Joko Anwar Akan Menyutradarai Film Gundala!

1 year ago

Mungkin kamu ingat di tahun 2014 silam, sempat terdengar kabar bahwa akan ada adaptasi film Gundala, yakni karakter superhero asal Indonesia buatan komikus alm. Hasmi. Kisah sang Putra Petir ini konon akan ditukangi oleh sutradara Hanung Bramantyo. Namun, film yang rencananya rilis tahun 2016 itu tak kunjung terdengar kabarnya. Mahaka Pictures dan Bumilangit selaku produsernya seakan diam seribu bahasa.

Setelah vakum beberapa tahun, akhirnya produksi film Gundala akan dilanjutkan kembali. Kali ini, Bumilangit menggandeng produsen baru yakni Screenplay Films dan Legacy Pictures. Apakah Hanung Bramantyo kembali menjadi sutradara? Justru terdapat pergantian sutradara, kali ini dengan Joko Anwar!

01-film-gundala

Sumber: Kompas

“Gundala ini akan menjadi proyek pertama dari sekian banyak intellectual property yang dimiliki Bumilangit. Gundala harus jadi lokomotif, karena kalau tidak berhasil, karakter yang lain juga tidak akan berhasil,” ungkap Wicky V. Olindo, produser Screenplay Films dalam konferensi pers di Senayan, 4 April lalu.

Menurut Wicky, Gundala bakal menjadi batu loncatan untuk film-film lain yang diadaptasi dari karakter superhero Bumilangit. Namun dalam pengembangannya, Wicky menuturkan ada ketidak cocokan visi antara pihak produser dengan Hanung selaku sutradara. Hal inilah yang menjadikan proyek film Gundala mangrak lebih dari 4 tahun.

02-film-gundala

Sumber: Bintang

“Ketika development script, bukannya jelek, tetapi tidak ada kecocokan untuk jadi lokomotif dari IP yang sekian banyak. Akhirnya setelah 4 tahun mencari (sutradara), ada satu visi yang ditawarkan Joko yang cocok dengan Bumilangit untuk lima tahun ke depan. Makanya kami memilih Joko yang menjadi sutradara untuk film pertama Bumilangit,” jelas Wicky.

Hal tersebut juga diamini Imansyah Lubis dari Bumilangit. Ia mengaku bahwa Gundala merupakan awal dari rencana ekspansi IP milik Bumilangit ke jagat sinema. “Tunggu tanggal mainnya, Gundala ini akan menjadi IP pertama dari Bumilangit yang difilmkan,” ungkap Imansyah.

03-film-gundala

Sumber: Duniaku

Ditanya pendapatnya soal adaptasi Gundala, Joko Anwar berniat untuk menyajikan sosok Gundala yang segar, namun tetap setia dengan karakter aslinya.

“Sensibilitasnya yang kita upgrade. Orang nonton fresh, tanpa ada sesuatu mereka sudah tahu. Untuk membuat sebuah produk film kita harus update sensibilitasnya,” ujar Joko. “Soal setting kita bisa pastikan memakai tempat Jakarta. Jadi, setting di Jakarta, spirit dan jiwanya masih original. Tetapi sensibilitasnya yang kita upgrade.”

04-film-gundala

Sumber: KapanLagi

Terkait siapa yang bakal memerankan Gundala, Joko mengaku belum punya pilihan, namun ada beberapa kandidat yang ia pertimbangkan. “Sekarang lagi finalisasi beberapa kandidat. Segera dalam waktu satu atau dua minggu ini. Kami belum bisa mengumumkan,” ujar Joko. “Sama halnya dengan film-film aku yang lain, karakternya harus cocok. Jadi aku tidak melihat apakah dia punya nama atau tidak, mau dia dari Indonesia (atau tidak).”

Meski demikian, Joko memberikan perkiraan tanggal tayang film Gundala. “Kami akan shooting September-Oktober, sehingga kemungkinan akan tayang 2019,” pungkasnya.

05 film gundala

Sumber: Liputan6

Sebelumnya di tahun 1981, sudah ada film Gundala Putra Petir garapan Lilik Sudjio. Teddy Purba berperan sebagai Sancoko, seorang insinyur penemu serum anti-petir yang ironisnya disambar petir dan mendapatkan kekuatan kilat. Di saat itu, ia berubah menjadi Gundala yang mampu bergerak cepat dan mengendalikan petir. Jika lancar, maka film garapan Joko Anwar ini bakal menjadi film kedua Gundala.

Dengan terpilihnya studio baru dan sutradara baru, tentunya adaptasi film Gundala bakal bisa berjalan dengan lancar. Kita bisa berharap yang terbaik untuk Gundala, karena pihak produsen dan sutradara sama-sama memiliki visi yang kuat dan tidak mau kompromi. Pun Joko Anwar merupakan sutradara dengan portfolio film sukses dan tak diragukan lagi kualitasnya.

Film superhero asal Indonesia sudah semakin ramai, dan mengangkat Gundala untuk film superhero Indonesia selanjutnya sepertinya merupakan keputusan yang tepat. Akankah kemunculan Gundala di layar lebar menjadi tonggak baru dalam sejarah komik Indonesia?

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

Dari kiri ke kanan: Herrad (Editor-in-Chief CIAYO Comics), Beny (Head of Comic at CIAYO Comics), Iskandar Salim (Komik Faktap), Borton Liew (Founder & CEO CIAYO Corp)

Komik Faktap dan Perbincangan Seru di Kantor CIAYO Comics

Iskandar Salim, sang mastermind di balik fenomena digital ‘@Komikfaktap’ menyempatkan diri buat bertamu dan bermain-.. more

00-d-nadira

Nadira: Saat Akal Sehat Dikalahkan Oleh Cinta Dan Makhluk Gaib Dunia Lain

Dalam komik Nadira, Gina kehilangan kekasihnya akibat ritual gaib yang janggal. Untuk membawanya kembali, ternyata ada b.. more

00-d-yato-&-iato

Yato & Iato: Monyet Astronot VS Pemburu Alien

Yato & Iato berkisah tentang... Yato dan Iato. Yato adalah monyet astronot, sementara Iato adalah pemburu alien. Apa jad.. more

Pembicara Hebat di BEKRAF Game Prime 2018

Tak hanya menghadirkan berbagai macam game, BEKRAF Game Prime juga bakal membawakan berbagai panel dengan pembicara prof.. more

Melisa Oktorina dan karyanya

Melisa: “People Tell the Most Amazing Story”

Inspirasi bisa datang dari mana saja. Namun, menurut Melisa Oktorina, inspirasi terbaiknya berasal dari cerita orang-ora.. more