Jika Ingin Berkarya, Lakukanlah Seperti Yoh Asakura

1 month ago
Yoh Asakura - thumb

Bagi saya yang sudah menjadi pembaca dan penggemar komik sedari kecil, komik Shaman King karya Hiroyuki Takei punya tempat yang spesial di hati. Sewaktu saya menjalani hari sebagai murid SMP, komik Shaman King memberikan saya beberapa nilai dan perspektif yang segar yang tidak diajarkan di sekolahan. Beberapa nilai ini bahkan terbawa sampai sekarang, menjadi sebuah nilai filosifis yang akan terus saya imani sampai seumur hidup.

Dan setelah saya baca serial cerita Shaman King hingga tamat, dapat saya simpulkan bahwa Yoh lahir dari character development yang matang, konsisten, dan dapat menginspirasi semua orang yang melihatnya. Termasuk bagi siapapun yang ingin memulai sebuah karya, namun tak tahu harus memulai dari mana.

Yoh Asakura: Protagonist yang Sangat Sederhana

Karakter Yoh Asakura memang luar biasa menurut saya. Bukan karena dia memiliki kekuatan yang overpowered yang dapat menyerang dengan sangat kuat, tapi karena dia memiliki mimpi yang sangat sederhana. Tidak ada impian untuk menjadi Pirate King seperti Luffy, tidak juga untuk menjadi Hokage seperti Naruto. Yang dia inginkan hanyalah satu : hidup santai.

Yoh Asakura - alone

Sumber: mangahere.com

Tapi karena alasan inilah mengapa sang mangaka menyebutkan bahwa Yoh Asakura merupakan salah satu karakter yang paling sulit dia buat. Pengembangan karakter Yoh Asakura harus dilakukan berdasarkan prinsip ini, mulai dari interaksi Yoh antar karakter, saat bertarung dengan lawan, hingga saat bertemu dengan karakter antagonis utama.

Kesederhanaan yang dimiliki oleh Yoh inilah yang membuat pengembangan karakternya menarik, karena dia sering kali diproyeksikan sebagai seseorang yang lembut, lemah, dan tidak punya kekuatan yang spesial. Tapi dengan cara ini, kita sebagai pembaca dapat benar-benar melihat perkembangan Yoh dari titik nol dengan sangat jelas.

Ada satu hal yang membedakan perkembangan Yoh dengan karakter protagonis lainnya, yaitu rasa bingung dan kaget setelah mendapatkan sesuatu yang baru. Biasanya karakter utama yang memiliki kekuatan baru akan bersikap sangat percaya diri, siap mengalahkan lawan dengan penuh optimisme. Nah, hal tersebut tidak kita temukan pada diri Yoh Asakura, di mana saat dia memiliki kekuatan baru, dia akan terlihat panik dan kebingungan entah harus melakukan apa.

Yoh Asakura - fight

Sumber: mangahere.com

Yoh Asakura - yoh

Sumber: mangahere.com

Dan setelah Yoh menggunakan kekuatan yang baru dia dapatkan, dia tidak langsung optimis akan yakin menang, atau bersikap sok jago dan menantang musuhnya. Justru sebaliknya, dia malah terlihat kaget bercampur lega karena berhasil menggunakan kekuatan yang belum pernah dia gunakan sebelumnya. Benar-benar seperti manusia pada umumnya bukan?

Hal menarik lainnya dari karakter Yoh Asakura adalah bagaimana sang mangaka membentuk dan membangun kekuatan yang dimiliki oleh Yoh. Semua dilakukan dengan sederhana dan sangat detail, sehingga pembaca dapat mengikuti dengan betul asal-usul kekuatan dan mekanisme kekuatan yang dimiliki oleh Yoh. Dia tidak memiliki sebuah kekuatan tanpa alasan yang jelas, semuanya dibeberkan secara pelan dan detail.

Dan secara garis besar, sang mangaka membentuk karakter dan kekuatan Yoh Asakura dalam 3 tahap yang sangat sangat jelas detailnya, yaitu Oversoul, O.S Spirit Of Sword, dan O.S Byakkou. 

Baca juga: Bagaimana Cara Eiichiro Oda Tetap Mengenali Para Karakter Lama Ciptaannya Di One Piece?

Mulai dengan Oversoul

Yoh Asakura - sword

Sumber: mangahere.com

Ya ya, memang kekuatan awal Yoh Asakura adalah Hyou Gattai, yang dimana Yoh akan memasukan sebuah roh kedalam tubuhnya sendiri untuk menggunakan kekuatan yang dimiliki roh tersebut. Tapi hal tersebut sudah diketahui sejak dia kecil, bukan dari hasil observasi atau latihan sendiri seperti Oversoul perdananya saat melawan Silva.

Sebelum bertarung dengan Silva dia penasaran kenapa semua hal yang dia ketahui sebelumnya tidak berguna, bahkan cenderung tidak efisien jika melihat apa yang bisa dilakukan oleh Silva. Yoh mencoba semua cara, mulai dari yang dia sudah tahu, hingga cara baru yang terbilang radikal dan mungkin terlihat bodoh.

Yoh Asakura - chat

Sumber: mangahere.com

Yoh Asakura - ah

Sumber: mangahere.com

Yoh Asakura - Law

Sumber: mangahere.com

Setelah semua hal yang terpikirkan secara sepintas sudah dilakukan semua dan gagal, dia kemudian diam sejenak, mundur satu langkah untuk melihat hal-hal yang mungkin dia lewatkan sebelumnya. Dan layaknya seorang yang baru menemukan satu hal yang baru, Yoh kemudian mencoba melihat, meniru, memahami dan mengikuti apa yang orang lain sudah lakukan sebelumnya. Dalam kasus ini, dia melihat apa yang Silva lakukan dengan roh-roh miliknya.

Yoh Asakura - Body

Sumber: mangahere.com

Hasil dari observasi dan pembelajaran Yoh dari melihat Silva akhirnya membuat dia berhasil melakukan Oversoul untuk pertama kalinya. Oversoul perdana yang dia lakukan jauh dari kata sempurna, bentuknya tidak jelas, tidak efisien, dan hampir menghabiskan semua tenaga miliknya. Tapi tanpa dia berani mencari cara membuat Oversoul dan menggunakannya, mustahil dia bisa menang melawan Silva dan ikut dalan ajang Shaman King.

Inilah tahapan pertama berkarya ala Yoh Asakura, mencoba sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya walaupun terlihat bodoh dan konyol. Dia tidak ragu untuk mundur atau diam sejenak demi melihat apa yang terlewatkan. Tapi begitu dia merasa sudah sedikit saja mengerti, dia langsung melangkah kedepan dan melakukan satu hal yang belum pernah dia lakukan sebelumnya, walaupun penuh keraguan dan ketakutan akan hasil yang belum tentu sesuai harapan.

Hmm, mirip banget sama kita yang baru memulai membuat sebuah karya bukan?

Baca juga: EroManga-Sensei: Karakter Imouto yang Langsung Menghipnotis Para Penontonnya

Tingkatkan Hingga ‘O.S Spirit of Sword’

Setelah dia berhasil mengalahkan Silva, Horo-Horo, Tao Ren dan banyak musuh lainnya, Yoh Akhirnya sampai ke arena Shaman Fight sesungguhnya yang berada di satu pulau terpencil. Disini dia diharuskan membentuk sebuah grup beranggotakan 3 orang, agar dapat melaju ke babak selanjutnya.

Yoh kemudian membentuk sebuah grup bernama ‘Funbari Onsen’ yang beranggotakan Yoh, Ryu dan Faust yang masing-masing memiliki kekuatan yang berbeda sifatnya. Dan demi memenangkan ronde ini, sang tunangan Anna Sang Itako kemudian memberi latihan keras dan resep rahasia pada grup Funbari Onsen, memberikan mereka kekuatan yang sangat jauh dari apa yang mereka miliki sebelumnya.

Saking jauhnya, Yoh bahkan mengatakan dapat mengalahkan musuhnya hanya dengan satu serangan :

Yoh Asakura - Defeat

Sumber: mangahere.com

Ya, Yoh memang memiliki kekuatan yang sangat kuat berkat latihan super keras dan rhasia ‘Chou Senji Ryakketsu’ yang diberikan oleh Anna. Chou Senji Ryakketsu adalah satu buah pengetahuan milik Hao — sang antagonist utama — yang mampu membuat pemakainya memiliki kekuatan baru yang sangat kuat. Semua anggota Funbari Onsen mendapatkan kekuatan baru ini, dan Yoh sendiri mendapatkan kekuatan yang bernama ‘O.S Spirit of Sword’

Yoh Asakura - spirit

Sumber: mangahere.com

O.S Spirit Of Sword adalah Oversoul yang memiliki bentuk dan kekuatan yang sangat besar. Oversoul ini tercipta karena Yoh menggunakan 2 medium sekaligus : Harusame milik Amidamaru, dan Futsu-no-Mitama no Tsurugi milik keluarga Yoh. Dengan menyatukan dua pedang legenda dengan roh Amidamaru, terciptalah sebuah Oversoul dahsyat yang berbentuk pedang sangat panjang.

Tapi meskipun punya kekuatan serang yang besar, Yoh terlihat jarang menggunakan O.S ini. Furyoku yang dibutuhkan untuk membuat O.S ini sangatlah besar, sehingga membuat Yoh hanya dapat menggunakannya sebentar saja. Jadi dengan kata lain, O.S Spirit of Sword adalah O.S yang besar dan kuat, tapi memiliki cacat yang membuatnya tidak sempurna.

Inilah tahapan kedua dalam berkarya ala Yoh Asakura, menggunakan kekuatan yang didapatkan dari latihan keras dan ‘formula’ rahasia untuk menghasilkan sesuatu yang besar, namun belum efektif dan efisien.

Baca juga: Ini Karakter – Karakter Favorit Para Artist

Yoh mengajarkan kita untuk tidak takut memperlihatkan kekuatan maksimal yang kita punya, yang kita dapat dari latihan yang rutin dan sangat keras. Tidak masalah jika hasilnya belum maksimal, masih ada cacat atau ada yang perlu diperbaiki. Buat saja karya sebesar mungkin, selebar mungkin, seluas mungkin, dan sebanyak mungkin yang kita bisa.

Karena pada akhirnya, kita akan tahu apa saja yang kurang dalam diri sendiri, apa yang perlu di tingkatkan, dan batas mana yang bisa kita dobrak demi memperkuat diri sendiri. Betul kan Yoh?

Yoh Asakura - Do It Again

Sumber: mangahere.com

Eh, jangan pergi dulu Baca kelanjutannya di sini.

Banner Komik Action

About Author

Ben

Ben

"Seorang penulis lepas amatiran yang tampan, muda, pemberani, dan mencoba menjadi idaman mertua. Kalau ketemu di jalan tolong teriak 'BENJO' yang kenceng ya!"

Comments

Most
Popular

Grup band J-Rock paling kondang sejagat. Sumber gambar: larc-en-ciel.com

L’Arc~en~Ciel: Grup Band J-Rock Gaek Yang Tetap Bertahan

Seharusnya grup J-Rock legendaris seperti L’Arc~en~Ciel, alias “Laruku”, tidak memerlukan introduksi lagi... more

Artis Ini Gak Malu Ngaku Sebagai Otaku!

Belakangan ini nama aktor Michael B. Jordan sepertinya semakin naik daun saja pasca kemunculan yang spektakuler di film .. more

(media.idownloadblog.com)

Ini Dia 5 Fitur Canggih di Android 8.0 Oreo

Penantian panjang pecinta android mengenai apa nama android 8.0 yang kerap juga dipanggil android O terjawab sudah. Bert.. more

Laporan CES 2018: VR Headset Terbaru Kerjasama Google & Lenovo

Laporan CES 2018: VR Headset Terbaru Kerjasama Google & Lenovo

Di CES 2018 ini, beberapa items yang dipajang memang termasuk ‘stand out’ sehingga menarik perhatian pengunjung. Sal.. more

Parade tokoh film Studio Ghibli. Sumber gambar: pinterest.com

Film Terbaru Studio Ghibli Baru Akan Rilis Tahun 2020

Dengan deretan film anime mereka yang keren, Studio Ghibli tak heran sering dibanding-bandingkan dengan kompatriot merek.. more