Justice League Tak Hanya Ada Dalam Bentuk Film Bioskop Loh! Ini Sejarahnya!

9 months ago
Justice League of America. Sumber gambar: dccomics.com

Film Justice League, walau mendapatkan banyak banget review yang unfavorable alias ngejelekin, merupakan sebuah film yang penting.

Setidaknya untuk para fans komik DC Comics. Karena nama dan istilah “Justice League” bukanlah produk kemarin sore di jagat komik superheroes Amerika Serikat serta dunia. Justice League sudah memiliki sejarah panjang sebelum film tahun 2017 itu dirilis.

Istilah “Justice League” pertama kali digunakan oleh penulis senior DC Comics bernama Gardner Fox tahun 1960, dengan anggota Liga Keadilan itu muncul di komik “The Brave and the Bold” #28. Anggota awal dari Justice League saat itu, alias Founding Members-nya, adalah: Superman, Batman, Aquaman, The Flash, Green Lantern, Martian Manhunter, dan Wonder Woman.

Inilah cikal bakal Justice League. Sumber gambar: youtube.com

Inilah cikal bakal Justice League. Sumber gambar: youtube.com

Dalam perkembangan zaman serta penulisan, Justice League selalu mengalami rotasi dengan penambahan (ataupun sebaliknya, pengurangan) anggota. Seperti yang terlihat di film Justice League saat ini. Anggota Justice League versi DCEU berisikan Superman, Batman, The Flash, Cyborg, Aquaman dan Wonder Woman.

Justice League versi DCEU 2017. Sumber gambar: forbes.com

Justice League versi DCEU 2017. Sumber gambar: forbes.com

Komik solo Justice League sendiri terbit November tahun 1960, dengan judul “Justice League of America” dan menjadi hits saat itu. Komik seri Justice League terus ada dibuat hingga di Modern Age saat ini.

Komik Justice League of America era 60an. Sumber gambar: mycomicshop.com

Komik Justice League of America era 60an. Sumber gambar: mycomicshop.com

Tak hanya komik, media animasi juga memiliki banyak cerita Justice League. Seperti Justice League: The New Frontier dan Justice League Dark. Justice League Dark sendiri menurut saya sangat menarik, karena memiliki elemen supranatural di dalam kisah maupun keanggotaannya. Seperti adanya John Constantine (karakter keren yang berupa seorang pria ahli sihir dengan logat Inggris yang kental) dan Zatanna (seorang pesulap/penyihir seksi dengan kemampuan magis yang tinggi). Bro sis perlu nonton film-film animasi Justice League ini. Worth it untuk waktu yang bro sis miliki.

Film animasi Justice League Dark feat. John Constantine, Zatanna & Batman. Sumber gambar: indiewire.com

Film animasi Justice League Dark feat. John Constantine, Zatanna & Batman. Sumber gambar: indiewire.com

Justice League biasanya menghadapi permasalahan besar yang tidak dapat diatasi sendirian oleh superheroes yang menjadi anggotanya. Persis seperti tagline/quote di film Justice League kemarin. “You Can’t Save The World Alone”. Kamu tidak dapat menyelamatkan dunia sendirian. Para jagoan dunia DC Universe ini harus menyatukan kekuatan dan pemikiran mereka untuk mengatasi serangan yang ada. Di film Justice League, serangan datang dari Steppenwolf dan pasukan Parademons.

Kamu tidak dapat menyelamatkan dunia sendirian. Sumber gambar: geektyrant.com

Kamu tidak dapat menyelamatkan dunia sendirian. Sumber gambar: geektyrant.com

Steppenwolf adalah sosok supervillain klasik DC Comics. Dia diciptakan oleh salah satu “mbah” nya dunia komik superheroes, yaitu mendiang Jack Kirby. Steppenwolf pertama kali muncul perdana tahun 1972 di komik New Gods #7. Secara origin lore/asal muasal, Steppenwolf adalah paman dari supervillain berbahaya sejagat DC Universe, yaitu Darkseid.

Versi komik & versi film dari Steppenwolf. Sumber gambar: youtube.com

Versi komik & versi film dari Steppenwolf. Sumber gambar: Youtube.com

Di film Justice League, para superheroes akan berusaha mencegah Steppenwolf mendapatkan sumber kekuatan kuno “Mother Boxes” yang disimpan ribuan tahun di bumi oleh manusia, Amazon, dan bangsa Atlantis. Di film Justice League juga diterangkan secara singkat sejarah tentang Mother Boxes ini hingga alasan mengapa Steppenwolf menginginkannya.

Sumber kekuatan yang dicari oleh Steppenwolf. Sumber gambar: screenrant.com

Sumber kekuatan yang dicari oleh Steppenwolf. Sumber gambar: screenrant.com

Sementara di komik atau animasi Justice League, tema yang digunakan tentunya berbeda dari film teatrikal Justice League. Hal ini merupakan kewajaran di bisnis komik dan film Amerika. Diferensiasi ataupun pembedaan produk yang berjudul sama sudah lazim dilakukan. Ini juga bertujuan memperluas pendapatan/profit dari setiap IP yang dimiliki oleh studio komik dan film. Dalam hal ini, DC Comics dan Warner Bros.

Justice League versi film dan versi komik. Sumber gambar: pinterest.com / @wondervaughn

Justice League versi film dan versi komik. Sumber gambar: pinterest.com/@wondervaughn

Dengan kurang bagusnya review yang didapat oleh film Justice League (sesuatu yang absurd, menurut saya, karena filmnya bagus | tapi mungkin saya juga sedikit bias dalam hal ini, hehehe) jadi menimbulkan kekhawatiran di kalangan fans mengenai kemungkinan tidak akan ada sekuel dari Justice League. Memang film ini baru rilis beberapa hari saja (premiere resmi tanggal 17 November 2017) sehingga total pendapatan belum bisa dihitung. Tapi dengan gencarnya bad review/campaign atas Justice League mungkin akan membuat para boss di Warner Bros. sedikit paranoid soal kemungkinan sekuelnya.

Film teater Justice League mungkin sedikit bermasalah dengan kritikus, tapi semoga saja di akhir masa penayangan bioskopnya, Justice League dapat mencapai titik aman untuk kemungkinan dibuatnya sekuel.

Tidak, Barry. Kau tidak boleh menyimpan Batarang itu. Sumber gambar: collider.com

Tidak, Barry. Kau tidak boleh menyimpan Batarang itu. Sumber gambar: collider.com

Ayo nonton film Justice League, bro sis! Gak harus baca komik atau nonton kartunnya dulu (walau disarankan), karena film Justice League merupakan film aksi superheroes seru yang sayang untuk dilewatkan. Have fun!

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Sumber: variety.com

Review Film Loveless: Pudarnya Seorang Anak Akibat Rasa Sakit yang Dicipta Orangtuanya

“Loveless” bergerak dalam tema yang tidak jauh dari film-film Andrey lainnya. Hanya saja kali ini suasana yang diban.. more

Sumber gambar: playground.ru

Game Tembak Klasik The House of the Dead Kembali dengan ‘Scarlet Dawn’

Bro sis penggemar video game yang sempat merasakan kejayaan era arcade/dingdong tahun 90an hampir pasti pernah melihat d.. more

Sumber: myanimelist.net

Ingin Move on dari Idol 3 Dimensi? Coba beralih ke Idol 2 Dimensi ini

Bagi penggemar setia, skandal percintaan dianggap salah satu bentuk pengkhianatan yang dilakukan oleh idol terhadap fans.. more

Sumber: www.comingsoon.net

The Cloverfield Paradox: Tidak Semua yang Mengejutkan Itu Baik

Tahun ini, “Cloverfield” muncul dengan judul “The Cloverfield Paradox” yang “sedikit” agak memaksa para peni.. more

Komik Komedi Online

Deretan Komik Komedi yang Ngeselin, Tapi Lucu

Kumpulan komik lucu ini nggak hanya bisa bikin kamu ketawa, tapi juga saking lucunya bisa bikin kamu kesal sendiri!.. more