Laplace’s Witch: Misteri Pembunuhan Berbalut Sains-mistis

1 month ago
00-d-laplace's-witch

Kepopuleran genre romance tak serta-merta menghilangkan andil dari genre lain seperti supernatural ataupun fiksi ilmiah. Tak jarang, kedua genre itu digabungkan dengan romance sehingga menghasilkan film multi-genre yang bisa dinikmati oleh lebih banyak kalangan. Namun, bagaimana jika ketiga genre itu disatukan?

Poster film Laplace’s Witch. Sumber: Moxienotion

Poster film Laplace’s Witch. Sumber: Moxienotion

Laplace’s Witch mencoba menyatukan ketiga hal tersebut. Cerita bermula dari kematian di suatu desa yang terkenal dengan wisata air panasnya. Kematian pertama yang menyisakan kejanggalan membuat anggota polisi dari Tokyo menyimpulkan kalau penyebabnya adalah pembunuhan dan dia meminta tolong seorang ahli geokimia untuk menyelidiki lantaran ditemukan gas hidrogen sulfida di tempat kejadian perkara.

Kematian pertama dalam Laplace's Witch. Sumber: Youtube

Kematian pertama dalam Laplace’s Witch. Sumber: Youtube

Kasus pertama belum selesai, datang kasus baru dengan motif sama, kematian dengan hidrogen sulfida. Ketika sedang menyelidiki, ahli geokimia yang bernama Shunsuke Aoe itu bertemu dengan gadis remaja misterius bernama Madoka Uhara yang mengaku sebagai Laplace’s Witch dan mengatakan kalau dia tahu trik di balik kematian kedua orang itu. Madoka mengeluarkan berbagai pengetahuannya untuk membuktikan kalau dia memang pantas dipercaya.

Madoka Uhara, gadis misterius yang memiliki kekuatan tidak biasa. Sumber: Youtube

Madoka Uhara, gadis misterius yang memiliki kekuatan tidak biasa. Sumber: Youtube

Karena penelitiannya mengalami jalan buntu, akhirnya Shunsuke menerima tawaran Madoka untuk memecahkan kasus itu walaupun sebelumnya bertekad memecahkannya sendiri. Madoka mengadakan eksperimen di suatu taman, tetapi Madoka sudah diamankan oleh beberapa orang bersetelan hitam sebelum dia berhasil menjelaskan hipotesanya. Shunsuke pun akhirnya mengetahui rahasia Madoka yang bisa lebih tahu banyak daripada dirinya, tetapi dia justru terlibat kasus lain yang berhubungan dengan keluarga sutradara Saisei Amakasu yang terkenal pada zamannya.

Madoka berusaha membuktikan hipotesanya. Sumber: Youtube

Madoka berusaha membuktikan hipotesanya. Sumber: Youtube

Kekuatan Madoka yang bisa mengetahui cuaca dan dianggap sebagai kekuatan supernatural ternyata didapat dari seorang remaja pria bernama Kento Amakasu, anak sutradara yang baru pulih dari koma berbulan-bulan. Kento bisa meramal dadu dan mengetahui perubahan cuaca hingga ke tingkat yang cukup ekstrim seperti mendeteksi badai. Madoka yang tertarik dengan kekuatan Kento lalu memutuskan untuk menjadi kelinci percobaan dengan mentransfer salah satu sel otak Kento supaya bisa memiliki kekuatan yang sama. Namun, Kento rupanya menggunakan kekuatan itu untuk membalas dendam kepada pembunuh Ibu dan saudara perempuannya.

Baca Juga: Film Kasane Tampilkan Adaptasi Manga Thriller Menegangkan

Dari alur cerita di atas, apa yang bisa kalian simpulkan? Membingungkan? Betul. Jika belum membaca novel karangan Keigo Higashino yang diadaptasi ke layar lebar ini, memang akan membingungkan apabila menonton filmnya. Alur cerita yang terburu-buru membuat film ini kehilangan rohnya dalam bercerita secara rinci, tidak seperti film Jepang lainnya yang mengedepankan plot detail.

Pierre-Simon Laplace, ilmuwan yang melatar belakangi ide cerita Laplace’s Witch. Sumber: Youtube

Pierre-Simon Laplace, ilmuwan yang melatar belakangi ide cerita Laplace’s Witch. Sumber: Youtube

Menurut pendapat saya pribadi, Laplace’s Witch terlalu ingin memaksakan untuk menuangkan seluruh isi novel ke dalam bentuk layar lebar sehingga menghilangkan beberapa peran penting, mulai dari adegan yang terkesan dipaksakan harus berjalan dari satu cerita ke cerita lain, bagian awal yang terburu-buru dalam menyampaikan sesuatu hingga penonton dibuat bingung akan peran masing-masing tokohnya, hingga karakter yang kehilangan jiwa sehingga terkesan kalau mereka hanya robot yang mengikuti alur cerita. Kombinasi sains dan supernatural yang didengung-dengungkan sebagai promosi film pun tak terlalu dibahas dengan detail.

Kemampuan menebak dadu milik Kento Amakasu. Sumber: Youtube

Kemampuan menebak dadu milik Kento Amakasu. Sumber: Youtube

Padahal, film yang disutradarai oleh Takeshi Miike mendapat perhatian lebih karena selain dari adaptasi novel terkenal, para pemain yang mengisi filmnya pun tak bisa dipandang remeh. Mulai dari Sho Sakurai—anggota band Arashi—yang memerankan ilmuwan bernama Shunsuke Aoe, Suzu Hirose—aktris muda berbakat pemain berbagai film adaptasi anime dan manga—berperan sebagai Madoka Uhara, Shota Fukushi—aktor tampan yang menjadi Ichigo Kurosaki dalam adaptasi Live-action Bleach, dan beberapa aktor dan aktris pendukung yang sudah memiliki pengalaman di bidang seni peran.

Shunsuke Aoe, sang ahli geokimia. Sumber: Youtube

Shunsuke Aoe, sang ahli geokimia. Sumber: Youtube

Dari segi audio pun sudah cukup baik meskipun ada musik latar yang mengganggu pada saat adegan rainbow moon. Lagu penutupnya tidak main-main. Faded karya Alan Walker menjadi teman penonton ketika film berakhir. Alangkah lebih baik lagi jika film ini dibuat miniseri sehingga detail yang terlewatkan bisa tersampaikan dengan lebih baik dan matang. Meskipun demikian, apresiasi layak disampaikan kepada seluruh pemain dan staf yang terlibat hingga film ini bisa menembus layar lebar Jepang yang sangat ketat sekali. Kecantikan Suzu Hirose dan ketampanan Shota Fukushi bisa menjadi pertimbangan kalian untuk menonton film ini di layar lebar. Jika kalian ingin menontonnya, Laplace’s Witch dapat disaksikan di bioskop kesayangan kalian mulai 7 November.

About Author

Saya Grad

Saya Grad

Menyukai May’n, anime, dan film Jepang. Bisa dihubungi melalui laman Facebook Saya Grad ataupun Twitter @grad_11

Comments

Most
Popular

Zero Cosplay Indonesia

Zero Cosplay Indonesia, Jagonya Cosplayer Jakarta

Nama komunitasnya Zero Cosplay Indonesia. Seru juga tuh bahas tentang komunitas cosplay yang aktif dan cukup eksis di Ja.. more

komikomen 2.0

Komikomen 2.0 – Webcast yang Apresiasi Komik Indonesia!

Web series Komikomen 2.0 menyajikan diskursus dasar mengenai industri komik Indonesia dan persinggungannya dengan budaya.. more

00-d-the-incredibles-2

Jeda 14 Tahun, Apakah The Incredibles 2 Masih Tetap Badass?

14 tahun lalu, The Incredibles mampu memukau para penontonnya lewat aksi keluarga superhero ini. Kini, apakah The Incred.. more

CIAYO Comics rewards

CIAYO Comics REWARDS Rehat? Ini Dia Alasannya!

Waduh, kok gak bisa ikut kuis lagi? Tenang, karena CIAYO Comics REWARDS rehat sejenak dan akan kembali dengan hadiah le.. more

(from : youtube.com)

Sophia : Robot Pertama di Dunia yang Mendapatkan Kewarganegaraan

Bro and Sis, tahukah kamu jika pada 26 Oktober 2017 lalu merupakan sebuah peristiwa bersejarah bagi Arab Saudi. Sebab un.. more