Kerja Bareng Studio Ghibli Katanya Mirip Skripsi

1 year ago
Sumber: Glyphs.Co

Ada yang menarik dari konferensi pers Studio Ghibli kemarin (30/3) di Ritz Carlton Ballroom, Pacific Place. CEO dari Kaninga Pictures, Willawati, berkata bahwa kepercayaan dan tanggung jawab yang sudah diberikan Studio Ghibli dalam membawakan The World of Ghibli di Jakarta merupakan sesuatu yang luar biasa sekaligus membuatnya gugup. Lah, kok gugup? Emangnya ada apa dengan Studio Ghibli?

Konferensi pers World of Ghibli Jakarta. Photo by CIAYO  Pictures

Konferensi pers World of Ghibli Jakarta. Photo by CIAYO Pictures

Jawabannya ternyata cuma satu: mereka killer abis!

Hal ini rupanya diamini oleh Bisri Mustova, seorang desainer Indonesia yang berjasa dalam mendesain logo The World of Ghibli Jakarta. Pria yang kerap disapa Mas Ova ini bilang, semua desain yang menggunakan materi Studio Ghibli harus melalui persetujuan ketat dari pusat. “Salah sedikit saja langsung dicoret-coret,” katanya.

Willawati, sementara itu, mengaku bahwa hal ini sudah biasa. “Bekerja sama dengan Studio Ghibli sudah mirip seperti dibimbing dosen killer.”

Waduh, Bu!

Sumber: Glyphs.Co

Sumber: Glyphs.Co

Sampai ke hal kecil pun, Studio Ghibli tetap mempertahankan keaslian dan kualitas desain yang akan ditunjukkan ke khalayak ramai.

Porco Rosso (Sumber: rotoscopers.com)

Porco Rosso (Sumber: rotoscopers.com)

Misalnya saja nih, kita ambil contoh Porco Rosso. Untuk desain pesawat Porco Rosso yang akan direalisasikan di ekshibisi World of Ghibli Jakarta nanti, Studio Ghibli benar-benar memperhatikan skala, ukuran, bahkan suku cadang pesawat terbang yang akan dibuat. Nggak hanya sekali aja mereka kasih saran dan kritik untuk para desainer Indonesia yang turut terlibat dalam kerja sama ini.

Sumber foto: imgv2-1-f.scribdassets.com

Sumber foto: imgv2-1-f.scribdassets.com

Tapi masuk akal sih sebenernya, gaes. Kalau kalian pernah melihat artbook Hayao Miyazaki, kalian bakal melihat seberapa detilnya maestro Ghibli ini dalam membuat tiap filmnya. Bukan rahasia lagi kalau Miyazaki adalah penggemar mesin-mesin tua dan pesawat. Tiap baut aja digambar detil banget! Karena itulah, Studio Ghibli juga menuntut detil dan kejelian yang sama dari mata para desainer Indonesia.

Duhhh. Jadi pekerja kreatif memang susah ya. Kerja keras ga dipuji. Kalau kicer sedikit aja udah kena semprot. Tapi, buat yang udah bertahun-tahun mendalami kerja kreatif, ini sih katanya udah biasa. Industri kreatif memang sarat dengan perfeksionisme—apalagi yang sekelas Studio Ghibli! Kalian sendiri sebagai pekerja kreatif, sering ngga merasakan yang seperti ini? Share di kolom komentar dong! Biar kita bisa berbagi rasa baper ini…

 

About Author

Inri

Inri

Writer, musician, and a certified procrastinator, Inri is an elusive creature who writes once in a blue moon. The only known way to summon this mystical being is to call its name three times in front of a pizza. No one would come, but at least you have a pizza.

Comments

Most
Popular

00 d hadiah CIAYO Comics Challenge Vol. 3

Ini Dia Hadiah CIAYO Comics Challenge Vol. 3 Untuk Para Pemenang!

CIAYO Comics Challenge Vol. 3 memperebutkan total hadiah sebesar 450 juta Rupiah lebih! Ada laptop, tablet, konsol game,.. more

Yuk, Dukung Game Asal Indonesia Memenangkan International Mobile Gaming Awards Southeast Asia 2017!

Ajang penghargaan mobile gaming terbaik kawasan Asia Tenggara ini sudah mengumumkan nama-nama nominasinya pada 5 Septemb.. more

(from : thefamicast.com)

Bersiaplah Menyambut Tokyo Game Show 2017

Cihuiii, Tokyo Game Show (TGS) 2017 bakalan digelar lagi nih guys. Acara game terbesar di Jepang ini bakalan resmi dibuk.. more

Anime Horror

Anime – Anime Horror Ini Pasti Diingat Anak 90an

Buat anak 90an, ngaku deh di banding hapalin pelajaran, pasti kalian lebih hapal dengan jadwal anime yang tayang di tivi.. more