Geliat Doujinshi di Industri Kreatif Indonesia

5 months ago
(From : keywordsuggest.org)

Saat menghadiri event geek/pop culture mentereng semacam Comifuro (Comic Frontier) ke 9 pada tanggal 2-3 September 2017 di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta Selatan lalu, tentunya kalian menjumpai seseorang atau grup yang menjual doujinshi dan pernak-pernik anime atau game semisal poster, pin, key chain dan lain sebagainya.

(CIAYO Pictures)

(CIAYO Pictures)

Acara Comifuro sendiri bisa disebut sebagai wadah para kreator untuk memperkenalkan karya-karya mereka secara luas dan bertemu langsung dengan para penggemar fanatiknya.

(CIAYO Pictures)

(CIAYO Pictures)

Doujinshi adalah sebutan dalam bahasa Jepang untuk barang-barang yang berhubungan degan hobi pop cultur Jepang, seperti komik, poster, game, musik, dan lainnya yang diproduksi sendiri secara swadaya (indie) bukan melalui penerbit atau produser berlabel.

(CIAYO Pictures)

(CIAYO Pictures)

Doujinshi sering dimaknai sebagai manga karya para pengemar manga yang terinspirasi dari komik karya mangaka kesukaannya. Isi ceritanya pun hampir cenderung sama. Namun pada bagian akhir ceritanya dibuat sedikit berbeda dengan manga yang menjadi inspirasinya. Para pengarangnya disebut dengan doujinshika. Doujinshi sendiri ada yang dibuat oleh suatu kumpulan doujin (orang yang menggambar doujinshi) yang disebut circle dan ada juga yang dibuat oleh satu orang doujin yang disebut kojin circle.

(CIAYO Pictures)

(CIAYO Pictures)

Pada dasarnya, manga dan doujinshi tidak terlalu berbeda. Keduanya adalah sebuah media yang berisi gambar dan kata-kata yang tergabung menjadi satu kesatuan utuh yang menyampaikan sebuah cerita dan perasaan pengarangnya.

Perbedaan utama antara keduanya terletak pada kebebasan berekspresi dan bereksperimen dari para artisnya. Di dalam manga, isi cerita masih terlihat normal dan aman bagi pembacanya dalam menampilkan gambar kekerasan dan erotisme. Hal ini dikarenakan manga masih terikat batasan-batasan yang ditentukan oleh editor dan penerbitnya. Sedangkan dalam karya ini, para artisnya bisa ‘bebas’ mengekspresikan perasaan mereka dan dapat bereksperimen dengan ide-ide mereka tanpa terikat oleh batasan-batasan yang ditentukan para editor serta penerbit.

(CIAYO Pictures)

(CIAYO Pictures)

Doujinshi pada umumnya berupa karya Hentai maupun Yaoi, karena jenis karya seperti itu lebih menjual dan laku keras daripada karya jenis lainnya. Namun banyak juga genre lain seperti kisah komedi, romantis dan juga drama. Tak jarang, banyak yang memiliki kualitas cerita sangat bagus dan memberi dukungan yang baik untuk lebih mempopulerkan karya aslinya.

(From : fujoshiki.wordpress.com)

(From : fujoshiki.wordpress.com)

Kini doujinshi menjadi suatu produk yang diinginkan oleh banyak orang karena keunikan dan keoriginalitasannya. Biasanya hanya dibuat dengan kuota kecil dengan tujuan menghargai produk aslinya. Hal inilah yang membuat doujinshi kadang diperebutkan dengan dalih stok terbatas, sehingga menjadikannya barang yang prestise dan langka.

(From : akihabaralist.com)

(From : akihabaralist.com)

Di dunia maya pun karya doujinshi sangat bebas dan gampang ditemukan. Banyak situs yang menyediakan upload dan download manga ini secara gratis. Bahkan situs-situs anime juga menyediakan situs partner berupa doujin sebagai bonus situsnya.

(from : pluginu.com)

(from : pluginu.com)

So, yang bisa kita ambil manfaatnya dari maraknya karya doujinshi adalah hal ini bisa menjadi salah satu cara untuk mengekpresikan daya imajinasi komikus yang masih belajar dan ingin mengembangkan kemampuannya. Ini juga bisa menjadi ajang para mangaka profesional yang ingin menerbitkan karyanya secara bebas tanpa ada ikatan pemikiran dari editor / penerbit komik. Apabila para otaku Indonesia juga menggalakkan pembuatan doujinshi secara besar-besaran, maka bisa sangat mungkin karya-karya mereka tidak kalah menariknya dari mangaka Jepang.

About Author

Patricia Trisnawati

Patricia Trisnawati

Wanita berdarah Jawa ini sejak di bangku kuliah sudah aktif di dunia broadcasting. Baik menjadi penyiar radio di kampus, dan menjadi reporter radio lokal di Jogja. Pernah pula bekerja aktif sebagai reporter, penulis naskah, dan voice over artist di salah satu media televisi swasta ternama. Motto hidupnya adalah "Kerja keras tidak akan pernah mengkhianati hasil yang didapat."

Comments

Most
Popular

Kontroversi Kemono Friends Yang Sedang Heboh Di Jepang

Beberapa hari belakangan ini jagat internet khususnya di bagian penggemar anime Jepang sedang heboh soal berita & rumor .. more

Dari kiri-kanan: Sherina Munaf (Komite Studio Ghibli), Willawati (CEO Kaninga Pictures), Toshio Suzuki (Direktur Eksekutif Studio Ghibli), Tommy Fukuda (Marubeni Indonesia), Kaonashi (Spirited Away), dan Tetsuya Sakurai (Hakuhodo DY Media Partners). Photo by CIAYO Pictures.

Indonesia Kedatangan Studio Ghibli. Ada Apa Ya?

Wah, Studio Ghibli mau ngapain nih di Indonesia?.. more

(Sumber: duniaku.net)

Jangan Lewatkan Tournament-Tournament Besar Ini di BEKRAF Game Prime 2017

idak hanya berupa pameran dan workshop, Game Prime 2017 juga mengadakan berbagai tournament. Bagi kamu yang penasaran d.. more

Tim CIAYO Comics berkunjung ke Basecamp Generasi 90an dan ketemu Marchella FP

Bernostalgia Lewat Generasi 90an

Kebahagiaan itu sederhana. Bernostalgia salah satunya. Begitulah kata Marchella Febritrisia Putri... more

Sumber: playstation.com

Spin-Off Game Persona: Dari RPG Ke Fighting Game Dan Dance

Persona. Atau juga dikenal dengan judul “Shin Megami Tensei: Persona” awalnya adalah sebuah game spin-off dari game .. more