Mau Bikin Anime? Ini Tahap-Tahap yang Perlu Dilalui!

8 months ago
(Sumber: Static.keepo.me)

Mau bikin anime? Kamu perlu tahu hal-hal berikut ini!

Kalau kamu suka/hobi buat komik, ke depannya pasti punya cita-cita untuk ngejadiin judul-judul komik Kamu jadi animasi deh. Ya, seperti cerita di anime Bakuman, yang mengisahkan dua anak SMA yang memiliki mimpi untuk membuat sebuat komik terkenal. Tapi tahu ga? Ternyata untuk memproduksi anime dengan kualitas ciamik itu tidak mudah loh! Ada tahapan-tahapan yang harus dilalui yang tentunya membutuhkan kerja dan dedikasi ekstra. Mau tau tahap-tahap pembuatan anime? Ini dia…

1. Planning

Planning adalah tahap paling awal dalam pembuatan anime. Ini termasuk dalam bagian pra produksi. Dalam tahap ini, biasanya tim mediskusikan mengenai konsep cerita, tokoh, latar belakang, dan target audience.

Setelah semua diputuskan, maka mulailah proses concept design, character design, dan background design. Biasanya dalam tahap background design animator cenderung menggunakan setting dari suatu tempat yang memang ada di kehidupan nyata.

Dalam membuat anime tentunya membutuhkan naskah. Naskah ini biasanya berasal dari creator manga yang akan dijadikan animasi tersebut. Tapi ga semua anime itu harus berdasarkan manga loh. Ada juga anime yang benar-benar pure anime, misalnya hasil garapan Studio Ghibli, The Garden of Words, Yuri on Ice, dan lain-lain.

2. Storyboard

Selanjutnya adalah pembuatan storyboard. Storyboard merupakan panel-panel gambar seperti sketsa kira-kira, sudut pengambilan gambar dan arah gerakan dari tokoh anime tersebut. Ya, kira-kira sih kayak ngegambar komik, tapi ini lebih ‘mentah’ aja.

Contoh storyboard (Sumber: i.stack.imgur.)

Contoh storyboard (Sumber: i.stack.imgur.)

3. Layout

Layout/latar belakang biasanya berisi setting tempat, biasanya sih berisi gedung-gedung, pepohonan, pemandangan atau ruangan. Nah, layout ini sebenarnya luas sih. Ga terpaku sama yang tadi disebutkan. Misalnya kalau anime kamu bertemakan luar angkasa, berarti layout kamu ya seperti di luar angkasa.

Sedikit info nih, sebelum era digital, pembuatan layout dan landscape dilakukan dengan tangan langsung tanpa menggunakan komputer. Biasanya dibuat langsung menggunakan cat acrylic. Pembuatan dengan metode ini pun biasanya bertahap dan memiliki layer sendiri-sendiri. Contohnya seperti dalam animasi Ghibli, di mana latar belakangnya terlihat lebih hidup dikarenakan terdiri dari beberapa layer.

Namun sekarang ini di era digital, anime biasanya menggunakan kehebatan digital karena prosesnya lebih murah, bersih dan cepat. Penerapan metode acrylic dan digital dapat dilihat perbedaannya di anime One Punch Man dan Slamdunk.

Bentuk gambar landscape untuk anime dengan akrilik. (Sumber: 68.media.tumblr.com )

Bentuk gambar landscape untuk anime dengan akrilik. (Sumber: 68.media.tumblr.com )

4. Key Animation

Key animation adalah proses pembuatan struktur animasi. Dalam proses ini, animator akan membuat starting pose dan finishing pose dari karakter. Kemudian dilanjutkan dengan tahap in-between. Di sini dibuat detail gerakan dari tiap scene dalam anime. Kemulusan gerakan anime menjadi fokus utama pengerjaan. Kedua tahap ini bertanggung jawab dalam menghasilkan anime yang enak dilihat. Animator akan menggambar ulang setiap karakter dalam tiap scene. Semakin banyak digambar ulang, maka akan semakin mulus gerakan dalam scene tersebut.

Pengerjaan ini sangatlah menguras tenaga dan pikiran. Beberapa animator menggunakan banyak strategi untuk memperkirakan gerakan apa yang selanjutnya. Kadang sang animator bercermin dan memeragakan gerakan itu sendiri untuk mendapatkan ide.

Namun, banyak pihak produksi yang kejar tayang dan mematok biaya murah. Hal ini dikarenakan jadwal tayang yang biasanya seminggu sekali. Padahal semakin lama pengerjaan sebuah anime, detail gerakannya akan semakin ‘mulus’. Produksi yang buru-buru pernah terjadi pada anime Dragon Ball Super Episode ke lima. Akibatnya banyak penonton yang mengkritik karena kualitas animenya di bawah standar.

Key animation, semakin detail gerakan anime akan semakin mulus (Sumber: 1.bp.blogspot.com )

Key animation (Sumber: 1.bp.blogspot.com )

5. Color Styling

Setelah key animation dan in-between ada proses color styling. Pada tahap ini mereka biasanya menggunakan PH coloring yang berbeda-beda. Ada request tertentu dari tiap animasi pada departemen pewarnaan. Untuk mengurangi tingkat kesalahan, saat ini sudah ditentukan warna patokan dan khas dari setiap project yang akan dibuat, dari filter, warna bayangan hingga warna-warna dari karakter tersebut. Berbeda dengan jaman dulu yang tidak tentu dan tidak memiliki perbedaan di tiap episodenya.

Tahap coloring anime (Sumber: Anime News Network )

Tahap color styling (Sumber: Anime News Network )

6. SFX Animation

Dalam SFX animation, animator akan menambahkan special effect yang dibutuhkan dalam anime, seperti efek sparkles, flashes, vibration, dan lain-lain.

7. Editing/Compositing

Sampai tahap ini, proses editing/compositing dimulai di bawah arahan director. Dalam proses ini, biasanya akan ditambahkan sound effect.

8. Sound Editing

Pada tahap final, biasanya akan ada pengisian dubbingsound effect, dan music selection. Sebuah production house anime biasanya sudah menyiapkan template suara dan siapa pengisi suara dari tiap karakter di anime. Seperti misalnya Naruto atau Luffy yang pengisi suaranya adalah perempuan. (loh??). Setiap anime pasti memiliki theme song dan background music yang menjadi ciri khas.

Pengisi suara one piece (Sumber: 3.bp.blogspot.com)

Pengisi suara One Piece (Sumber: 3.bp.blogspot.com)

Bayangkan, jika semua tahapan tersebut kamu lakukan tiap minggu. Apalagi prosesnya berlaku di tiap episode, bukan satu episode saja. Ternyata memproduksi anime itu tidak semudah yang kita bayangkan ya. Misalnya di tahap key animation, mau tau berapa kali re-drawing yang harus dilakukan sesuai standar untuk sebuah episode dalam seminggu? 1500 kali. Wow! Masih semangat nggak? Ya harus tetap semangat dong! Karena yang namanya kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. CIAYO!

About Author

Ramadhan

Ramadhan

Happiness is a warm gun, bang-bang shoot shoot - John Lennon

Comments

Most
Popular

Sumber: pinterest.com

Chronestesia: Mesin Waktu Dalam Otak Manusia

Film dan buku fiksi yang memakai tema balik ke masa lalu atau tokoh yang punya kekuatan teleporter bisa pergi ke suatu m.. more

Monster Hunter. Game berburu monster buatan Capcom sejak 2004. Sumber gambar: monsterhunter.wikia.com

Monster Hunter: Sebuah Game Monster vs Sekelompok Hunter

Inilah game yang popularitasnya termasuk tinggi di kalangan gamers yang doyan melakukan sesuatu secara bersama-sama. Mon.. more

(dw9to29mmj727.cloudfront.net)

Boruto: Pewaris Naruto Seorang Anak Pembangkang?

Siapa yang tak kenal Naruto, sosok ninja ceria yang populer dalam serial anime. Lalu, siapa Boruto? Artikel ini akan men.. more

The Kasuaris – Episode 2: Keblinger

Ravi nggak sadar apa yang udah terjadi semalem. Kepalanya masih keblinger. Ingatannya tentang hal-hal semalem belum terk.. more