“Lady Bird”, Film Terbaik Di National Society of Film Critics

6 months ago
sumber: http://variety.com

National Society of Film Critics (NSFC) adalah sebuah organisasi berisikan para kritikus film Amerika jurnalis dari berbagai surat kabar populer yang memiliki sekitar 60 anggota. Setiap tahun NSFC selalu mengadakan acara penghargaan kepada para penggiat film. Organisasi ini terkenal dengan pilihan film-film yang punya selera tinggi, oleh sebab itu, NSFC sering juga disebut sebagai penghargaan kritikus paling bergengsi di Amerika Serikat.

sumber: www.tracking-board.com

sumber: www.tracking-board.com

Ada 10 kategori untuk nominasi pada acara ini. Kategori paling bergengsi ialah Best Film. Tahun lalu pemenang Best Film jatuh kepada “Moonlight” film yang juga berhasil memenangkan katagori Best Picture di ajang Oscar tahun lalu.

sumber: saportareport.com

sumber: saportareport.com

Tahun ini tepatnya 6 Januari 2018 penghargaan tertinggi itu dimenangkan oleh “Lady Bird” karya Greta Gerwig. Greta Gerwig sendiri merupakan aktris asal California keturunan Jerman, Irlandia, dan Inggris. Dia mengawali karir sutradaranya pada tahun 2008 lewat film “Nights and Weekends”, film drama romantis yang masuk di Alliance of Woman Film Journalists 2008, serta Film Independent Spirit Awards pada tahun 2010.

sumber: www.goldderby.com

sumber: www.goldderby.com

Pada mulanya Greta Gerwig adalah seorang aktris yang bermain di sebuah serial TV berjudul “Young American Bodies” tahun 2006. Setelah itu, kurang lebih 40 film yang sudah dibintanginya hingga saat ini. Ketertarikan Greta pada dunia film semakin besar, karena dia juga pernah memproduseri beberapa film serta menjadi penulis skenario.

Tahun ini, film layar lebar ke-2 Greta, “Lady Bird” berhasil terpilih menjadi film terbaik di NSFC. “Lady Bird” bercerita tentang kehidupan remaja di awal tahun 2000an, yang mengalami banyak masalah kehidupan khas anak remaja. Film kehidupan yang sekilas terlihat sederhana ini punya banyak kritik sosial yang cerdas, dengan dialog padat, tapi tampil ringan. Menonton film ini seperti sedang melihat ke dalam diri kita sendiri, masa-masa muda yang penuh masalah dan krisis kepercayaan diri.

sumber: www.indiewire.com

sumber: www.indiewire.com

Keberhasilan “Lady Bird” tidak terlepas dari sederet cast-nya yang berhasil menghidupkan setiap adegan dalam film ini. Sebut saja Saoirse Ronan yang berperan sebagai Christine alias Lady Bird yang berhasil membingkai sosok remaja yang penuh dengan kemarahan atas keadaan hidupnya. Lalu ada Laure Metcalf sebagai Marion (ibu Christine), dan ada Lucas Hedges sebagai Danny O’Neill yang tampil cerdas sebagai sahabat Christine.

Sumber: theplaylist.net

Sumber: theplaylist.net

Selain “Lady Bird”, film lainnya yang juga bersaing dan mememangkan penghargaan di kategori berbeda ialah “Get Out”, “Phantom Thread”,Call Me by Your Name”, “Graduation”, dan masih banyak lagi, seperti:

Best Film: “Lady Bird” (Runners-up: “Get Out”; “Phantom Thread”)

Best Director: Greta Gerwig, “Lady Bird” (Runners-up: Paul Thomas Anderson, “Phantom Thread”; Jordan Peele, “Get Out”)

Best Actor: Daniel Kaluuya, “Get Out” (Runners-up: Daniel Day-Lewis, “Phantom Thread”; Timothée Chalamet, “Call Me by Your Name”)

Best Actress: Sally Hawkins, “The Shape of Water” (Runners-up: Saoirse Ronan, “Lady Bird”; Cynthia Nixon, “A Quiet Passion”; Frances McDormand, “Three Billboards Outside Ebbing, Missouri”)

Best Supporting Actor: Willem Dafoe, “The Florida Project” (Runners-up: Michael Stuhlbarg, “Call Me by Your Name,” “The Shape of Water” and “The Post”; Sam Rockwell, “Three Billboards Outside Ebbing, Missouri”)

Best Supporting Actress: Laurie Metcalf, “Lady Bird” (Runners-up: Lesley Manville, “Phantom Thread”; Allison Janney, “I, Tonya”)

Best Screenplay: Greta Gerwig, “Lady Bird” (Runners-up: Jordan Peele, “Get Out”; Paul Thomas Anderson, “Phantom Thread”)

Best Foreign Language Film: “Graduation” (Runners-up: “Faces Places”; “BPM (Beats Per Minute)”)

Best Non-Fiction Film: “Faces Places” (Runners-up: “Ex Libris – The New York Public Library”; “Dawson City: Frozen Time”)

Best Cinematography: Roger Deakins, “Blade Runner 2049” (Runners-up: Hoyta van Hoytema, “Dunkirk”; Alexis Zabe, “The Florida Project”)

Film Heritage Award: Dan Talbot, for his pioneering work as an exhibitor and distributor in bringing worldwide cinema to the United States.

Dilihat dari semua kategori pememang penghargaan, film “Lady Bird” berhasil memenangkan cukup banyak penghargaan. Bayangin aja, dari 6 nominasi, Lady Bird berhasil menyabet 5 penghargaan. Mulai dari film terbaik, sutradara terbaik, skenario terbaik, hingga aktris pendukung terbaik.

Bagaimana menurut bro sis?  Setuju gak dengan keputusan para dewan juri untuk hal ini? Silahkan tulisa pendapat kalian di kolom komentar, ya!

About Author

Loganue Saputra Jr.

Loganue Saputra Jr.

Alfian Noor atau yang memiliki nama pena Loganue Saputra Jr. penulis novel Bersamamu dalam Batas Waktu (2014), selain suka menulis fiksi, ia juga memiliki hobi bermain video game, melukis, serta menonton film. Saat ini tinggal di Samarinda Kalimantan Timur dan aktif di Instagram @alpiannoor

Comments

Most
Popular

Sumber gambar: himi.wpblog.jp

[Museum Ninja Hattori] Kampung Halaman Pencipta Ninja Hattori Kini Jadi Pusat Wisata!

Jadi mangaka “Fujiko Fujio” adalah sebuah team yang terdiri dari dua orang berbeda dan menghasilkan karya-karya yang.. more

Sumber: redbull.com

Sukses Dengan Pokemon Go, Pokemon Kembali Merilis Game Terbarunya

Kalau kemarin kita dihebohkan dengan kehadiran game fenomenal, Pokemon Go, kali ini Pokemon kembali meliris game-nya yan.. more

Sekuel dari film klasik Robin Williams. Sumber gambar: wallpapermade.com

Jumanji: Welcome to the Jungle – Sekuel Jumanji Yang Tidak Diperlukan?

Apakah Jumanji: Welcome to the Jungle memang sebuah film yang bagus (atau malah lebih bagus dari versi original?) atau t.. more

(from : otakukart.com)

Meski Kalah Rating, One Piece Tetap Terpopuler

Jika kita membicarakan tentang kepopuleran, tentu saja anime One Piece lebih populer karena selalu mendapatkan rating ya.. more