[KONTEN KHUSUS 18+] Apakah Fan Service di Anime Itu Dibutuhkan???

4 months ago

Pernahkah kalian mendengar istilah Fan Service di anime? Istilah ini sering muncul di forum-forum pecinta manga dan anime. Biasanya sih istilah ini sering dibahas pada manga / anime yang memiliki genre ecchi dan harem.

(stuffpoint.com)

(stuffpoint.com)

Buat kalian pecinta manga dan anime Jepang, sudah tentu paham banget dengan istilah ini. Fan Service (layanan-penggemar) adalah istilah yang dipakai untuk menayangkan adegan semi-pornografi yang ada di dalam anime dan manga, sebagai salah satu bentuk hiburan pendukung yang tidak mesti menjadi elemen integral dari sebuah cerita. Secara umum, istilah ini lebih mengarah ke hal-hal yang berbau seksualitas, seperti adegan di mana cewek mengenakan pakaian yang tipis ataupun terbuka, menonjolkan belahan dada, menyorot celana dalam, adegan telanjang (biasanya adegan mandi) dan sebagainya.

(youtube.com)

(youtube.com)

Namun jika gambar tersebut menampilan wanita telanjang bulat tanpa memakai sehelai pakaian pun dan tanpa sensor, hal itu tidaklah bisa disebut sebagai Fan Service. Sebab pada umumnya hanya menampilkan beberapa bagian tubuh wanita. Untuk bagian wanita seperti kemaluan dan payudara seharusnya tidak boleh diperlihatkan. Meskipun ada beberapa anime tetap menampilkan bagian payudara tanpa sensor, tetapi pada bagian kemaluannya tetap ditutupi suatu obyek alias disensor.

(matome.naver.jp)

(matome.naver.jp)

Tidak dapat dipungkiri sih ya, saat ini banyak sekali anime dan manga yang menjadikan Fan Service sebagai “jualan” utamanya, meski ceritanya tidak berbau pornografi sama sekali pada awalnya. Entah permintaan pasar atau sekadar ikut-ikutan trend saja, sebab anime yang memiliki Fan Service berbau seksualitas sudah pasti laris manis di pasaran. Akibatnya, sekarang banyak anime yang bisa dibilang jelek dan buruk bila ditinjau dari sisi alur ceritanya karena hanya mengandalkan Fan Service saja. Bahkan sejumlah orang muak dan menganggap anime yang “jualannya” Fan Service sebagai anime sampah.

(desktop.fansshare.com)

(desktop.fansshare.com)

Hal ini jelas sudah menyalahi tujuan awal dimunculkan Fan Service. Pada mulanya, Fan Service dipakai sebagai penyegar setelah menonton suatu bagian yang cukup berat. Biasanya muncul setelah ada adegan salah satu konflik. Walaupun sebenarnya bisa saja diganti dengan guyonan atau kekonyolan tingkah para karakter animenya juga.

(pharaodopazo.blogspot.com)

(pharaodopazo.blogspot.com)

Lalu sebenarnya, Fan Service itu diperlukan atau tidak? Sebetulnya tidaklah mengganggu jika tidak ditampilkan terlalu banyak. Hal ini malah membuat anime tersebut tidak membosankan. Masih banyak orang-orang yang cukup menikmati. Hanya saja tayangan Fan Service yang berlebihan jelas akan mengganggu jalan cerita sebuah anime. Sebab bukan jalan cerita yang kita dapatkan melainkan hanya sekadar tayangan gambar-gambar seronok.

(knowyourmeme.com)

(knowyourmeme.com)

Intinya sih tinggal bagaimana persepsi kalian menyikapinya. Kalau memang tidak suka, yasudah gampangnya kalian tinggal cari anime genre lain. Sebab masih banyak kok guys, anime lain dengan isi cerita yang bagus dan minim Fan Service yang bisa ditonton.

(fanpop.com)

(fanpop.com)

Oiya, sekedar saran nih guys, dimohon untuk jenis anime dengan banyak Fan Service agar dijauhkan dari jangkauan anak-anak, ya. Karena mereka belum cukup umur untuk melihat tayangan anime yang terlalu vulgar seperti itu. Untuk anak kecil, sebaiknya berikan anime dengan genre comedy, school, dan action kepahlawanan gitu. Sebab anime tersebut lebih menghibur dan bermanfaat bagi anak-anak daripada harus menonton anime dewasa. Keep positive…

About Author

Patricia Trisnawati

Patricia Trisnawati

Wanita berdarah Jawa ini sejak di bangku kuliah sudah aktif di dunia broadcasting. Baik menjadi penyiar radio di kampus, dan menjadi reporter radio lokal di Jogja. Pernah pula bekerja aktif sebagai reporter, penulis naskah, dan voice over artist di salah satu media televisi swasta ternama. Motto hidupnya adalah "Kerja keras tidak akan pernah mengkhianati hasil yang didapat."

Comments

Most
Popular

(CIAYO Comics)

Sekarang Kamu Juga Berkesempatan Jadi Author Official CIAYO Comics!

Tidak terasa, CIAYO Comics One Shot Challenge Vol. 2 sudah memasuki tahap penjurian. Masih ada kesempatan buat jadi auth.. more

Rikka, Love, Chunibyo & Other Delusions – Take On Me. Sumber: rightstuffanime

Pasangan Chunibyo Bertemu Dalam Anime Love, Chunibyo & Other Delusions – Take on Me

Berjudul Love, Chunibyo & Other Delusions – Take On Me, film ini akan rilis pada tanggal 6 Januari 2018. Film ini meru.. more

(ja-renders.deviantart.com)

Serunya Bunuh-Bunuhan Sama Zombie di The Last of Us

Setelah sukses dengan The Last Of Us Part 1 yang dirilis pada tahun 2013 silam, Playstation memperkenalkan kisah lanjuta.. more

Mary and The Witch's Flower (Sumber: youtube.com)

Anime Bergaya Ghibli: Mary and The Witch’s Flower

Anime Mary and The Witch’s Flower merupakan anime pertama produksi Studio Ponoc. Namun, yang menjadi perbincangan dari.. more

CIAYO Comics One Shot Challenge Diperpanjang Guys!

CIAYO Comics One Shot Challenge diperpanjang, guys!!! Buruan bikin komiknya dan submit!.. more