Hey Arnold: The Jungle Movie – Ending Bahagia Si Kepala Lonjong

8 months ago
00 arnold desktop

Anak millennial mana yang nggak kenal dengan Hey Arnold? Serial kartun yang pernah menghiasi sore hari di TV lokal ini mengisahkan kehidupan sehari-hari Arnold Shortman dan teman-temannya. Karakter Arnold digambarkan sebagai anak yang cerdik dan berotak encer. Ia senantiasa membantu teman-teman atau orang lain di sekitar lingkungan rumahnya.

Namun, Arnold tak serta merta menjadi karakter welas asih tanpa cela. Salah satu konflik terbesar Arnold ditampilkan dalam episode The Journal di season 5. Episode tersebut menceritakan tentang Arnold yang mengenang kedua orang tuanya, Miles and Stella, pasangan petualang yang konon menghilang di belantara hutan San Lorenzo. Di akhir masa tayang Hey Arnold, kisah ini sayangnya nggak dilanjutkan lagi.

01 arnold

Para karakter kartun Hey Arnold. (Sumber: Nothing But Geek)

Hey Arnold yang tayang perdana di tahun 1996, berakhir penayangannya di tahun 2004 dengan satu adaptasi film bioskop di tahun 2002. Sejak saat itu, tidak ada lagi kelanjutan kisah si kepala lonjong dan kawan-kawannya. Cerita orang tuanya digantung begitu saja. Namun, di bulan November 2017 lalu, semuanya berubah.

Nickelodeon selaku stasiun TV yang menayangkan kartun Hey Arnold, menyiarkan sebuah TV special baru dari Hey Arnold. Bertajuk Hey Arnold: The Jungle Movie, film TV ini didapuk sebagai penutup kisah Arnold yang digantung 13 tahun lamanya, serta kelanjutan dari episode The Journal tersebut dan film Hey Arnold: The Movie.

02 arnold

Arnold berusaha mengejar orang tuanya dalam mimpi. (Sumber: TV Guide)

Orang tua Arnold (Mason Vale Cotton), Miles (Craig Bartlett) dan Stella (Antoinette Stella), merupakan petualang yang berkeliling dunia untuk melakukan kegiatan bakti sosial di negara berkembang. Ketika Arnold lahir, Miles dan Stella kembali ke kota, namun dipanggil ke San Lorenzo untuk sebuah “misi terakhir” di San Lorenzo. Selama mereka bertualang, Arnold dititipkan kepada kakek-neneknya, Phil (Dan Castellaneta) dan Gertie (Tres MacNeille). Sejak saat itu, nasib keduanya tak terdengar lagi.

Di hari akhir sekolah, pak guru Robert Simmons (Dan Butler) mengabarkan sebuah kontes video yang berhadiah perjalanan ke San Lorenzo. Menyadari kesempatan untuk bisa mencari orang tuanya, Arnold mengajak teman baiknya, Gerald Johanssen (Benjamin Flores Jr.) untuk membuat video kerja bakti, membangun rumah baru bagi Monkeyman (Craig Bartlett). Namun saat rumah tersebut hancur di hari H kontes, Arnold merasa sangat kecewa.

03 arnold

Nonton bareng film “Legenda Arnold.” (Sumber: The Mary Sue)

Melihat pujaan hatinya bersedih, Helga Pataki (Francesca Marie Smith) dan Phoebe Heyerdahl (Anndi McAfee) bekerja sama dengan Gerald untuk membuat video baru. Kali ini fokusnya adalah Arnold sendiri, dan menceritakan kebaikan Arnold terhadap teman-teman dan orang lain di lingkungan rumahnya. Secara mengejutkan, video tersebut berhasil menang. Arnold dan teman-teman sekelasnya akan berlibur ke San Lorenzo!

Namun hal ini justru membuat Phil dan Gertie waswas. Phil tahu tujuan sebenarnya Arnold pergi ke San Lorenzo, dan memperingati akan bahaya dari pemburu harta karun Lasombra (Alfred Molina) yang merupakan musuh orang tuanya. Arnold memahami hal itu, dan memutuskan untuk menemui rekan orang tuanya, Eduardo (Carlos Alazraqui) sesampainya di San Lorenzo.

Petualangan Arnold dan kawan-kawan akan menjadi sebuah pengalaman yang menegangkan dan juga menguji persahabatan mereka. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Mengapa Lasombra sangat menginginkan Arnold, dan akankah si kepala lonjong menemukan kembali orang tuanya?

04 arnold

The Jungle Movie akan memberikan kejelasan hubungan antara Arnold dan Helga. (Sumber: Fiuxy)

Hey Arnold: The Jungle Movie masih mengedepankan berbagai aspek penting dari serial TV-nya. Karakterisasi setiap tokohnya benar-benar tidak berbeda sejak 13 tahun lalu, sehingga fans lama nggak merasa asing lagi. Pun demikian, terdapat perkembangan karakter yang lebih dalam, terutama bagi tiga karakter sentral Arnold-Gerald-Helga.

Bagi Arnold sendiri, bro sis bisa melihat si kepala lonjong yang selfless kini sedikit “egois,” berani mengambil resiko dan pengorbanan demi ambisinya sendiri. Bagi Gerald, persahabatannya dengan Arnold akan diuji ketika Arnold merahasiakan beberapa hal darinya. Sementara Helga, cinta tak berbalasnya akhirnya mendapat tanggapan dari Arnold. Bagaimana Helga menangapinya akan menjadi sebuah hal yang patut ditunggu.

08 arnold

Ensemble cast dari kartun Hey Arnold seharusnya bisa dikembangkan lagi untuk The Jungle Movie. (Sumber: IGN)

Memfokuskan pada pengembangan 3 karakter di atas, sayangnya membuat karakter lain tak berkembang pesat. Mereka hanya diposisikan sebagai karakter pendukung yang bahkan nggak disinggung lagi di momen puncak The Jungle Movie. Cukup disayangkan sih, karena mereka juga memiliki karakteristik unik yang bisa membuat adegan puncak semakin menarik.

Menonton Hey Arnold di TV merupakan sebuah pengalaman yang membuka mata. Ia menunjukkan sebuah fenomena sosial yang terjadi di Amerika era 2000-an, lewat mata seorang anak SD kelas 5. Selain menghibur, Hey Arnold juga memberikan sebuah pesan moral dan kritik sosial tentang kehidupan heterogen, dengan berbagai konflik sosial di tengah lingkungan multi rasial.

05 arnold

Lasombra, antagonis utama dalam film ini. (Sumber: Watch Cartoon Online)

Namun dalam The Jungle Movie, nampaknya aspek tersebut bukan menjadi fokus utama. Kisah slice of life berganti menjadi petualangan epik di belantara hutan dan reruntuhan peradaban masa lalu. Jika dulu Arnold bergulat dengan masalah bullying dan persahabatan, kini ia secara harfiah melawan pembajak dan menghindari perangkap purbakala.

Apakah hal ini bagus atau jelek? Tergantung, bro sis. Secara naratif nggak ada yang salah. Momen klimaksnya cukup menegangkan, dan di sini Arnold mendapatkan ujian terbesarnya yang bisa dibilang sedikit berat untuk ukuran anak seusianya. Hal tersebut patut diapresiasi, namun memang bukan sebuah hal yang biasa terjadi dalam dunia Hey Arnold. Anggap saja seperti film petualangan Doraemon. Memang asyik ditonton, tapi bro sis sendiri lebih suka dengan anime episodiknya setiap hari Minggu pagi, kan?

hey arnold: the jungle movie

Isi jurnal milik orang tua Arnold tidak dijelaskan seperti dalam episode TV. (Sumber: Vice)

Selain itu, The Jungle Movie juga kurang ramah bagi penonton baru. Penjelasan tentang latar belakang orang tua Arnold dan nasib mereka hanya diulas sekilas dan terpisah-pisah. Butuh waktu agak lama agar penonton bisa merangkai puzzle kisah mereka. Pun struktur adegannya juga kurang solid untuk ukuran “film.” Lebih mirip episode TV biasa yang dipanjangkan sampai 120 menit.

Hey Arnold: The Jungle Movie merupakan sebuah fanservice raksasa dari sang kreator Craig Bartlett. Ia menyajikan kelanjutan dari kisah yang digantung 13 tahun lamanya, dan sekaligus memberikan sebuah akhir yang konklusif bagi kisah hidup seorang Arnold Shortman. The Jungle Movie memang belum sempurna, dengan segala keterbatasannya. Namun yang penting, The Jungle Movie menuntaskan hutang Bartlett kepada kita para fans, dengan cara yang memuaskan.

07 arnold

Arnold and the gang, sayang sisa geng-nya nggak dapat spotlight merata di The Jungle Movie. (Sumber: The AV Club)

Bro sis sendiri suka menonton Hey Arnold? Siapa karakter, atau episode favorit bro sis? Beri tahu di kolom komentar ya!

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

Sumber gambar: nickelodeonafrica.com

Film Live Action Resmi ‘Dora the Explorer’ Beneran Dibuat – Segera Rilis di Musim Panas 2018

Jadi bagaimana jika kartun berkonsep edutainment seperti Dora The Explorer di-adaptasi ke film live action Hollywood?.. more

Sumber gambar: psu.com

Remake Crash Bandicoot & Gosip Remake Trilogy Spyro, Game Lama Dilirik Kembali

Video game itu sama seperti fashion. Mereka sama-sama berputar. Menciptakan trend baru ke trend baru lainnya dan akhirny.. more

Anime Dragon Ball yang Terbaru: Membawa Son Goku ke Level Berikutnya

Bro Sis ada yang tahu gak, kalo sampai sekarang Goku dan kawan-kawan masih berpetualang dalam seri Dragon Ball terbaru .. more

Membalut Karakter (IP) Ke Dalam Kuliner

Di dalam bidang ekonomi kreatif, subsektor industri kuliner (makanan dan minuman) menempati posisi pertama dalam hal pen.. more

Komik Aso (Sumber: CIAYO Comics)

Belajar Berdamai dengan Masa Lalu Bersama Aso

Masa lalu dipandang dengan berbagai cara oleh manusia. Ada yang memandangnya sebagai sebuah mesin waktu dan berharap bis.. more