Jika Ingin Berkarya, Lakukanlah Seperti Yoh Asakura [Part 2]

1 month ago
Yoh Asakura - thumb

Masih penasaran dengan cerita Yoh Asakura? Jangan skip satu baris pun kalau gak mau ketinggalan.

Sempurnakan dengan Byakkō

Setelah mendapatkan dua kekuatan yang dimiliki sebelumnya, Yoh dan teman-teman mencoba mengalahkan anak buah Hao yang berusaha merusak jalannya Shaman Fight. Banyak korban berjatuhan, baik dari pihak Yoh sendiri maupun pihak Hao. Tapi untungnya, Sati — seorang shaman dengan kekuatan kelas dewa — bersedia membantu Yoh dan kawan-kawan mengalahkan Hao, dengan cara merebut 5 roh agung yang disembunyikan oleh Suku Patch.

Tapi bantuan ini tidaklah gratis, butuh pengorbanan yang sangat besar untuk mendapatkan kekuatan untuk mengendalikan roh agung. Yoh mati, dan pergi ke Neraka untuk berlatih dengan cara melawan leluhurnya di masa lampau.

Yoh Asakura - pintu

Sumber: mangahere.com

Yoh Asakura - shade

Sumber: mangahere.com

Yoh berada di Neraka yang bernama Tokatsu Jigoku, sebuah tempat bagi orang-orang yang suka membunuh orang lain. Di tempat ini penghuninya akan terus saling membunuh selama-lamanya, termasuk leluhur Yoh yang bernama Yohken Asakura. Dialah yang berhasil mengalahkan Hao 500 tahun lalu dengan roh miliknya Matamune.

Bagi Yoh sendiri, latihan ini sangat sempurna karena mau tidak mau dia harus bisa mengalahkan seseorang yang telah mengalahkan Hao sebelumnya. Dan demi tujuan ini, Yoh berhasil membuat karya baru berupa Oversoul tingkat lanjut yang bernama O.S Byakkō.

Yoh Asakura - Byakko

Sumber: mangahere.com

Baca juga: Jika Ingin Berkarya, Lakukanlah Seperti Yoh Asakura

Dari semua Oversoul yang pernah dibuat Yoh, O.S Byakkō-lah yang punya ‘fitur’ paling lengkap. O.S berbentuk armor yang menyelimuti tubuh Yoh ini memiliki kekuatan serang yang terkonsentrasi, sehingga pisaunya dapat memotong benda paling keras sekalipun. Yoh bahkan mampu memotong roh penjaga yang paling kuat milik Yohken Asakura ketika sedang bertarung di Neraka.

Dan berbeda dengan O.S Spirit of Sword sebelumnya yang hanya punya bentuk pedang, O.S Byakkō memiliki bentuk yang jauh lebih dinamis. O.S ini dibuat menggunakan dua medium sekaligus, yaitu Harusame dan pedang Futsu-no-Mitama no Tsurugi. Namun berbeda dengan O.S Spirit of Sword, kali ini Yoh memegang satu pedang di tangan kiri, dan pedang lainnya di tangan kanan.

Yoh Asakura - left

Sumber: mangahere.com

Yoh Asakura - good

Sumber: mangahere.com

Penggunaan dua medium inilah yang membuat bentuk O.S nya lebih dinamis, dimana sekarang Yoh dapat menggunakan O.S ini baik untuk menyerang maupun untuk bertahan. Furyoku yang dikeluarkan oleh Yoh pun tidak sebesar saat dia menggunakan O.S Spirit of Sword, karena sekarang kekuatannya sudah terkonsentrasi persis pada tempat yang diinginkan.

Ya, inilah tahapan ketiga dalam berkarya ala Yoh Asakura, yaitu suatu O.S yang efektif, efisien, dinamis, dan memberikan manfaat offense maupun defense sekaligus. O.S Byakkō adalah hasil mahakarya Yoh setelah masuk kedalam Neraka, melawan leluhurnya sendiri, dan mengalahkan para setan dan raja Neraka sekaligus.

Tapi meskipun sekarang dia punya O.S tipe baru yang lebih efektif dan efisien, tetap saja Yoh tidak memiliki kekuatan brute force yang overpowered layaknya Naruto di akhir-akhir cerita. Yoh tetaplah seorang tokoh protagonis yang sederhana, yang masih terlihat takut dan sering kaget dengan kekuatan yang dimilikinya sendiri. Dia sering tidak sadar kalau dia memiliki kekuatan yang sangat besar, layaknya kita yang sering kali meremehkan diri sendiri.

Sebuah Pelajaran Sederhana Tentang Berkarya

Perjuangan Yoh Asakura sedari bertemu pertama kali dengan Amidamaru hingga melawan Hao sungguh menarik untuk diikuti. Sang mangaka Hiryoku Takei benar-benar serius membuat character development Yoh Asakura dengan sangat detail. Semua hal yang dilakukan oleh Yoh Asakura — baik itu kecil atau besar — harus benar-benar berdasarkan prinsip dan sifat aslinya : simpel, lembut dan sederhana.

Mungkin inilah yang coba ditempelkan sang mangaka Hiroyuki Takei pada benak pembacanya, bahwa setiap orang bisa punya kekuatan dengan cara yang sederhana. Tidak perlu keinginan yang luhur, tujuan yang tinggi, otak yang pintar atau punya bakat terpendam. Cukup lakukan dengan sederhana, lakukan latihan dengan tekun, dan terus yakin pada kekuatan diri sendiri.

Yoh Asakura - strength

Sumber: mangahere.com

Yoh Asakura : Inspirasi dari Karakter

Tahap pertama berkarya ala Yoh seakan mengatakan pada kita untuk coba saja semua yang kita bisa, tidak peduli apakah itu ide yang terlihat bodoh atau tidak berguna. Coba dulu saja semuanya yang kita pikirkan, jangan berhenti ditengah jalan. Semakin kita banyak mencoba, kita akan semakin tahu dan semakin yakin mana kira-kira cara berkarya yang paling cocok untuk diri kita sendiri. Yang paling penting adalah : MULAI!

Tahap kedua berkarya ala Yoh mengajarkan kita untuk terus membuat karya sebesar mungkin, sepanjang mungkin, sebanyak mungkin yang kita bisa. Uji semua kemampuan yang kita miliki, mulai dari uji tenaga, uji waktu, uji pikiran, uji ide, hingga uji skill yang selama ini terus kita asah. Tidak apa-apa jika masih terlihat jelek, terlalu detail atau banyak cacat, karena pada akhirnya semua ini akan berujung pada tahap ketiga : tahap penyempurnaan.

Disinilah kamu mulai dikenal oleh semua orang melalui karyamu. Tahap ketiga, tahap penyempurnaan yang menandakan bahwa kamu sudah punya ciri khas dan jati diri yang kuat. Waktu yang kamu lakukan untuk berkarya sudah stabil, resiko dapat diminimalisir dan orang-orang sudah langsung tahu karyamu walau hanya melihat sekilas. Karyamu sudah, efektif, efisien, dan dicari oleh banyak orang.

Yoh Asakura - in your heart

Sumber: mangahere.com

Yoh Asakura - end

Sumber: mangahere.com

Tapi bagi kita yang baru mulai berkarya, janganlah terlena dan terlalu banyak bermimpi tentang apa yang akan kita dapat pada tahap ketiga. Karena biasanya, kita menjadi lupa bahwa ada tahap satu dan tahap dua yang harus dilewati terlebih dahulu.

Fokus pada langkah-langkah kecil pada tahap satu, perbesar langkah, perbanyak latihan pada tahap dua, dan efisiensikan semuanya pada tahap tiga. Cara berkarya yang sederhana, tapi begitu efektif.

Nah, sudah siapkah jiwamu untuk membuat karya sendiri?

Banner Komik Slice of Life

About Author

Ben

Ben

"Seorang penulis lepas amatiran yang tampan, muda, pemberani, dan mencoba menjadi idaman mertua. Kalau ketemu di jalan tolong teriak 'BENJO' yang kenceng ya!"

Comments

Most
Popular

Sumber: CIAYO Comics

Kamu Penakut atau Bukan? Yuk, Buktikan dengan Baca Komik ini!

"Mereka" ada di sekitar kamu. Kira-kira siapa, sih?.. more

Sumber: comicvine.com

Benarkah Hawkeye Akan Berubah Menjadi Ronin di Avengers: Infinity War?

Belakangan ini kita sering kali melihat meme-meme yang menyindir Hawkeye karena dia tidak terlihat di poster Avengers: I.. more

Fireworks ini adapatasi dari drama Jepang di tahun 1953 (Sumber: tumblr)

Anime Fireworks: Sebuah Kisah Tentang Perbedaan Perspektif (Should We See from the Side or the Bottom)?

Film anime Fireworks alias Uchiage Hanabi mengisahkan hubungan antara sepasang remaja dan perbedaan perspektif di antara.. more

Sumber: Real Big Hits

Apakah Hollywood Kini Memang Sedang dalam Masa Krisis Orisinalitas?

“Apakah Hollywood kini memang sedang dalam masa-masa krisis orisinalitas?”.. more

00-d-Hero-Overwatch-Paling-Populer

Siapa Hero Overwatch Paling Populer di Indonesia?

Overwatch merupakan salah satu game FPS paling populer, termasuk di Indonesia. Siapa hero Overwatch paling populer versi.. more