The Joker: Simbol Harapan Bagi Para Kriminil Kota Gotham

3 months ago
joker desktop

“Joker adalah musuh bebuyutan Batman”

Ya, begitulah pernyataan default sebagian besar kita ketika ditanyakan atau teringat dengan sosok badut kriminil ini. Dan wajar banget apabila pernyataan atau mind-set tersebut yang langsung terlintas di benak.

Pasalnya semenjak ditampilkan perdana di Batman #1 hampir 80 tahun yang lalu, sosok yang terinspirasi dari karakter Gwynplaine di film bisu, The Man Who Laughs (1928) ini, memang langsung di-set sebagai musuh bebuyutan si manusia kelelawar.

Saking sudah terbentuknya pencitraan tersebut, alhasil membuat kita sering gak sadar kalau Joker adalah sosok yang lebih dari sekedar musuh Batman. Spesifiknya, Joker jugalah merupakan simbol “harapan” bagi para rekan-rekan kriminilnya di kota Gotham.76

Cameron Monaghan sebagai Jerome Valeska di Gotham (sumber: Gotham Wiki-Fandom)

Cameron Monaghan sebagai Jerome Valeska di Gotham (sumber: Gotham Wiki-Fandom)

“Simbol harapan? Maksudnya seperti anti-tesis dari Batman?”Kurang lebih seperti itu.

Bagi kalian yang mungkin kurang paham, bahasa gampangnya disini, apabila Batman merupakan simbol keamanan serta inspirasi bagi warga Gotham untuk ikut menertibkan kota mereka, maka Joker adalah simbol kegilaan, kekacauan serta inspirasi bagi krimil Gotham untuk semakin “semangat” berbuat kriminal di kota tersebut.

Dan fakta ini ditekankan banget di episode 3 musim kedua seri Gotham yang bertajuk, “Rise of the Villains: The Last Laugh” yang mana, ayah dari Joker versi seri ini, Jerome Valeska (Cameron Monaghan), Paul Cicero, melontarkan pernyataan langsung ke Jerome sebelum meninggal bahwa nantinya, Jerome akan menjadi simbol sekaligus kutukan bagi kota Gotham.

Dan benar saja, selepas dirinya tewas di tangan Theo Galavan (James Frain), seluruh kriminil kelas teri dan kakap di Gotham langsung menganggap Jerome sebagai sosok yang inspiratif.

Padahal kalau dipikir, masih banyak kriminil-kriminil lain seperti Victor Zsasz, Mad Hatter, Mr. Freeze dan bahkan Scarecrow yang bisa dijadikan simbol. Lalu mengapa Joker yang dijadikan inspirasi bagi para kriminil ini?

Heath Ledger sebagai Joker di The Dark Knight Rises (sumber: Rolling Stone)

Heath Ledger sebagai Joker di The Dark Knight Rises (sumber: Rolling Stone)

Dibandingkan dengan nama dan sosok villain-villain Gotham lainnya, si badut psikopat ini, memiliki gaya sekaligus kharisma yang di mata sesama rekan banditnya terlihat sangat keren. Selain itu, dirinya memiliki sifat-sifat yang erat hubungannya dengan kekacauan (chaotic) seperti: Licik, anarkis, tidak stabil dan susah diterka langkah-langkah yang akan diambil olehnya selanjutnya.

Namun dari kesemua sifat-sifat yang dimiliki tersebut, gak dipungkiri bahwa sifat yang paling erat dan sangat berbahaya dari seorang Joker adalah dirinya selalu menganggap bahwa seluruh tindakan kriminil dan gila yang dilakukannya adalah tidak lebih dari sekedar “having fun”.

Dan sifat tersebut kerap diperlihatkan di berbagai interpretasi kisah Batman. Salah satu contohnya disini adalah ketika Joker menjebak (lebih tepatnya, ngerjain) Batman (Christian Bale) untuk memilih apakah dirinya mau menyelamatkan Harvey Dent (Aaron Eckhart) atau sahabat kecilnya, Rachel Dawes (Maggie Gyllenhaal) yang masing-masing ditempatkan di dua gedung terpisah.

Singkat kata, Batman sukses menyelamatkan Harvey. Namun sayang, Rachel tidak keburu diselamatkan akibat bom keburu meledak. Gilanya seperti yang saya katakan tadi, tindakan yang dilakukan oleh Joker ini, tidaklah lebih dari sekedar untuk mengajak Batman “main-main” saja.

Seluruh Bat-Family dijadikan menu untuk makan (sumber: risingsuntoku)

Seluruh Bat-Family dijadikan menu untuk makan (sumber: risingsuntoku)

Contoh lainnya lagi adalah di kisah komik Death of the Family (2012). Di kisah komik top karya Scott Snyder ini, diperlihatkan Joker menampilkan tindakan tersadisnya sepanjang masa (yap, bahkan lebih sadis dari pemukulan berulang-ulang terhadap Jason Todd).

Spesifiknya, dirinya menahan Batman dan menyekap Alfred di Batcave. Melihat musuh bebuyutannya sedang tidka berdaya sama sekali, Joker memperlihatkan hidangan makan malam yang isi makanannya adalah kepala dari masing-masing “Keluarga Batman” (Bat-Family): Batgirl, Robin, dan yang lainnya.

Tindakan yang dilakukan Joker ini, tentunya sangatlah gila dan “sakit”. Untungnya, tindakan super sadis ini hanyalah rekayasa yang diciptakan The Prince of Crime saja. Alias, seluruh keluarga Batman pada kenyataannya baik-baik saja. Dan ya bro sis. Yang makin gilanya disini, tindakan gila tersebut lagi-lagi dilakukan oleh Joker hanya untuk bersenang-senang saja dengan Bruce Wayne.

Tim Drake sebagai Joker di Batman Beyond (sumber: Business Insider)

Tim Drake sebagai Joker di Batman Beyond (sumber: Business Insider)

Joker bukanlah “tok” hanya satu individu saja. Melainkan sesuai judul pembahasan ini, Joker adalah sebuah simbol yang bisa digunakan oleh siapapun. Simplenya, di rana kisah Batman, Joker itu banyak dan berbeda-beda individunya.

Bahkan mantan Robin, Tim Drake saja, pernah menjadi si badut psycho ini di film animasi, Batman Beyond: Return of the Joker (2000) setelah peralatan (device) yang telah ditanamkan oleh Joker yang sebelumnya, mengaktifkannya sebagai sosok Joker yang baru.

Pecinta dan simbol kekacauan, Joker (sumber: Whitepaper Concept)

Pecinta dan simbol kekacauan, Joker (sumber: Whitepaper Concept)

Joker adalah sosok yang tidak hanya berperan sebagai musuh bebuyutan Batman saja. Dibalik kegilaan dan kesadisannya, dirinya adalah sosok yang benar-benar sangat mengerikan.

Mengerikan disini bukanlah hanya terkait tampang dan perbuatannya saja. Namun, kengerian disini juga mengacu terhadap sosoknya yang sangat di-“dewakan” oleh rekan-rekan kriminilnya di kota Gotham.

Mengapa saya katakan mengerikan? Karena, dengan mereka memuja-muja dan bahkan menjadikan dirinya sebagai sebuah simbol, maka ini artinya,  akan semakin banyak lagi sososk-sosok Joker baru yang akan bermunculan yang otomatis tentunya disini, akan semakin membuat kota Gotham semakin tidak tenang nan mencekam lagi.

About Author

Marvciputra

Marvciputra

Entertainment Reviewer, WWE Lovers and Music-holic

Comments

Most
Popular

Hotaru 6 ITB (CIAYO Pictures)

Liputan Hotaru 6 ITB: Event Gratis Buat Pecinta Budaya Jepang

Minggu, 21 Mei lalu, lapangan CC Barat dan Timur Institut Teknologi Bandung ramai dengan pengunjung, cosplayer, serta pe.. more

Sumber: vrworld.com

Perang Kartu Grafis PC Kelas Menengah: RX 480 vs RX 580 vs GTX 1060

Kali ini kita akan lihat dan bandingkan dua jenis kartu grafis PC di kelas menengah. Kedua kartu ini berasal dari dua ku.. more

(tekken.wikia.com)

TEKKEN 7, Sebuah Kartu AS dari BANDAI NAMCO untuk Bersaing dalam Dunia e-sport

Pukul, tendang, banting! Yup! Kita lagi ngomongin tentang game yang merupakan salah satu judul terbesar dalam dunia game.. more

Kenapa PUBG Butuh Komputer Spek Dewa Untuk Dimainkan?

PUBG menjadi game yang digandrungi gamer, namun nggak banyak yang bisa membeli komputer yang bisa memainkannya dengan la.. more

00-d-mechanism

Wajib Dicatat Challenger! Tanggal-tanggal Penting CIAYO Comics Challenge Vol. 3

Catat tanggal penting CIAYO Comics Challenge Vol. 3 biar kamu nggak ketinggalan informasi tanggal submisi, penutupan, d.. more