Gempita Kesuksesan Launching Roket Falcon Heavy SpaceX dan Harapan Perjalanan ke Mars

1 week ago
Sumber gambar: businessinsider.com

Untuk umat manusia, setidaknya ada dua hal besar yang masih jadi impian mereka karena sulit untuk diwujudkan (selain perdamaian global, yang sepertinya tidak akan pernah terjadi). Satu berupa kemampuan menjelajahi aliran waktu sesuai keinginan, dan yang lainnya adalah perjalanan ke luar angkasa.

Melakukan perjalanan mengarungi waktu saat ini mungkin masih mustahil dan hanya berwujud pemikiran fiksi ilmiah [10 Film Tentang Time Travelling Ini Wajib Kamu Tonton, yang ke-8 dari Indonesia], tapi impian mengarungi alam semesta kini sepertinya sudah tidak lagi berupa impian dan angan-angan. Para ilmuwan dengan otak dan pemikiran cemerlang dan para jutawan bermodal dan impian besar bersatu dan bersama-sama berusaha mewujudkan impian liar manusia planet Bumi.

Yaitu space traveling alias perjalanan luar angkasa.

Tentu saja space traveling itu tidak semudah pergi dari terminal bus Blok M ke terminal bus Pulogadung, misalnya. Luar angkasa bukan area yang bisa dengan mudah kita datangi atau kita survey untuk dipelajari. Selain jarak yang luar biasa jauh dan sangat luas tanpa batas, luar angkasa juga bukan sebuah environment yang ramah untuk manusia planet Bumi.

Tidak ada oksigen untuk bernafas di luar angkasa. Yang ada adalah radiasi-radiasi yang akan langsung merusak struktur molekul tubuh manusia saat berada di luar angkasa tanpa perlindungan. Fun info: Bro sis bisa nonton film-nya Sandra Bullock & George Clooney “Gravity” untuk melihat gambaran betapa berbahayanya luar angkasa untuk tubuh manusia.

Belum nonton ini? Tonton sekarang, bro sis! Seru! Sumber gambar: collectspace.com

Belum nonton ini? Tonton sekarang, bro sis! Seru! Sumber gambar: collectspace.com

Tapi semua itu tidak menghalangi Elon Musk, yang sering disebut sebagai “Tony Stark kehidupan nyata”, untuk mencoba menaklukan luar angkasa dan menguasai planet Mars untuk umat manusia. Atau Amerika Serikat. Atau untuk dirinya sendiri? Entahlah, bro sis…

Elon Musk. Sumber gambar: startuptales.in

Elon Musk. Sumber gambar: startuptales.in

Elon Musk adalah seorang pebisnis yang juga seorang visioner teknologi. Di saat dunia (dan para raja minyak dunia) masih menggantungkan harapan pada energi tak terbarukan seperti minyak bumi, Elon Musk membuat panel surya dan mobil bertenaga listrik. Tesla, mobil listrik buatan Musk, saat ini merupakan idola baru kendaraan hemat dan ramah energi walau harganya relatif masih lebih mahal ketimbang mobil konvensional bertenaga minyak. Tapi semakin hari publik semakin tertarik akan energi terbarukan seperti yang ditawarkan Musk dengan perusahaan-perusahaan teknologi buatannya seperti SolarCity, Hyperloop, Tesla Inc. dan SpaceX.

Tesla Model S. Mobil bertenaga listrik. Sumber gambar: tesla.com

Tesla Model S. Mobil bertenaga listrik. Sumber gambar: tesla.com

Di Tesla Inc. Musk menciptakan berbagai hal penting yang jadi hits serta inspirasi seperti mobil listrik Tesla. SolarCity fokus di panel surya/listrik sebagai pembangkit tenaga listrik rumahan. Hyperloop sedang dalam proses menciptakan sarana transportasi darat super cepat berbentuk tabung tertutup yang menjanjikan kecepatan tempuh hingga 1.200 km/jam.

Gambaran bagaimana Hyperloop mengubah moda transportasi antar kota di dunia. Sumber gambar: economictimes.indiatimes.com

Gambaran bagaimana Hyperloop mengubah moda transportasi antar kota di dunia. Sumber gambar: economictimes.indiatimes.com

Dan SpaceX? SpaceX sedang dalam rute menjanjikan untuk perjalanan luar angkasa yang lebih jauh dari perjalanan menuju bulan planet Bumi.

Elon Musk dan modul SpaceX. Sumber gambar: cnbc.com

Elon Musk dan modul SpaceX. Sumber gambar: cnbc.com

Di era sebelum SpaceX-nya Elon Musk, roket pendorong yang digunakan NASA (sebagai badan antariksa pemerintah Amerika Serikat) untuk membawa modul / spaceship hanya digunakan sekali saja saat peluncuran dan akan jatuh ke Bumi kembali. Biasanya roket itu akan jatuh di Samudera Atlantik.

Nah… Konsep berbeda diberikan oleh SpaceX. Roket mereka dirancang agar mampu meluncurkan payload / muatan ke luar angkasa, namun roket itu bisa kembali ke Bumi untuk dapat digunakan lagi.

Roket yang mampu kembali mendarat ke Bumi setelah melakukan pekerjaannya. Sumber gambar: flickr.com

Roket yang mampu kembali mendarat ke Bumi setelah melakukan pekerjaannya. Sumber gambar: flickr.com

Hal ini akan membuat cost production proses peluncuran benda ke luar angkasa menjadi lebih murah ketimbang menggunakan metode roket sebelumnya. Dan jika dilihat dari sudut sains serta keuangan, hal ini merupakan terobosan penting dan akan semakin mendekatkan manusia untuk perjalanan mengarungi luar angkasa dibandingkan sebelumnya.

Roket yang diberi nama “Falcon Heavy” dari SpaceX itu baru saja menyelesaikan ‘maiden flight’ atau peluncuran perdananya. Dan berlangsung sukses. Falcon Heavy yang diluncurkan dari Kennedy Space Center – Cape Canaveral, Florida (lokasi sama seperti NASA meluncurkan roket-roket mereka) tanggal 6 Februari 2018 membawa muatan/payload mereka ke luar angkasa, dan kembali mendarat di landing zone yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Falcon Heavy. Sumber gambar: kennedyspacecenter.com

Falcon Heavy. Sumber gambar: kennedyspacecenter.com

Percobaan mendebarkan ini selain sukses secara teknis, juga sukses secara “hiburan”.

Hiburan? Ya. Karena payload alias muatan yang diluncurkan oleh SpaceX melalui Falcon Heavy mereka ternyata adalah mobil! Mobil Tesla Roadster generasi pertama berwarna merah cherry itu merupakan mobil milik Elon Musk sendiri. Statement dari SpaceX menyatakan kalau pemilihan payload tersebut merupakan “sesuatu yang seru tanpa harus jadi benda kenangan tak tergantikan”.

Inilah muatan roket Falcon Heavy. Mobil Tesla Roadster. Sumber gambar: motortrend.com

Inilah muatan roket Falcon Heavy. Mobil Tesla Roadster. Sumber gambar: motortrend.com

Tesla Roadster itu dipasangi boneka/dummy yang didandani dengan tampilan astronaut dan diberi nama “Starman”. Rencana SpaceX adalah meluncurkan Starman dan Tesla Roadster tadi sejauh mungkin dengan harapan mencapai orbit Mars. Dengan kalkulasi trajectory mereka, Tesla Roadster tadi kini dalam perjalan menuju Asteroid Belt. Yang juga berarti mendekati orbit dwarf planet Ceres. Mobil gokil tadi, jika dapat selamat dari kemungkinan dihajar bebatuan sabuk asteroid, akan benar-benar dapat mendekati orbit planet Mars.

Rute trajectory Tesla Roadster ke Mars. Sumber gambar: twitter.com/elonmusk

Rute trajectory Tesla Roadster ke Mars. Sumber gambar: twitter.com/elonmusk

Menurut Elon Musk, Falcon Heavy akan mengubah model perjalanan luar angkasa dari yang selama ini dilakukan manusia. Dan melihat kesuksesan awal roket ini meluncurkan benda dengan tujuan planet Mars, maka tidak lama lagi manusia sepertinya akan benar-benar dapat melakukan perjalanan luar angkasa seperti yang biasa mereka lakukan dalam perjalanan antar kota di planet Bumi.

Wawancara singkat dengan Elon Musk:

Saya harap saya masih hidup saat manusia benar-benar telah mencapai level space traveling seperti misalnya di game Star Ocean, anime Cowboy Bebop ataupun serial TV Star Trek hehehe.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Liputan: Anime Matsuri 2017

Event Anime Matsuri turut menghadirkan beberapa perusahaan yang bergerak di bidang pop culture, salah satunya CIAYO Comi.. more

universitas multimedia nusantara desktop

Asyiknya Menonton Animasi Pendek Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara

Universitas Multimedia Nusantara menayangkan 32 film pendek karya mahasiswa prodi film dan animasi. Semuanya menampilkan.. more

00 d hadiah CIAYO Comics Challenge Vol. 3

Ini Dia Hadiah CIAYO Comics Challenge Vol. 3 Untuk Para Pemenang!

CIAYO Comics Challenge Vol. 3 memperebutkan total hadiah sebesar 450 juta Rupiah lebih! Ada laptop, tablet, konsol game,.. more

Sumber: techraptor.net

Final Fantasy XV Poket Edition, Versi Mobile yang Merangkum Versi Konsolnya

Mungkin banyak para gamer yang bertanya-tanya, apa yang sebenarnya diinginkan oleh Square Enix sehingga mengeluarkan ver.. more

CIAYO Pictures

Ternyata Musik Tradisional Indonesia Bisa Dipadukan dengan Kesenian Jepang, Loh!

Hayo, bro sis yang kemarin hadir di acara Bonenkai ke 12 di Hotel Salak Heritage Bogor tunjuk tangan! Kalian pasti setuj.. more