La’komfest 2017, Saat Anak Medan Semakin Serius Ngomik Digital

1 year ago
La’komfest 2017 digelar di Kafe Potret Medan. Sumber gambar: facebook.com/HarryRezqiano

La’komfest 2017

Kota Medan di pulau Sumatera semakin menggeliat di dunia pop culture Indonesia. Acara dan hal-hal yang berkaitan dengan pop culture semakin sering diadakan, seperti misalnya tempo hari ada Little Akihabara yang menampilkan cosplayer bertaraf nasional dan internasional.

Terkini, anak-anak Medan kembali menggelar acara bertemakan pop culture.

Kali ini khusus untuk pecinta komik, terutama komik webtoon. Komik webtoon merupakan format komik yang sedang populer belakangan ini di beragam media sosial serta website dan apps yang mendedikasikan diri pada komik digital update. Acaranya diberi nama Lapak Komik Festival 2017, dan disingkat jadi La’komfest 2017.

Baliho besar La’komfest 2017 Medan. Sumber gambar: facebook.com/HarryRezqiano

Baliho besar La’komfest 2017 Medan. Sumber gambar: facebook.com/HarryRezqiano

Yang membuat La’komfest 2017 ini jadi lebih seru dan spesial adalah karena kehadiran salah satu tim CIAYO Comics, Awe.

Sumber: La'komfest

Awe, bersama dengan tim komik Digidoy. Sumber: La’komfest

CIAYO Comics adalah sebuah nama yang semakin diperhitungkan di bisnis komik webtoon belakangan ini. Apalagi situs komik online gratis ini asli buatan dan dijalankan putra putri Indonesia. Platform ini juga memiliki visi untuk menjadikan komik webtoon buatan Indonesia agar semakin punya nama, fans dan posisi di belantara komik webtoon dunia saat ini.

CIAYO Comics. Pemain penting komik webtoon Indonesia. Sumber gambar: play.google.com

CIAYO Comics. Pemain penting komik webtoon Indonesia. Sumber gambar: play.google.com

La’komfest 2017 memiliki deretan kegiatan yang menarik.

Misalnya workshop tips & tricks dalam pembuatan komik strip digital. Workshop ini dipandu oleh Dody Pratama dari Digidoy Komik.

Digidoy Komik. Webcomic populer dari Medan. Sumber gambar: ziliun.com

Digidoy Komik. Webcomic populer dari Medan. Sumber gambar: ziliun.com

Digidoy Komik adalah nama yang populer di kalangan pembaca komik digital Medan belakangan ini. Karya-karya mereka sudah sangat familiar, terutama bagi masyarakat kota Medan. Dan Digidoy juga sudah tayang di CIAYO Comics dengan judul ‘Kek Ginilah Indonesia‘. Dengan ciri khas suasana lokal/Medan yang kental (termasuk gaya bahasa) dan tema komedi situasi membuat Digidoy berhasil meraih fans tidak hanya dari kota Medan namun juga dari kota lain di Indonesia.

Digidoy juga tampil di Ciayo Comics. Sumber gambar: twitter.com/digidoy

Digidoy juga tampil di Ciayo Comics. Sumber gambar: twitter.com/digidoy

Setelah workshop, tiba giliran Awe dari CIAYO Comics yang naik panggung.

Mas Awe membawakan topik “Manajemen IP/Intellectual Property/Kepemilikan Hak Akan Karya Lewat Platform Digital”. Dalam wawancara singkat saya dengan pria ramah ini, Awe menjelaskan banyak hal. Selain datang untuk memperkenalkan platform CIAYO Comics kepada anak-anak Medan, CIAYO Comics juga bertujuan memberikan edukasi manajemen intellectual property dalam platform digital dari karakter komik seorang komikus agar rapi dan dapat menghasilkan pendapatan bagi komikus itu sendiri.

Mas Awe, saat berada di panggung utama. Sumber gambar: La'komfest

Mas Awe, saat berada di panggung utama. Sumber gambar: La’komfest

Masih menurut Awe, CIAYO Comics memiliki misi untuk membantu para komikus lokal dalam pendistribusian komik/IP komikus lokal secara digital, karena format ini diyakini akan semakin jadi pilihan di masa mendatang.

Dan CIAYO Comics tidak hanya fokus di pulau Jawa atau Sumatera saja, tapi nasional. Karena potensi komik Indonesia dengan nuansa lokal, menurut Awe, tidak hanya ada di dua atau tiga tempat di Indonesia. Bisa saja ada komik bernuansa lokal yang bisa populer secara nasional dan berasal dari Padang, Kalimantan, atau bahkan Papua sekalipun. Dan para komikus ini dapat mengatur IP mereka agar dapat rapi dan bersaing di platform digital yang semakin populer dewasa ini.

CIAYO Comics juga ikut merintis pembentukan semacam asosiasi, AKSI/Asosiasi Kreator Seluruh Indonesia (nama sementara), dimana nantinya para komikus lokal dapat bersinergi bersama-sama dalam mempomosikan karya secara global hingga ke luar negeri. Manajemen IP jadi sebuah hal serius yang harus dipahami dengan baik di platform digital agar komikus tetap terjaga hak-hak nya sebagai kreator.

Jadi melalui La’komfest 2017 di Kafe Potret Medan kemarin, CIAYO Comics merasa positif kalau komikus-komikus Medan (dan kota/daerah lainnya di NKRI ini) dapat berkarya di platform digital dan tetap mampu menjaga IP yang mereka miliki agar menghasilkan pendapatan yang sesuai. Edukasi soal IP inilah yang menjadi tujuan penting dari kehadiran team CIAYO Comics di La’komfest 2017.

Acara berlangsung di Kafe Potret Medan, Jl. K.H Wahid Hasyim d/h Sei. Wampu. Sumber gambar: facebook.com/HarryRezqiano

Acara berlangsung di Kafe Potret Medan, Jl. K.H Wahid Hasyim d/h Sei. Wampu. Sumber gambar: facebook.com/HarryRezqiano

Kafe Potret, Medan. Sumber: La'komfest

Kafe Potret, Medan. Sumber: La’komfest

Kafe Potret, Medan. Sumber: La’komfest

Setelah break istirahat siang, La’komfest 2017 diteruskan dengan “doodle battle” antara Komik Digidoy dengan Komik Cekak. Kemudian disambung terus dengan talkshow yang membahas “Komik Di Era Digital” oleh Komik Azer dan Team Platform 61. Saat pengunjung acara mengira perang doodle sudah berakhir, La’komfest 2017 kembali memberikan “doodle battle pt.2” antara Deldel Komik versus Komdit.

Doodle battle. Sumber: La'komfest

Doodle battle. Sumber: La’komfest

Kemudian dilanjutkan acara workshop “digital coloring” oleh Pixel Dash, institusi kursus menggambar yang cukup punya nama di kota Medan. Setelah workshop berakhir, La’komfest pun ‘cooling down’ (kalau dalam istilah Medan “bawak selo” hehehe) dulu dengan diisi penampilan live band dari Kafe Potret, Medan.

Main Stage La’komfest 2017 Medan. Sumber gambar: facebook.com/HarryRezqiano

Main Stage La’komfest 2017 Medan. Sumber gambar: facebook.com/HarryRezqiano

Dengan acara Lapak Komik Festival alias La’komfest 2017 kota Medan yang berlangsung 23-24 September 2017 di Kafe Potret Jl. K.H Wahid Hasyim kemarin, CIAYO Comics berharap agar komikus-komikus lokal dapat semakin eksis secara nasional (dan bahkan internasional) serta memahami IP/Intellectual Property/kepemilikan hak karya mereka terutama dalam format digital saat ini.

Jadi bro sis yang merasa bisa menggambar komik (secara digital) tapi masih bingung atau ragu dalam menerbitkan karyanya, coba aja kirim ke CIAYO Comics dan bergabung dengan komikus-komikus lain disana.

Wall Gallery memajang komik-komik Medan. Sumber gambar: facebook.com/HarryRezqiano

Wall Gallery memajang komik-komik Medan. Sumber gambar: facebook.com/HarryRezqiano

Sumber: La'komfest

Sumber: La’komfest

Khusus buat anak-anak Medan: ini kesempatan klen biar agak apa sikit 😀 Digidoy jugak udah kesitu wey! Apalagi ya ‘kan? Gosah ragu. Ligat sikit!

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

CIAYO Comics

Ada Fitur Baru di CIAYO Comics

Bro sis sadar ga sih kalau ada yang baru dari CIAYO Comics? Yup, ada beberapa fitur baru yang berhasil dikembangkan seir.. more

Anime Yuru Camp, Cerita Tentang Para Gadis yang suka Camping

Ceritanya juga ringan, membuat anime ini menjadi tontonan yang tepat untuk melepas penat... more

(from : youtube.com)

Otaku VS Weeaboo

Bro and sis, seperti yang kita tahu bahwa sekarang ini perkembangan grup-grup atau komunitas penggemar kultur Jepang ber.. more

Lagu Gundam, Tapi Berbahasa Arab: Dengarkan 10 Lagu Anime Versi Mancanegara, Ini!

Berikut beberapa lagu serial anime dan TV yang mungkin akan terdengar tak asing di telinga kalian!.. more

Sumber: reddit

Dragon Ball Super: Akankah Rahasia Zeno-Sama/Omni King dan Daishinkan/Great Priest Terungkap?

Siapa yang tiap hari Minggu nonton anime Dragon Ball Super (seperti saya)?.. more