan bahwa Moonton telah melakukan plagiarism di beberapa aspek seperti lokasi perang, tone warna dan peta.

Mobile Legends plagiat 1

Kesamaan Mobile Legends dan game milik Riot games. (Sumber: Riot Games)

Monsters:

Moonton copied our unique monsters, including this “Red Buff” monster, down to the last detail. Even the rocks and brush in the bottom right cordner of the images are identical.

Logos:

Our respective logos are each comprised of stacked words against a shield background, with the same final word LEGENDS. In both logos, the capital “L” and capital “S” in the word LEGENDS feature more prominently than the other letters, all of which are capitalized and in extremely similiar font.

Mobile Legends plagiat 2

Kesamaan lainnya (Sumber: Riot Games)

Moonton copied almost every logo and font, including our “Victory” screen font.

Moonton Copied substantial portions from our unique characters including “Garen” (left)

Sebelumnya, di Agustus tahun lalu, Riot games sudah beberapa kali mengajukan penghapusan game Mobile Legends di app store dan playstore. Moonton pun meresponnya dengan menutup Mobile Legends: 5vs5 MOBA. Namun tak lama, Moonton kembali merilis versi terbarunya dengan judul baru yaitu Mobile Legends: Bang Bang.

Baca Juga: PUBG Tuntut Fortnite di Pengadilan!

Apa reaksi Mobile Legends?

Ramainya perbincangan mengenai plagiarism tentu tidak membuat pihak Moonton diam saja, di laman official facebook Mobile Legends, Moonton menyatakan bahwa ia akan menempuh jalur hukum kepada pihak-pihak yang dirasa telah mencemarkan nama baik Mobile Legends, termasuk media yang ikut memberitakan isu plagiarisme.

Mobile Legends statement

Official Statement dari Mobile Legends. (Sumber: facebook page Mobile Legends)

Apakah isu ini hanya usaha untuk mencemarkan nama baik? Sepertinya tidak, pasalnya Riot Games telah mengajukan file gugatan resmi yang dapat diakses siapa saja.

[FILE GUGATAN RESMI] 

Tentunya hal ini membuat pihak Riot Games kebakaran jenggot dan menyikapi lebih serius hal ini dengan mengajukan gugatan ke pengadilan. Riot Games melayangkan tiga gugatan inti yaitu Copyright Infringement (pelanggaran hak cipta atas karakter dan skill), Federal Trademark Infringement (pelanggaran logo yang dianggap mirip dan dilakukan secara sengaja). Dan juga False Designation of Origin (kemungkinan kerugian karena orang mengasosiasikan Mobile Legends dengan Riot Games).

Gugatan ini kemudian dilaporkan ke pengadilan Distrik Pusat California pada tanggal 6 Juni 2017, tempat Riot Games beroperasi. Gugatan tersebut menjelaskan adanya pelanggaran hak cipta game Mobile Legends: 5vs5 MOBA, Mobile Legends: Bang bang, dan Magic Rush: Heroes.

Namun, sepertinya tak mudah bagi Riot Games untuk berhasil menghapuskan game Mobile Legends sepenuhnya dari peredaran, mengingat game ini mempunyai pemain yang sangat banyak di seluruh dunia. Apalagi jumlah transaksi dalam game ini sudah mencapai angka fantastis.

Penutupan game ini juga akan berimbas pada pihak playstore dan app store yang dikatakan sudah untung banyak dari game ini. Pajak yang dibayarkan Moonton juga tidak kecil. Kemungkinan yang akan terjadi adalah, Moonton hanya akan mengubah konten dan aspek lainnya yang dituntut jika terbukti bersalah.

 

Mobile Legends plagiat 3

Hero yang identik satu sama lain. (Sumber: dotesport)

Lux:

  1. Final Spark: fires a beam of light that deal damage to all enemies in a straight line.
  2. Light Binding: binds and deals damage to up to 2 enemies
  3. Lucent Singularity: creates a magic snare on the ground which after exploding causes magic damage to enemies and slows them down
  4. Prismatic Barrier: protects herself and ally from damage

Karna:

  1. Magic Flash: causes great magic damage to enemies standing in a straight line
  2. Magic Imprison: imprisons enemies and causes magic damage
  3. Magic Halo: creates a magic snare on the ground which after exploding causes magic damage to enemies and slows them down
  4. Magic Life: Karna strengthens the body of an ally, raising her and her ally’s max health limit
Mobile Legends plagiat 4

Kesamaan battlefield Mobile Legends dan Summoner’s Rift dari League of Legends. (Sumber: Dota Sport)

Sebenarnya bukti-bukti di atas memang sangat sulit untuk dipungkiri, apalagi bagi pemain setia game League of Legends. Namun tidak mudah juga menutup suatu game dengan popularitas dan pemain yang banyak. Wah, kasus ini semakin menarik saja jika diikuti. Kira-kira bagaimana ya kelanjutannya? Menurut bro sis, kira-kira apa saja kemungkinan yang akan terjadi? Kindly share your thoughts with us.

Mobile Legends league of legends

Huruf L dan S yang sama-sama besar di kedua logo. (Sumber: rappler)

About Author

Steffi CIAYO

Steffi CIAYO

“All life is an experiment. The more experiments you make the better.” —Ralph Waldo Emerson

Comments

Most
Popular

00-d-film-tengkorak

Film Tengkorak: Menyinggung Kepercayaan Manusia

Sutradara Yusron Fuadi mempertanyakan arti manusia lewat film Tengkorak. Fosil tengkorak sepanjang 2 kilometer gemparkan.. more

Interview Sweta Kartika: Membumi, Untuk Karya Komik Mendunia

Sweta Kartika adalah seorang komikus lulusan S2 FSRD ITB. Ia mulai menggeluti dunia komik sejak SD, dan selalu memasukka.. more

Rekomendasi Anime dengan Cerita Lingkungan Bahagia

Anime memang memiliki tema cerita yang banyak dan luas. Mulai dari fantasi, kehidupan sehari-hari, kriminal, horror, kom.. more

(denofgeek.com)

5 Tempat Terseram di Jepang Ini Pasti Bikin Kamu Merinding!

Cerita yang bergenre horror, film horror, komik horror dan buku lainnya, biasanya dibuat dengan tujuan untuk menghibur o.. more

Game Yakuza Dimainkan Yakuza Betulan?!

Apa kata yakuza betulan tentang game Yakuza (Ryu ga Gotoku) buatan SEGA? Reaksi dan jawaban mereka cukup mengejutkan!.. more