Gaya Tidak Biasa Saharil Hasrin Sanin Lewat Ilustrasi Sederhana Hingga Karya Sastra di Malaysia

10 months ago
Sumber: alchetron.com

Menjumpai karya Saharil Hasrin Sanin di Indonesia memang seperti menemukan sebuah mata air berbeda di dalam sebuah sungai besar yang juga terdapat banyak mata air lain. Pokoknya ribet, deh. Perjumpaan penulis dengan karya Saharil pertama kali, benar-benar terjadi dengan sangat acak. Bermula pada perbincangan dengan seorang teman tentang Haruki Murakami, yang berujung pada sebuah cerpen dari sebuah buku “Antologi Cerpen Indonesia – Malaysia” yang berjudul “Cahaya Tersangat Aneh” karya Saharil.

“Cahaya Tersangat Aneh” menceritakan tentang seorang pelajar (yang saya rasa adalah Saharil sendiri) di Sekolah Alam Shah yang punya teman perempuan bernama Yeo. Yeo sendiri punya kakak bernama Serena, yang memiliki sebuah gerai meramal nasib. Cerpen Saharil yang satu ini punya nuansa sangat Murakami, mulai dari gaya pengembangan karakter, sifat karakter yang aneh, hingga pada ending yang sangat Murakami. Berawal dari situlah pencarian atas karya-karya Saharil dimulai.

Sumber: kineruku.com

Sumber: kineruku.com

Di Malaysia sendiri ternyata Saharil sangat dikenal lewat banyak karyanya yang unik dengan pemikiran liberal. Prestasi yang diraihnya sejak tahun 1990, saat ia masih berstatus pelajar, menjadi semacam bukti bahwa ketertarikannya dengan sastra sangatlah besar. Sederet prestasi lainnya pun terus diraihnya hingga saat ini.

Hal lain yang membuat Saharil menjadi semakin unik adalah kepiawaiannya dalam membuat ilustrasi sederhana namun punya makna. Seorang penulis sekaligus ilustrator, sungguh kombinasi yang luar biasa bukan? Tapi penulis sekaligus ilustrator cukup banyak, baik di Indonesia atau juga Malaysia, namun Saharil punya nilai tambah yang pasti akan membuat banyak orang terjebak (secara positif) dalam karya-karyanya yang revolusioner.

Ide-ide gila, keras, dan terkadang tabu disuguhkan dengan cara yang santai, ringan, dan mudah diterima. Cara Saharil mengkritik sesuatu penuh metafora, lembut, lucu, namun memberikan dampak jangka panjang bagi penikmat karyanya untuk berpikir.

Sumber: jemariberapi.wordpress.com

Sumber: jemariberapi.wordpress.com

Lalu lahirlah tiga buku yang disebut sebagai “Trilogi Benih” berjudul; “Tentang”, “Kentang”, dan “Dentang”. Lucu kan namanya? Ketiga buku ini benar-benar mewakili semua aspek yang pernah dikerjakan oleh Saharil selama ini.

Dalam “Tentang”, ia banyak memaparkan pemikiran-pemikirannya dalam bentuk artikel (non-fiksi) yang menciptakan perenungan mendalam tentang apa makna dari kehidupan. Tema-tema yang berhubungan dengan hal-hal filsafah, psikologi, sejarah, seksualitas, dan perasaan hadir di kemas dalam satu buku yang akan membuat pembaca memahami seperti apa dunia pikiran Saharil yang penuh kegelisahan.

Jika “Tentang” berisi artikel non-fiksi yang membuka cara berpikir pembaca, maka berbeda halnya dengan “Kentang” yang berisikan 172 ilustrasi pilihan dari blognya selama kurang lebih 5 tahun. Ilustrasi-ilustrasi itu tampil sederhana namun penuh makna.

Sumber: www.kedaisaharil.com

Sumber: www.kedaisaharil.com

Sumber: www.kedaisaharil.com

Sumber: www.kedaisaharil.com

Dan buku ketiga dari Trilogi Benih ini ditutup dengan karya fiksi berupa novel yang berjudul “Dentang”. Saharil memang piawai dalam meramu cerita. “Dentang” bercerita tentang perjalanan hidup seorang tokoh utama bernama Dentang. Kisah yang mencampur semua unsur emosi dalam satu novel yang bisa dikatakan sebagai masterpiece dari karya Saharil.

Hingga karya terbarunya lahir pada tahun 2017 dengan tajuk “Cerpen-cerpen Patah Hati”. Lewat “Cerpen-cerpen Patah Hati”, Saharil tampil lebih serius dengan kumpulan cerita yang penuh kejutan. Transformasi cerita yang disuguhkan meningkat sangat drastis dan memunculkan makna dari “patah hati” yang ia maksud di judul buku ini. Dalam “Cerpen-cerpen Patah Hati”, Saharil tidak hanya bermain dengan banyak hal-hal nyata tapi juga membumbuinya dengan cerita dongeng populer.

Seorang penulis dan ilustrator memang harus punya ciri khas agar identitas dari karya yang dihasilkan bisa dengan mudah dikenali. Saharil adalah salah satu contoh yang bisa dijadikan panutan dalam hal ini. Gaya tidak biasanya dalam meramu cerita dan mencipta ilustrasi, menghadirkan angin segar di tengah terlalu banyaknya karya-karya yang terasa semakin homogen.

Sumber: www.kedaisaharil.com

Sumber: www.kedaisaharil.com

Di tahun 2018, Saharil mengumumkan tidak akan menerbitkan sebuah buku. Ketika ditanya kenapa, dia malah menjawab bahwa tidak menerbitkan buku bukan berarti tidak menciptakan karya, sebab karya seni bisa dicipta dalam banyak bentuk. Jadi selagi buku terbarunya tidak akan muncul tahun ini, alangkah baiknya membaca buku-bukunya yang sudah ada dan merasakan seberapa besar karyanya mempengaruhi kalian untuk penasaran dengan karyanya yang lain. Lagi pula, bahasa Malaysia tidak akan merepotkan kalian untuk menerjemahkannya dulu ke dalam bahasa Indonesia.

About Author

Loganue Saputra Jr.

Loganue Saputra Jr.

Alfian Noor atau yang memiliki nama pena Loganue Saputra Jr. penulis novel Bersamamu dalam Batas Waktu (2014), selain suka menulis fiksi, ia juga memiliki hobi bermain video game, melukis, serta menonton film. Saat ini tinggal di Samarinda Kalimantan Timur dan aktif di Instagram @alpiannoor

Comments

Most
Popular

sumber: store.playstation.com

Review Iconoclasts: Game Platform Retro yang Akan Membuat Kita Lupa Waktu

Game platform dengan visual 16 bit memang terdengar ketinggalan zaman di era game 3D yang semakin generik dan menjamur d.. more

00-d-beta-ray-bill

Saudara Kembar Thor Tapi Kuda? Mari Kenalan Dengan Beta Ray Bill!

Thor punya saudara, tapi lebih mirip kuda? Beta Ray Bill adalah karakter superhero sekaligus supervillain yang merupakan.. more

sumber: http://patinantique.blogspot.co.id/2016/06/1-set-komik-wayang-ramayana.html

Perkembangan Komik Wayang di Indonesia

Siapa sih yang tidak tahu cerita epik Ramayana dan Mahabharata? Meskipun generasi muda tapi pastinya kita pernah denger .. more

Kembalinya Sang Legenda dari Gua Hantu

Momen booming-nya industri komik digital saat ini tidak disia-siakan oleh Bumi Langit sebagai management IP yang konsist.. more

Para pemenang CIAYO Comics Awards (CIAYO Pictures)

Tantangan dan Harapan Komikus Indonesia

Gak hanya merayakan hari ulang tahun CIAYO yang sudah berumur satu tahun, event CCC atau CIAYO Comics Club juga menjadi .. more