Hideaki Anno Kesal Pada Hayao Miyazaki Gara-gara Walkman!

4 months ago
00-d-hideaki-anno

Ada yang belum kenal sosok talenta animasi Jepang Hideaki Anno?

Hideaki Anno yang kelahiran 22 Mei 1960 itu adalah animator, sutradara dan juga seorang aktor Jepang. Ada banyak IP maupun project yang melibatkan dia, seperti misalnya Kare Kano (1998) atau bahkan Cutie Honey (2004). Namun mungkin tidak ada yang se-memorable judul ini: Neon Genesis Evangelion.

Hideaki Anno. Sumber: TheStar

Hideaki Anno. Sumber: TheStar

Evangelion, tanpa bisa dibantah, adalah anime paling berpengaruh di era pertengahan ‘90an. Dengan kisah kontroversial yang bersinggungan dengan Bible serta desain karakter yang abadi (Rei Ayanami masih sebuah desain karakter anime yang instantly recognizable buat banyak penggemar anime dunia) menjadikan Neon Genesis Evangelion sebagai anime cult yang juga sukses besar di pasaran. Sukses finansial ditandai dengan profit yang dihasilkan; 150 Milyar Yen penghasilan kotor hingga tahun 2007 saja. Sementara sukses secara kritik juga diraih Evangelion, termasuk untuk theme song fenomenalnya “A Cruel Angel Thesis” yang memenangkan penghargaan di Animage Award kategori “Best Song” tahun 1996.

Evangelion. Sumber: MangaZoneLocal

Evangelion. Sumber: MangaZoneLocal

Semua itu berkat tangan dingin seorang Hideaki Anno. Tapi siapa sangka kalau dia dulu bekerja di Studio Ghibli? Dan pernah kesal setengah mati dengan Boss Studio Ghibli, Hayao Miyazaki, gara-gara Walkman?

Hal ini terungkap lewat audio commentary yang ada di rilis Blu-ray anime monumental “Nausicaä of the Valley of the Wind” (1984). Di Blu-ray ini Hideaki Anno dan Kazuyoshi Katayama mengisi segment komentar audio; dimana mereka sepanjang film akan berkomentar mengenai banyak hal soal film yang sedang diputar. Fitur ini memang sering ada di versi DVD maupun Blu-ray sebuah film. Hideaki Anno bertugas sebagai Key Animator di film Nausicaä sementara Kazuyoshi Katayama dulu adalah Asisten Sutradara di film yang sama.

Versi Blu-ray anime legendaris Studio Ghibli. Sumber: Hip2Save 

Versi Blu-ray anime legendaris Studio Ghibli. Sumber: Hip2Save

Di segment audio commentary Blu-ray Nausicaä itulah terlihat bagaimana sikap maupun pandangan Hideaki Anno pada mantan Boss-nya tersebut.

Berbeda dengan tokoh-tokoh kreator anime lain yang kebanyakan berusaha untuk mendudukkan Hayao Miyazaki dalam posisi tinggi dalam pembicaraan, Hideaki Anno terlihat tidak peduli dengan ‘tata krama’ tersebut. Komentar-komentar Anno mengenai Miyazaki (yang dia sebut sebagai “Miya-san” dan, terkadang, “Ossan” alias “Pak Tua”) terdengar nyelekit dan kasar-namun-jenaka. Seperti misalnya “Kenapa Miya-san memilih jalur penyutradaraan disini?”.

Komentar yang paling ‘berani’ soal Hayao Miyazaki di audio commentary Nausicaä mungkin saat dia mengomel soal Walkman miliknya yang dipakai Miyazaki tanpa meminta ijin terlebih dulu.

“Ketika kami mengerjakan Nausicaä, Miya-san, dengan seenaknya, memutuskan untuk meminjam pemutar kaset musik saya (Walkman) dan dia memutar musik yang sama setiap hari setiap saat. Sampai akhirnya kaset di dalamnya ketarik dan kusut sehingga tutup walkman itu nggak bisa dibuka lagi. Dia mendatangi saja dan menyerahkan walkman itu sambil bilang ‘Nih, barangnya rusak. Jadi saya kembalikan ke kamu’. Dia itu memang kakek tua sadis sialan!”

Tidak bisa melawan Miya-san. Sumber: Pinterest

Tidak bisa melawan Miya-san. Sumber: Pinterest

Jadi apakah mereka berdua, jenius-jenius animasi Jepang itu, bermusuhan?

Tentu saja tidak. Hubungan Anno dengan Miyazaki sangat baik. Walau sering ngomong kasar soal Miyazaki tapi publik tahu persis kalau Anno sangat menghormati legenda seperti Miyazaki.

Bagaimana dengan Miyazaki sendiri? Sama juga. Miyazaki sering secara terbuka memuji Hideaki Anno dan karya-karya dia; sesuatu yang tidak sering Miyazaki lakukan pada animator-animator Jepang lain. Di kalangan pelaku industri anime Jepang, Miyazaki memang terkenal pelit memuji, bermulut pedas dan tak sungkan mengkritik cara kerja maupun arah anime modern Jepang yang dianggapnya tidak tepat. Miyazaki juga secara pribadi menunjuk Hideaki Anno sebagai seiyuu/dubber karakter utama film “The Wind Rises” (2013) buatan Studio Ghibli. Yang bisa diartikan sebagai adanya hubungan pertemanan erat di antara kedua legenda anime ini.

Hideaki Anno, Hayao Miyazaki, dan penyanyi Yumi Matsutoya di press conference “Kaze Tachinu”. Sumber: JapanTimes

Hideaki Anno, Hayao Miyazaki, dan penyanyi Yumi Matsutoya di press conference “Kaze Tachinu”. Sumber: JapanTimes

Tentu jadi tidak terlalu mengherankan melihat Hideaki Anno yang secara enteng ‘ngata-ngatain’ Hayao Miyazaki secara terbuka seperti itu. Karena memang biasanya untuk dua orang (atau lebih) sahabat akrab, saling ‘menghina’ (dalam konteks setengah bercanda) merupakan gesture sebuah pertemanan akrab sesama sahabat karib.

Tapi siapa sangka juga kalau Hayao Miyazaki tega banget minjem pakai Walkman sampai rusak begitu? Mana minjemnya tanpa ijin lagi. Benar-benar kakek tua slebor dunia anime Jepang yang tidak ada seorangpun berani melawan atau berkata buruk soal dia. Kecuali seorang Hideaki Anno.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Jack Jack, Bocah Seribu Kekuatan Super

Film the Incredible 2  baru saja menghantam bioskop. Kali ini Jack Jack menjadi karakter yang paling mencuri perhatian... more

Ada Wong Resident Evil 6 (sumber: tokkoro)

Ada Wong, Si Seksi Penakluk Zombie & Leon Kennedy yang Juga Sukses Menaklukkan Hati Para Gamers

Mungkin, tidak pernah terbesit sama sekali di benak (alm) Noboru Sugimura kalau karakter Ada Wong yang diciptakannya, ba.. more

Disney's Villain. Sumber: youtube

Fakta Mengejutkan Tokoh Antagonis Disney yang Jarang Diketahui!

Setiap cerita pasti punya karakter antagonis yang membuat jalan cerita jadi lebih seru. Selain mempunyai peran sebagai l.. more

[COMIC HACK] Belajar Digital Coloring Bersama Beny Maulana Yuk!

Terdapat tiga rumus dasar yang harus diperhatikan saat mewarnai... more

Comiket 92 (jurnalotaku.com)

“Comiket 92”, Ajang Bertemunya Para Cosplayer Jepang

Bro sis suka melihat Cosplayer? Atau malah suka Cosplay? Nah, mungkin bro sis bakal tertarik sama acara satu ini. Comic.. more