Marchella FP Berbagi Kisah Terbentuknya Generasi 90an

9 months ago
00-comiconnect-gen90an

Kemeriahan CIAYO COMICONNECT Tour 2018 mencapai babak akhir. Jakarta ditunjuk menjadi penutup tur 11 kota yang sudah dilangsungkan sejak Maret 2018. Karena Jakarta adalah rumah bagi CIAYO, acara kali ini menjadi yang spesial. Para author ternama mengisi sesi acara di panggung gedung Cocowork Filateli pada 24 November 2018, termasuk Marchella F.P., founder Generasi 90an yang mendapat sesi khusus.

Ketika Rajiv selaku MC memanggil Marchella untuk naik ke panggung, gadis cantik ini langsung naik panggung dengan wajah yang selalu tersenyum. Dia bahkan tidak duduk sebelum dipersilakan. Rajiv pun menjelaskan secara singkat tentang IP milik Marchella yang diterbitkan dalam bentuk komik di CIAYO berjudul Anak Kemarin Sore.

Baca Juga: Nostalgia 90an Lewat Anak Kemaren Sore

Anak Kemarin Sore, dari Generasi 90an (Sumber: CIAYO Comics)

Anak Kemarin Sore, dari Generasi 90an (Sumber: CIAYO Comics)

Komik yang mengangkat tentang kegiatan generasi 90an ini ternyata sangat populer dan trendingnya melebihi Si Juki dan Mang Awung dalam hal trafik. Komik yang seasonnya tidak pernah bertambah ini mendapatkan kesan tersendiri di hati penggemar. Padahal Marchella menyangka trafik komik Generasi 90an tidak terlalu tinggi.

Selain membicarakan tentang kepopuleran generasi 90an, Marchella juga hendak mempromosikan anak terbaru alias buku keempatnya yang berjudul NKCTHI (Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini). Meski awalnya Marchella tidak berharap ada yang mengetahui tentang bukunya, ternyata para audiens ternyata ada yang sudah memiliki bukunya.

Baca Juga: Marchella FP: “Berkaryalah Dengan Produktif!”

Marchella F.P., founder Generasi 90an yang murah senyum (Sumber: CIAYO Pictures)

Marchella F.P., founder Generasi 90an yang murah senyum (Sumber: CIAYO Pictures)

Proses yang paling unik dari para author adalah perjuangannya dalam berkarya sampai lupa dengan kesehatannya. Begitupun Marchella, yang pernah melahirkan beberapa karya. Dara lulusan Desain Komunikasi Visual BINUS University ini membagi waktu antara kuliah dan berkarya. Karena terbiasa bergadang, livernya pernah kambuh di tahun ketiga kuliahnya. Kolesterolnya juga naik, padahal usianya masih terbilang muda.

Kondisi fisik secara keseluruhan menurun sehingga dia berpikir kalau harus membagi waktu. Apalagi kala itu banyak berita tentang orang meninggal lantaran terlalu keras bekerja. Akhirnya dia berpikir, jika dengan pola hidup seperti ini, akankah dia masih hidup di lima tahun mendatang? Dia tidak ingin mati sia-sia dalam berkarya. Dengan menjaga tubuhnya, dia memastikan untuk terus berkarya.

Ide yang baru datang ketika sedang mood membuat Marchella mencoba membagi pekerjaannya. Mulai dari sanalah hidupnya teratur, hingga dia bisa membuat kantor, sampai dengan berdiri di atas panggung CIAYO COMICONNECT Tour Jakarta.

Gelak tawa pun tersaji di atas panggung (Sumber: CIAYO Pictures)

Gelak tawa pun tersaji di atas panggung (Sumber: CIAYO Pictures)

Tantangan dari para pekerja di industri kreatif adalah kurangnya dukungan orangtua. Marchella pun begitu. Dia menghadapi tantangan di mana orangtuanya melarang untuk bekerja di industri kreatif. Orangtuanya menghendaki dirinya bekerja kantoran seperti orang-orang lainnya. Kemapanan jadi alasan utama. Apalagi, pekerja kreatif bekerja tidak kenal waktu.

Marchella pun diam-diam dalam bekerja di industri kreatif. Dia tidak melawan orangtuanya, tetapi tetap mengerjakan berbagai projectnya. Ketika kuliah, dia berbagi waktu dengan tugas kampusnya. Tujuannya jelas, dia ingin berkarya dan membuktikan kepada orangtuanya kalau pilihannya itu benar dan menghasilkan, bukan hanya main-main. Ilmunya yang didapat di kampus membuatnya bisa berkarya dengan baik. Jadilah Generasi 90an yang terkenal dan membuat pekerjaannya selama ini akhirnya diterima oleh orangtuanya.

Buku Terbaru karya Marchella, NKCTHI (Sumber: Instagram)

Buku Terbaru karya Marchella, NKCTHI (Sumber: Instagram)

Kesuksesan buku NKCTHI yang sudah naik 11 kali cetak dalam sebulan dan dibeli oleh ribuan orang membuatnya membuktikan kalau anak DKV bisa mencetak buku yang bisa dicerna oleh semua segmen, tidak hanya anak desain. Berawal dari ide dan melemparnya ke media sosial, Marchella mendapat umpan balik yang bisa membuatnya menuangkan ke dalam bentuk buku. “Media sosial sebagai tempat gue mengenal pembaca.” Ungkapnya.

Salah satu audiens memberikan quote yang didapat dari buku NKCTHI yaitu “Nyaman Itu Jebakan.” Marchella mengungkap kalau quote itu untuk self improvement. Sebagai pekerja kreatif harus terus berkembang, dari segi teknik maupun peralatan yang digunakan supaya pembaca mengetahui bagaimana perubahan kita dari waktu ke waktu. Pekerja kreatif harus berkembang Bersama dengan industri dan juga pembaca. Baginya, stabil hanya baru didapat ketika berusia 50an. Jadi, Nyaman Itu Jebakan bertujuan untuk mengembangkan diri supaya tidak terlalu lama di zona nyaman.

Marchella mendapat kenang-kenangan dari CIAYO Comics (Sumber: CIAYO Pictures)

Marchella mendapat kenang-kenangan dari CIAYO Comics (Sumber: CIAYO Pictures)

Sesi Generasi 90an terasa berbeda karena interaksi dengan penonton lebih sering sehingga acara lebih santai. Apalagi, Marchella juga sering sekali melontarkan candaan, senyum, dan tertawa sepanjang acara. Di akhir, Marchella mempromosikan buku terbarunya yang berjudul NKCTHI yang bisa didapat di toko buku seperti Gramedia ataupun toko buku online seperti Paperplane Bookstore. Kalian belum punya bukunya? Ayo beli dan nantikan sesi sharing berikutnya bersama Marchella F.P.

About Author

Saya Grad

Saya Grad

Menyukai May’n, anime, dan film Jepang. Bisa dihubungi melalui laman Facebook Saya Grad ataupun Twitter @grad_11

Comments

Most
Popular

komik-edukatif-00-d

Tips Membuat Komik Edukatif Yang Ampuh: Libatkan Elemen Humaniora!

Memasukkan elemen humanoria ke dalam sebuah komik edukatif bisa meningkatkan nilai pengetahuan dan manfaat komik tersebu.. more

00-d-wotaku-ni-koi-wa-muzukashii

Review Anime Wotaku ni koi wa Muzukashii: Ketika Otaku Jatuh Cinta

Bekerja di kantor sama, cowok-cewek ini ternyata menyadari jika mereka adalah otaku! Simak selengkapnya di Wotaku ni Koi.. more

BEKRAF Game Prime 2019 Segera Hadir!

BEKRAF Game Prime 2019 bakal digelar selama tiga hari, Business Day pada tanggal 12 Juli 2019 dan Public Day pada 13 dan.. more

kei takebuchi moshimo mata itsuka

Kei Takebuchi Nyanyikan Moshimo Mata Itsuka Bersama Fans

Kei Takebuchi tampil memukau di Gelar Jepang UI 25. Ia mengajak para fansnya bernyanyi Moshimo Mata Itsuka (Mungkin Nant.. more

00-d-daicon-iv

37 Tahun Yang Lalu, Jepang Sudah Punya Ready Player One Sendiri

Daicon III dan Daicon IV adalah animasi pendek yang dibuat 37 tahun yang lalu. Isinya menampilkan berbagai referensi pop.. more