Hikayat Vandaria: Frameless, Sosok Menakutkan Yang Mirip Manusia

3 months ago
(duniaku.net)

Frameless? Apa tuh? Kenapa tanpa bingkai? Emangnya jendela?

Berbeda dari mereka yang sering mendalami hikayat Vandaria, orang awam tentu tidak familier dengan istilah frameless. Kata ini memang memiliki konotasi khas dengan Vandaria Saga yang sebentar lagi akan menelurkan hasil kolaborasinya dengan CIAYO Comics. Supaya makin kenal dengan Vandaria, ayo kita dalami dulu makhluk fantastis ini.

Di Vandaria, ada satu ras yang sering disebut sebagai Frameless. Kisah-kisah Vandaria sering memunculkan kaum ini, bahkan kerap menjadi tema utama dalam sejarahnya yang penuh konflik. Dibandingkan manusia yang emosional, frameless hidup berdasarkan nalar dan logika. Mereka bisa mengabaikan emosi, lho! Mirip psikopat, ya? Gara-gara ini, mereka jadi kurang mampu mengapresiasi banyak hal yang biasa diapresiasi manusia, seperti kebaikan, belas-kasih, pandangan orang lain, keindahan, humor, norma, tren, urusan orang lain, kecantikan, dan lain-lain. Kehidupan yang kering, ya? Bisa jadi. Tapi mereka tidak suka mengendus urusan orang lain, jadi percayalah, tiada ghibah di antara frameless. Just cold-blooded facts!

Beberapa frameless yang ada dalam kartu Vandaria Wars. (Sumber: Duniaku.net)

Beberapa frameless yang ada dalam kartu Vandaria Wars. (Sumber: Duniaku.net)

Sifat ini yang kemudian membuat bangsa Frameless terkesan congkak dan dingin. Mereka menjunjung tinggi nilai-nilai tertentu seperti ‘menjadi yang terbaik’. Iya, udah congkak, ambisius juga. Mereka ini selalu ingin lebih hebat daripada makhluk lain, apalagi manusia. Manusia bahkan sering dianggap budak; ini berkaitan dengan ajaran/doktrin religi mereka yang diberi nama Vanaadinnahkah.

Pasti seru ngucapinnya.

Nah, secara umum, Frameless sangat mirip dengan manusia. Yang paling membedakan hanya rambut yang biasa berwarna putih-keperakan. Ada lagi warna bola mata kiri-kanan selalu berbeda (cenderung warna terang) plus warna kulit pucat—entah putih pucat atau hitam pucat. Keren!

Rozmerga, seorang gadis frameless dari Ordo Vhranas. (Sumber: Hantwo dari deviantart)

Rozmerga, seorang gadis frameless dari Ordo Vhranas. (Sumber: Hantwo dari deviantart)

Katanya nih, kulit mereka begitu karena warna darah frameless warnanya merah-kusam. Agak kelabu gitu guys. Meski ngga menarik, darah frameless ini spesial pake telor. Jika darah frameless didonorkan untuk manusia, penerimanya bisa mati dalam waktu dekat. Padahal frameless biasa-biasa aja kalau terima darah manusia. Anomali ini tidak dapat dijelaskan oleh ilmu medis Vandaria dan seringkali dikaitkan dengan doktrin Vanaadinnahkah, bahwa manusia diciptakan Vanadis bagi Frameless untuk dijadikan budak.

Selain itu umur mereka notabene lebih panjang dari manusia, bisa sampai 250 tahun. Lagi-lagi ini bikin mereka jadi merasa pantas membabukan manusia. Hmm.

Tapi, tahu nggak? Bangsa Frameless cenderung spiritualis, lho. Dari hasil meditasi ketat, mereka bisa memiliki kontrol diri hebat. Mereka ini umumnya vegetarian lho. Mereka juga jarang mengonsumsi alkohol, kecuali satu minuman beralkohol yang hanya diminum saat acara-acara sakral dan penting. Namanya Nektar Vanadis; warnanya kuning transparan dan bercahaya. Enak ga ya? Ha! Tanya Frameless sana!

Beberapa frameless yang tergabung dalam Lima Pahlawan Elir. (Sumber: Vandaria Saga – Takdir Elir)

Beberapa frameless yang tergabung dalam Lima Pahlawan Elir. (Sumber: Vandaria Saga – Takdir Elir)

Nah, gimana? Sudah cukup kan pengenalannya dengan kaum Frameless? Aspek mana yang paling kamu suka dari Frameless ini? Share yuk di kolom komentar.

Buat bro sis yang pengen tahu lebih lanjut tentang Vandaria dan ras-ras lainnya, bisa mampir ke booth nya CIAYO Comics di BEKRAF Game Prime 2017. Yuk, ajak temen-temen, sanak keluarga, dan gebetan ke Balai Kartini 29&30 Juli 2017.

About Author

Inri

Inri

Writer, musician, and a certified procrastinator, Inri is an elusive creature who writes once in a blue moon. The only known way to summon this mystical being is to call its name three times in front of a pizza. No one would come, but at least you have a pizza.

Comments

Most
Popular

Faza Meonk: Saya Tidak Punya Role Model Khusus

Rubrik Chit Chat kali ini kita kedatangan Faza Meonk! Bro sis punya role model nggak?.. more

Sumber: m.blog.naver.com

Mengenal Lebih Dalam Tentang WAIFU

Akhir-akhir ini di dunia maya khususnya di media sosial dan blog-blog para pecinta manga dan anime, banyak ditemuin deba.. more

Komik Lieur-Bolon

Sagus: “Komik Lieur Terinspirasi dari Pengalaman Saya Waktu Kecil”

Kalau di suruh nostalgia masa kecil, bro sis milih pas zaman apa? Kali ini Chika dari CIAYO Blog berhasil ngobrol sama a.. more

Galaxin (CIAYO Comics)

Komik Romantis Ini Banyak Kejutannya

Bro sis, pada suka baca komik romantis nggak? Udah pernah denger komik Galaxin belom? Katanya sih, komik romantis ini ba.. more

Toge Productions Berusaha Menembus Pasar Game Premium Indonesia Melalui Kolaborasi yang Melibatkan Pemain Secara Langsung

Jakarta, 17 Juli 2017 - Developer video game asal Tangerang di balik seri Infectonator, Toge Productions, mengumum.. more