Ketika Komik dan Seni Rupa Dipertemukan

6 months ago
(Sumber : Koleksi pribadi)

Kamu yang suka sama komik pastinya sudah taukan tentang kompetisi seni rupa Indonesia Art Award (IAA). Acara ini diselenggarakan oleh Yayasan Seni Rupa Indonesia (YSRI) sejak tahun 1994 dan tercatat sebagai kompetisi seni rupa tahunan pertama yang menerapkan open call. Sejak tahun 2013 acara Indonesia Art Award  ini disponsori oleh Gudang Garam, kini Indonesia Art Award berganti nama menjadi Gudang Garam Indonesia Art Award atau GGIAA.

(Sumber :Koleksi pribadi)

Sumber : Koleksi pribadi

Kamu yang mau datang ke acara ini tenang aja, karena Gudang Garam Indonesia Art Award ini gratis, tidak dipungut biaya apapun. Selain itu, pengunjung juga bisa untuk bebas berfoto denga karya seni yang di tampilkan di sana, jadi lumayan bisa dapat spot keren untuk mengisi feeds Instagram kamu. Haha.

Nah, di tahun ini IAA di selenggarakan pada tanggal 2 sampai 18 April 2018 di Galeri Nasional Jakarta yang dibuka pada jam 10 pagi sampai 7 malam.

(Sumber :Koleksi pribadi)

Sumber : Koleksi pribadi

Dengan memiliki tema “Dunia Komik”. acara tahun ini memiliki tujuan untuk mempertemukan dunia komik dan dunia seni rupa. Hal tersebut pun terbukti dengan banyaknya karya-karya yang dipamerkan pada acara tersebut. Banyak karya unik dan kreatif seperti pembuatan komik strip 3 dimensi tentang kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, pop art, pembuatan komik dari kaleng bekas, pintu, hingga sarung bantal dan masih banyak yang lainnya.

Sumber :Koleksi pribadi

Sumber : Koleksi pribadi

Sumber :Koleksi pribadi

Sumber : Koleksi pribadi

Saat memasuki Galeri Nasional, pengunjung akan disuguhkan dengan sejarah komik dari awal mula munculnya komik hingga perkembangan komik secara digital. Perkembangan komik di Indonesia dimulai pada tahun 1920-an, banyak ditemukan kartun strip. Salah satunya seri komik strip yang memunculkan tokoh “Kromo”. Memasuki tahun 1950-an ada polemik tentang komik yang dianggap sebagai karya seni yang rendah. Di tahun itu para kreator seniman dan penerbit komik berusaha membuat dan menerbitkan komik dengan tema nasional dan membuat komik yang berkualitas. Beberapa komik yang berhasil diterbitkan diantaranya Hang Tuah, Sri Asih dan Gatot kaca yang muncul dalam seri Mahabrata.

Sumber :Koleksi pribadi

Sumber : Koleksi pribadi

Di tahun 2000-an, penggemar komik mulai turut menerbitkan ulang komik lama. Komik dan karakter di dalamnya mulai dilihat sebagai suatu karya hak cipta. Memasuki era digital semakin banyak aplikasi dengan platform baca komik secara digital, salah satunya adalah CIAYO Comics, yang menjadi platform baca komik indonesia gratis dan sebagai media atau tempat para komikus Indonesia bisa menyalurkan karyanya.

Sumber : Koleksi pribadi

Sumber : Koleksi pribadi

Masih ada waktu nih buat kamu yang mau lihat karya seni keren buatan anak bangsa. So, buruan ajak teman-teman kamu untuk datang ke Gudang Garam Indonesia Art Award 2018.

About Author

Nanda Agustin

Nanda Agustin

"A person who never make a mistake, never tried anything new" - Albert Einstein

Comments

Most
Popular

Sumber: urbanmatter

Mengintip Perayaan Halloween di Negara Asia

Bulan Oktober identik banget dengan perayaan hari Halloween, terutama di negara barat. Nah, sebelum membahas lebih jauh .. more

Papers Please – The Short Film: Intrik Dan Drama Di Perbatasan

Film pendek Papers Please berhasil menangkap nuansa kelam dan ketegangan di perbatasan negara komunis, secara realistis .. more

Dapat Ulasan Positif, Developer God of War Tak Kuasa Menahan Tangis

Baru saja rilis, game God of War terbaru memancing reaksi positif. Tim developernya menanggapi dengan penuh haru!.. more

Sumber: japantimes

Inilah Hal Yang Wajib Dipatuhi Oleh Orang Jepang dan Korea Saat Bekerja

Di Jepang, orang yang bekerja di kantor, biasanya punya budaya untuk makan malam bersama. Wajar memang. Tapi dalam makan.. more