Grammy Awards Di Boikot? Ini Kata Para Musisi

10 months ago
Sumber: savingcountrymusic

Pada umumnya musisi terlepas dinominasikan atau tidak, merasa antusias ketika musim penghargaan tiba, termasuk saat ajang Grammy Awards. Pasalnya di malam tersebut, para musisi tidak hanya bisa tampil atau sekedar duduk sebagai tamu dan menikmati musik saja. Lebih dari itu, di annual event ini, mereka bisa berkumpul dan bersilaturahmi bersama rekan-rekan sejawatnya.

Sayangnya, tidak semua musisi demikian. Spesifiknya, terdapat juga sebagaian besar yang notabennya tidak suka dengan institusi penghargaan musik tertinggi ini. Alasannya pun beragam. Ada yang karena tidak masuk nominasi, SARA atau sederhananya tidak pernah suka saja dengan penghargaan gramafon ini. Alhasil ketidaksukaan inipun seringkali berujung pada kritikan pedas atau bahkan lebih jauhnya “pemboikotan”.

Dan dari sekian banyak musisi yang dimaksud tersebut, berikut 10 diantaranya:

10. Jay-Z

Sumber: BET

Sumber: BET

Dari kesepuluh musisi yang ada di daftar, mungkin suami Beyonce Knowles adalah satu-satunya yang memiliki hubungan super kompleks dengan Grammy. Mengapa demikian?

Seperti kita tahu, di penghargaan 60th Grammy Awards tahun ini, Jay tidak hanya sukses dinominasikan di 8 kategori namun juga sukses memenangkan penghargaan Salute to Industry Icons.

Tapi tahukah bro siS, pada tahun 1999, Jay menolak untuk hadir dikarenakan dirinya kecewa dengan Grammy yang tidak menominasikan rekan sesama rapper, DMX. Terlepas kala itu dirinya memenangkan penghargaan album Rap terbaik untuk album ikoniknya, Vol.2… Hard Knock Life (1998).

Kalau dipikir, alasan Jay masuk akal bro sis. Pasalnya pada tahun 1998, DMX sukses mencetak sejarah musik dengan tidak hanya merilis dua album pertamanya, “It’s Dark and Hell is Hot” dan “Flesh of My Flesh, Blood of My Blood” di tahun yang sama, namun kedua album ini juga sukses besar di pasaran.

Atas hal tersebut, Jay tetap menolak untuk hadir di penghargaan ini hingga tahun 2002. Barulah pada tahun 2004, ia mulai menghadiri Grammy Awards kembali.

Untung saja dirinya tidak lama-lama memboikot penghargaan ini, karena kalau seperti itu, tentunya sekarang dia tidak akan mendapatkan penghargaan ikon musik yang didapatkannya kemarin.

9. Drake

Sumber: Rap Dose

Sumber: Rap Dose

Menolak untuk datang bahkan sampai menolak untuk menerima penghargaan yang dimenangkan cuma gara-gara penghargaannya dianggap salah masuk kategori genre? Mungkin hanya Drake satu-satunya musisi yang demikian sejauh ini.

Ceritanya pada penghargaan 59th Grammy Awards tahun 2017, Drake sukses memenangkan penghargaan Best Rap / Sung Performance untuk lagu super hitnya, Hotline Bling.

Sayangnya Drake menolak untuk mengambil pialanya tersebut. Alasannya, Drake menganggap lagunya tersebut bukanlah lagu Rap, melainkan R&B. Memang benar sih argumen yang dilontrakan oleh Drake ini.

Tapi kalau dipikir, memangnya tidak bisa ya untuk mengoreksi kesalahan tersebut ketika dirinya sudah berada di podium dengan piala di tangan? Keberuntungan belum tentu datang dua kali, kan?

8. 50 Cent

Sumber: Hollywood Reporter

Sumber: Hollywood Reporter

Semenjak melakukan debutnya di tahun awal 2000, rapper bernama asli Curtis James Jackson III sukses mencuri perhatian dengan skill dan style rap-nya yang unik. Dirinya dan penikmat musik juga sadar akan hal ini.

Sayangnya, pihak Grammy semenjak tahun 2004, tidaklah setanggap dirinya dan para penggemar. Soalnya semenjak tahun tersebut, 50 Cent hanya kerap masuk sebagai nominasi saja. Wajar saja kalau dia sangat kecewa.

Barulah di 52nd Grammy Awards tahun 2010, 50 Cent akhirnya dianugerahi penghargaan Best Rap Performance by a Duo or Group atas kolaborasi kerennya dengan Eminem dan Dr. Dre di lagu Crack a Bottle.

Terlepas akhirnya menang untuk pertama kalinya, sayangnya 50 Cent tetap menolak untuk hadir. Hal ini dikarenakan menurutnya penghargaan Grammy tidaklah lebih dari “Beyonce & Taylor Swift show”.

7. Justin Bieber

Sumber: Bandwagon

Sumber: Bandwagon

Di awal-awal karirnya penyanyi asal Kanada ini rajin menghadiri Grammy Awards, namun dalam beberapa tahun terakhir khususnya, tahun 2017 dan tahun ini, Bieber tidaklah hadir. Usut punya usut nih , ternyata alasan ini dikarenakan Grammy dianggap Bieber sebagai institusi yang tidak pernah mewakili penyanyi seusianya. Dengan kata lain, Grammy hanya peduli dengan penyanyi yang sudah berusia “matang” saja.

Hmmm, kalau menurut penulis pribadi, pendapat Bieber ini tidak sepenuhnya tepat. Pasalnya, di penghargaan Grammy tahun ini, terbukti lumayan banyak penyanyi yang malah lebih muda darinya yang sukses dinominasikan oleh pihak Grammy.

Beberapa diantaranya adalah SZA, Cardi B, Lorde dan bahkan Alessia Cara, sukses membawa pulang penghargaan Best New Artist.

6. Taylor Swift

Sumber: wazzuptonight

Sumber: wazzuptonight

Tidak dipungkiri bahwa ada yang terlihat kurang pas ketika kita menyaksikan penghargaan Grammy tahun ini. Yap, letak kekurangan tersebut dikarenakan absennya Taylor Swift.

Padahal seperti kita ketahui, di setiap perhelatan Grammy sebelum-sebelumnya, Swift kerap sukses memeriahkan acara ini dengan gayanya sendiri ketika menyaksikan penampilan rekan musisinya. Memang sejauh ini belum diketahui lagi penyebab pastinya. Namun menurut kabar yang beredar, alasan Swift tidak datang adalah karena album terbarunya, Reputation (2017), dan bahkan single dari album tersebut, tidak masuk nominasi.

Uniknya, lagu Better Man milik Little Big Town yang ditulis oleh Swift serta soundtrack film Fifty Shades Darker, “I Don’t Wanna Live Forever” yang dinyanyikannya bersama Zayn Malik, justru sukses dinominasikan masing-masing, di kategori: Best Country Song dan Best Song for Written Visual Media.

5. Ed Sheeran

Sumber: NME

Sumber: NME

Hampir sama dengan sahabat karibnya, Taylor Swift, alasan sesungguhnya si pria berambut jahe ini gak hadir di penghargaan Grammy tahun ini, masihlah sangat misterius.

Namun, kalau menurut rumor yang beredar, alasan Sheeran tidak hadir karena aksi “solideritas” terhadap Swift yang sekali lagi, juga tidak hadir. Padahal dibanding Swift, ketidakhadiran Sheeran, jauh lebih disayangkan oleh publik.

Kekecewaan ini semakin menjadi ketika di penghargaan kemarin, Sheeran nyatanya memenangkan dua penghargaan untuk  Best Pop Solo Performances dan Best Pop Vocal Album, namun tidak hadir untuk menerima pialanya tersebut.

4. Frank Ocean

Sumber: I Am The Industry

Sumber: I Am The Industry

Pada penghargaan Grammy Awards tahun 2013, penyanyi asal California, ini berjaya dengan memenangkan penghargaan Best Urban Contemporary Album untuk album hitsnya, Channel Orange dan Best Rap / Sung Collaboration untuk kolaborasinya dengan Kanye West dan Jay-Z di lagu No Church in the Wild.

Sayangnya, seiring berjalannya waktu, Ocean kian tidak menyukai perhelatan penghargaan ini. Hal ini semakin terlihat dengan aksinya yang tidak menyerahkan formulir pertimbangan penghargaan Grammy untuk albumnya, Blonde (2017) di penghargaan Grammy tahun ini.

Lalu kira-kira kenapa? Well bro sis, alasannya kurang lebih 11-12 dengan alasan Bieber yang mana mengkritik institusi Grammy karena tidak mendukung penyanyi-penyanyi muda.

Tederngar lucu sih,  pasalnya, Ocean sendiri lahir di tahun 1987 yang notabennya bukanlah usia atau sosok yang muda lagi.

3. Sinnead O’ Connor

 Sumber: El Espanol

Sumber: El Espanol

Pada awal 90an, penyanyi wanita plontos asal Irlandia ini menggebrak dunia dengan gayanya yang super tomboy dan cover lagu Nothing Compares 2 U milik almarhum Prince-nya yang sangat fenomenal.

Berdasarkan fakta tersebut, maka tidaklah mengherankan apabila pihak Grammy menominasikan dirinya di  Grammy Awards 1991. Tidak tanggung-tanggung, Sinnead diganjar 4 nominasi sekaligus, diantaranya Record of the Year, Best Female Pop Vocal Performance, Best Music Video in Short Form dan Best Alternative Music Performance yang dimenangkannya.

Sayang, sama seperti kasus  musisi-musisi lainnya, Sinnead menolak untuk mengambil penghargaannya . Sinnead menganggap penghargaan Grammy tidaklah lebih dari penghargaan untuk mengukur kesuksesan indutri musik secara keseluruhan ketimbang musik yang dinominasikan itu sendiri.

Well, kalau dilihat sekaligus dibandingkan dengan kenyataan saat ini, ada benarnya juga apa yang dikatakan tante Sinnead ini.

2. Trent Reznor

Sumber: The Daily Beast

Sumber: The Daily Beast

Bagaimana kalau misalkan kita sedang tampil di penghargaan sekelas Grammy, disaksikan oleh berjuta pasang mata di rumah, eh tiba-tiba siaran menjadi terputus? Sangat tidak enak bukan? Inilah yang terjadi dengan Trent Reznor ketika tampil di Grammy Awards 2014. Jadi, ketika dirinya sedang tampil (baca: jamming) bareng Lindey Buckingham dari Fleetwood Mac, Josh Home dari Queens of the Stone Age dan Dave Grohl dari Foo Fighters, penampilan mereka tiba-tiba di-cut.

Alhasil, penonton di rumah tidak bisa menyaksikan penampilan mereka secara maksimal. Ternyata hal ini terjadi karena durasi program yang sudah terlampau panjang. Sehingga, mau tidak mau penampilan tersebut harus dipotong.

Reznor yang tidak terima, langsung mengkritik pedas produser Grammy saat itu, Ken Ehrlich, di akun Twitter pribadinya. Ehrlich memang langsung meminta maaf. Namun tetap saja, insiden tersebut membuat Reznor hingga kini, enggan untuk datang atau tampil lagi di penghargaan ini.

1. Seluruh Artis Rap / Hip-Hop Awal 90an

Sumber: Billboard

Sumber: Billboard

Event 33rd Grammy Awards di tahun 1991, tidak hanya diwarnai oleh aksi Sinnead yang tidak datang ke penghargaan tersebut. Lebih jauh lagi, event ini juga diwarnai oleh kontroversi (baca: boikot) dari seluruh penyanyi atau grup rap saat itu.

Spesifiknya artis-artis rap seperti Public Enemy, Slick Rick serta Fresh Prince (sekarang: Will Smith) dan DJ Jazzy Jeff enggan untuk datang sebagai bentuk protes terhadap pihak Grammy yang memutuskan tidak menyiarkan penghargaan kategori Rap di televisi.

Protes yang dilakukan ini tentunya sangatlah wajar. Pasalnya penghargaan kategori Rap di event tersebut adalah kategori baru. Tentunya, sangatlah dimengerti apabila komunitas rappers dan hip-hopers menginginkan sekali agar penghargaan ini ditampilkan di televisi.

Walauun protes ini tidak terlalu ditanggapi secara serius, terbukti protes ini menjadi pendobrak (pembuka mata) bagi pihak Grammy yang mana seperti kita ketahui, kini menampilkan penyerahan pemenang kategpori Hip-Hop & Rap terbaik di televisi.

Nah bro sis, itulah tadi 10 musisi yang mengkritik atau memboikot hingga tidak mau datang ke penghargaan Grammy. Bagaimana? Apakah para musisi yang terlalu “drama”? Atau Grammy Awards memang tidak “sebagus” yang kita pikirkan?

About Author

Marvciputra

Marvciputra

Entertainment Reviewer, WWE Lovers and Music-holic

Comments

Most
Popular

Anime Souten no Ken: Spin-off Hokuto no Ken

“Souten no Ken" atau Fist of the Blue Sky adalah manga yang ditulis dan digambar oleh Tetsuo Hara dengan plot di supe.. more

00-d-bandung-hallowland-talkshow

Komik Lieur Ungkap Style Kumaha Urang-nya di Bandung Hallowland

Author Komik Lieur, GHOSTY's Comic, Risa Comics dan Infernum buka-buka style kumaha urang mereka di talkshow Bandung Hal.. more

00-d-arif-&-imam-polsek-benhil

Arif & Imam Polsek Benhil: Polisi Suka-suka

Bendungan Hilir. Kejahatan. Koruptor, Kemaksiatan, Kuliner. Arif dan Imam menjaga keamanan masyarakat di komik aksi (buk.. more

The Kasuaris – Episode 5: Kejutan Klub Malam

Surprise, surprise! Jujur gw belum tahu si Valen ini mau ke mana, kita masih di jalan bebas hambatan menuju daerah Jakar.. more

Justice League of America. Sumber gambar: dccomics.com

Justice League Tak Hanya Ada Dalam Bentuk Film Bioskop Loh! Ini Sejarahnya!

Justice League sudah memiliki sejarah panjang sebelum film tahun 2017 dirilis... more