Kue Panjang Umur Jepang Ini Dapat Menyebabkan Kematian Mendadak

6 months ago
Sumber gambar: hawaiihome.me

Kue Mochi. Apa bro sis pernah nyobain kue dari Jepang ini?

Mochi, atau dalam bahasa aslinya ditulis , もち , pada prinsipnya adalah kue beras. Bahan utama pembuatannya adalah beras gluten khas Jepang yang dinamakan ‘Mochigome’. Mochigome ditumbuk di dalam wadah berulang kali dengan di campur air hingga berbentuk pasta yang lengket serta elastis untuk kemudian dibentuk sesuai pesanan atau keinginan. Proses pembuatan kue tersebut disebut sebagai ‘Mochitsuki’. Kue ini dapat dimakan kapan saja sepanjang tahun, namun lebih populer saat tahun baru tiba.

Mochitsuki. Sumber gambar: japonismo.com

Mochitsuki. Sumber gambar: japonismo.com

Sejarah awal mula Mochi sulit untuk dipastikan, tapi sepertinya kue ini mulai ada sejak beras jadi bagian penting kultur Jepang pada era Yayoi (300 tahun sebelum Masehi) di wilayah Yamato. Di era Heian (794-1192 Masehi) Mochi merupakan persembahan untuk para dewa yang dilakukan di kuil-kuil Shinto. Di era ini pula Mochi mulai di-populerkan sebagai makanan untuk tahun baru. Mochi dijadikan sebagai perlambang panjang umur dan kemakmuran. Mochi juga disebutkan dalam novel yang tercatat sebagai novel tertua di kebudayaan Jepang, yaitu novel “The Tale of Genji”.

Penampilan era Heian. Sumber gambar: pinterest.com.au

Penampilan era Heian. Sumber gambar: pinterest.com.au

Dalam perkembangan era modern, Mochi mengalami beberapa perubahan dan pergeseran dibandingkan saat era-era kuno sebelumnya, namun tidak dalam skala drastis yang jadi mengubah khas-nya Mochi. Mochi masih tetap dibuat dari beras ber-gluten, namun kini memiliki beraneka rasa dan tampilan jika dibandingkan Mochi yang berasal dari ratusan tahun yang lalu. Mochi dengan rasa choco atau green tea misalnya. Itu merupakan kreasi modern untuk kue beras tradisional ini, berhubung kue Mochi klasik hanya memiliki satu rasa saja.

Olahan modern kue Mochi. Sumber gambar: amazon.ca

Olahan modern kue Mochi. Sumber gambar: amazon.ca

Tak hanya di tahun baru, di musim-musim lain pun Mochi memiliki peranan di dalamnya.

Seperti misalnya ‘Sakuramochi’ di musim semi yang populer karena penampilan pink-nya yang imut berbungkus daun cherry yang dapat dimakan.

Sakuramochi. Sumber gambar: thespruce.com

Sakuramochi. Sumber gambar: thespruce.com

Atau di Hari Anak-Anak (yang jatuh setiap tanggal 5 Mei di Jepang) ada Kashiwa-mochi dan Chimaki yang dibuat khusus untuk perayaan hari itu.

Kashiwa-mochi. Sumber gambar: aimadeitforyou.com

Kashiwa-mochi. Sumber gambar: aimadeitforyou.com

Mochi bukan saja enak dimakan, tapi proses pembuatannya pun seru untuk dilihat. Secara tradisional, proses pembuatan Mochi (atau Mochitsuki) adalah proses yang melelahkan untuk pembuatnya. Mochitsuki biasanya melibatkan dua orang yang berbagi tugas; satu orang menumbuk adonan dengan palu khusus dan yang satunya lagi menambahkan air secara konstan di setiap tumbukan palu.

Mochitsuki yang seru. Sumber gambar: mod.go.jp

Mochitsuki yang seru. Sumber gambar: mod.go.jp

Proses ini memerlukan koordinasi serius dari kedua pembuat Mochi ini karena memiliki resiko cedera jika salah membaca timing saat menumbuk adonan. Mochitsuki sangat seru untuk dilihat, bahkan belakangan menjadi atraksi tersendiri dari para pembuat Mochi tradisional. Salah satu aksi Mochitsuki bisa dilihat di rekaman yang beredar di YouTube ini:

Dan walaupun menyandang status sebagai “kue panjang umur”, tapi tak jarang kue ini malah menjadi penyebab kematian mendadak di Jepang. Lho? Koq bisa begitu?

Karena tersedak.

Kue Mochi memiliki tekstur kenyal, lengket dan liat. Kira-kira seperti dodol kalau di kultur Indonesia. Karena teksturnya inilah kue Mochi, jika memakannya dengan terburu-buru atau ‘salah’, bisa menyebabkan penyumbatan di leher yang tentu saja akan mengganggu sistem pernafasan.

Hal ini merupakan masalah serius. Limabelas orang di Jepang masuk rumah sakit beberapa hari yang lalu saat memakan Mochi saat perayaan tahun baru di Tokyo. Dua di antaranya (berusia 50an & 80an) tewas. Para korban memang semuanya tergolong lansia, antara 55 hingga 90 tahunan.

Departemen DamKar Tokyo bahkan sampai harus mengeluarkan peringatan tahunan soal ‘bagaimana memakan kue Mochi yang baik untuk menghindari resiko tersedak’. Salah satu cara adalah dengan memotong kue Mochi menjadi bagian-bagian kecil untuk meminimalisir kemungkinan kue Mochi nyangkut di tenggorokan.

Peringatan akan bahaya tersedak kue Mochi. Sumber gambar: sbs.com.au

Peringatan akan bahaya tersedak kue Mochi. Sumber gambar: sbs.com.au

Petunjuk untuk mengatasi tersedak kue Mochi dalam bahasa Jepang. Sumber gambar: sbs.com.au

Petunjuk untuk mengatasi tersedak kue Mochi dalam bahasa Jepang. Sumber gambar: sbs.com.au

Nah… siapa yang mau makan kue Mochi? Kini ada banyak penjual kue ini di berbagai kota di Indonesia. Bro sis bisa membelinya melalui toko maupun online store. Atau bro sis berminat melakukan Mochitsuki sendiri? Hati-hati ya! Awas tersedak.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Hasil Studi Banding Saya Ke Jepang: Tamparan Keras Bagi Indonesia

Beberapa waktu lalu, saya pergi ke Jepang untuk melihat Sakura. Namun saya belajar banyak hal... more

Serial Netflix “Stranger Things. (Sumber gambar: wikipedia.org)

Stranger Things – Serial Netflix Tentang Dunia Lain Yang Menegangkan

Serial ‘horror sci-fi’ ini bakal memasuki season keduanya pada 27 Oktober 2017 nanti, yang bertepatan juga dengan Ha.. more

Sumber: wallpapercave.com

Cinderella Diet: Metode Diet Ekstrim yang Berbahaya Menurut Ahli Gizi

Banyak trend yang berasal dari Jepang yang ‘harmless’ alias tidak berbahaya untuk diikuti dan/atau ditiru. Namun sep.. more

[LIPUTAN] Kemeriahan Indonesia Comic Con 2017

Siapa yang tidak tahu Comic Con, pameran pop culture yang sudah dihelat di berbagai negara ini diselenggarakan juga di I.. more

Si Buta dari Gua Hantu (jagoan-ku.blogspot.com)

Menguak Ayah Si Buta Dari Gua Hantu

Mau tahu ayah Si Buta Dari Gua Hantu? Kalo Ganes TH kenal nggak? Baca artikel selengkapnya!.. more