Jagat Sinema Bumilangit Jilid 1 Diluncurkan; Artis Top Jadi Superhero Indonesia

5 months ago
jagat sinema bumilangit jilid 1

18 Agustus jadi hari bersejarah bagi industri perkomikan Indonesia, karena satu hari selepas peringatan kemerdekaan Indonesia ke-74, Jagat Sinema Bumilangit resmi diperkenalkan. Dimulai dari Jagat Sinema Bumilangit jilid 1, momen ini jadi titik awal kemunculan para superhero Indonesia di layar lebar.

Jagat Sinema Bumilangit merupakan kumpulan film dalam satu dunia yang saling bersinggungan dan mempengaruhi satu sama lain. Layaknya film-film Marvel Cinematic Universe, Jagat Sinema Bumilangit terdiri dari berbagai macam film yang menampilkan IP-IP superhero Indonesia yang dimiliki Bumilangit. Namun keunikan dari Jagat Sinema Bumilangit adalah alur narasinya yang dibagi ke dalam tiga era utama: Era Jawara, Era Patriot, dan Era Revolusi.

Perkenalan film-film Jagat Sinema Bumilangit jilid 1. Sumber: CIAYO Pictures
Perkenalan film-film Jagat Sinema Bumilangit jilid 1. Sumber: CIAYO Pictures

Bumilangit bersama Screenplay Pictures meluncurkan Jagat Sinema Bumilangit jilid 1 di Plaza Senayan pada tanggal 18 Agustus lalu. Acara ini dihadiri oleh aktor dan kru film bersangkutan, serta Kepala BEKRAF Triawan Munaf dan eksekutif produser Erick Thohir. Acara ini memperkenalkan film-film superhero Indonesia yang bakal tayang dalam Jagat Sinema Bumilangit jilid 1, beserta para bintangnya.

Dalam waktu kurang dari dua minggu, film Gundala yang diperankan Abimana Aryasatya akan segera tayang di bioskop pada tanggal 29 Agustus. Berdiri di atas panggung, sutradara Gundala Joko Anwar memperkenalkan film-film lain dalam Jagat Sinema Bumilangit jilid 1. Film-film tersebut adalah Si Buta Dari Gua Hantu, Sri Asih, Godam & Tira, Mandala: Golok Setan, serta film sekuel Gundala berjudul Gundala: Putra Petir. Film-film tersebut nantinya akan terkulminasi pada film crossover Patriot Taruna serta Patriot.

Baca Juga: Sambut 17 Agustus Dengan Main Game #kedipingundala

Para cast and crew Jagat Sinema Bumilangit. Sumber: CIAYO Pictures
Para cast and crew Jagat Sinema Bumilangit. Sumber: CIAYO Pictures

Tak hanya itu saja, para pemeran utama Jagat Sinema Bumilangit pun diperkenalkan. Sebelumnya kita juga sudah mengenal sosok Abimana yang berperan sebagai Sancaka/Gundala. Di kesempatan ini, beberapa pemeran Gundala juga kembali diperkenalkan sebagai alter ego mereka masing-masing. Ada Tara Basro sebagai Wulan/Merpati, Hannah Al Rashid sebagai Cantika/Camar, Kelly Tandiono sebagai Mutiara/Bidadari Mata Elang, Daniel Adnan sebagai Tanto Ginanjar, Ario Bayu sebagai Ghani Zulham, Abigail Ismail sebagai Desti Nikita, Lukman Sardi sebagai Ridwan Bahri, dan tentu saja Bront Palarae sebagai supervillain Pengkor.

Selain mereka, pemeran karakter superhero Bumilangit lainnya pun diperkenalkan, termasuk yang belum kebagian jatah film solonya. Ada Chicco Jerisko sebagai Godam, Pevita Pearce sebagai Sri Asih, Chelsea Islan sebagai Tira, Joe Taslim sebagai Mandala, Vanesha Priscilla sebagai Cempaka, Della Dartyan sebagai Nila Umaya, Tatjana Saphira sebagai Mustika Sang Kolektor, Zara eks-JKT48 sebagai Virgo, Dian Sastrowardoyo sebagai Dewi Api, dan Nicholas Saputra sebagai Aquanus.

Eksekutif produser Erick Thohir memberikan sambutan. Sumber: CIAYO Pictures
Eksekutif produser Erick Thohir memberikan sambutan. Sumber: CIAYO Pictures

“Bila film-film superhero Hollywood berhasil merajai perfilman nasional, maka saya berharap sudah waktunya film-film superhero Indonesia dapat diterima dengan baik di negeri sendiri, bahkan bila memungkinkan di negara lain,” ujar eksekutif produser Erick Thohir yang juga menjadi pengurus beberapa tim olahraga nasional dan internasional.

Lucunya, meskipun film Si Buta Dari Gua Hantu jadi yang hadir selanjutnya setelah Gundala, pemerannya tidak ditampilkan di acara tersebut. Lewat akun Twitternya, Timo Tjahjanto selaku sutradara dan penulis naskah film tersebut memberi sinyal bahwa aktornya tengah menjalani proses method acting. “Prosesnya kita akan kirim dan drop pemain Barda Mandrawata ke sebuah Gua terpencil di Jawa Barat, karena kegilaan seorang Barda Mandrawata tidak bisa hanya acting, tapi seyogyanya di rasakan sepenuh raga dan jiwo untuk bisa transformasi menjadi SI BUTA. Mohon sabar,” tulisnya.

Peluncuran Jagat Sinema Bumilangit jilid 1 ini merupakan testamen bahwa Bumilangit dan Screenplay Pictures benar-benar serius dalam menggarap adaptasi komik superhero Indonesia. Tidak hanya dimainkan oleh aktris dan aktor kenamaan Indonesia yang juga berbagi semangat memajukan industri kreatif Indonesia, namun rangkaian film ini juga didukung oleh staf dan kru visioner yang tahu langkah terbaik bagi setiap karakter superhero ini.

Penasaran seperti apa Jagat Sinema Bumilangit? Nantikan Gundala di bioskop mulai 29 Agustus 2019. Film Gundala juga bakal menjadi film Indonesia pertama yang direkam dengan tata suara Dolby Atmos, jadi jangan sampai ketinggalan sensasi menonton Gundala dalam suara yang sangat menggelegar!

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

Sumber: Destructoid

VA-11 HALL-A: Visual Novel dengan Gimmick Menarik

Selamat datang di VA-11 HALL-A, sebuah bar cyberpunk dimana hacker, tukang pukul, dan robot, minum di satu meja yang sam.. more

Penampilan AKB48 di MAMA 2017 Menunjukkan Perbedaan Antara Idol Jepang Dan Korea Selatan

“Idol Korea Selatan lebih cantik dan punya gerakan dansa lebih baik,” “Sekarang aku mengerti kenapa idol group Kor.. more

(www.blmangafest.com)

Rumah Animasi Budi Luhur, Pelopor “Budi Luhur Manga Fest 2017”

Bro sis yang suka manga, Budi Luhur mengadakan Manga Festival 2017. Ini adalah kompetisi membuat manga online. Ada apa a.. more

Kerja keras vs bakat

Kerja Keras vs Bakat, Siapa yang akan Menang? [Part 2]

Dari banyak riset yang dilakukan oleh banyak peneliti, kemampuan yang dianggap sebagai bakat ternyata juga didapatkan da.. more

00-d film dengan satu aktor

10 Film Ini Hanya Diperankan Satu Aktor Saja!

Film dengan satu aktor ini sukses memukau meski tanpa dihadiri berbagai karakter pendukung dan antagonis!.. more