Meluruskan Fakta Kebakaran Kyoto Animation

5 months ago
fakta kebakaran kyoto animation

Insiden kebakaran di studio 1 Kyoto Animation menelan 33 korban meninggal. Insiden yang ternyata disebabkan oleh pelaku tunggal yang membakar studio anime tersebut dengan bensin itu efektif menghentikan proses produksi anime di Kyoto Animation.

Meskipun pihak-pihak berwenang berusaha sangat keras untuk menyampaikan perkembangan situasi di TKP secara transparan, nyatanya ada banyak sekali informasi beredar yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Informasi-informasi ini sayangnya tidak bisa menenangkan situasi yang sudah kacau sejak awal.

Untuk itu, mari kita luruskan berbagai fakta kebakaran Kyoto Animation. Mana yang benar dan mana yang keliru?

Baca Juga: Kebakaran Kyoto Animation: Beberapa Hal Yang Harus Kamu Tahu

Fakta Kebakaran Kyoto Animation

Jumlah Korban Meninggal

Karangan bunga yang ditinggalkan di dekat lokasi TKP. Sumber: Biz 1990
Karangan bunga yang ditinggalkan di dekat lokasi TKP. Sumber: Biz 1990

Saat proses pemadaman api, beredar kabar tentang jumlah korban meninggal yang berhasil ditemukan. Setiap media melaporkan informasi yang bervariasi. Ada yang mengabarkan 1 orang, ada yang mengabarkan 2 orang, ada yang mengabarkan 12 orang, ada lagi yang menyebut 1 orang dan 11 orang tanpa tanda vital.

Namun seperti yang sudah ditulis di atas, damkar Kyoto telah mengkonfirmasikan bahwa terdapat 33 korban tewas dalam insiden tersebut; yang mana menjadikan insiden ini sebagai salah satu peristiwa serangan masal terbesar di Jepang paska Perang Dunia 2, serta peristiwa kebakaran di Jepang paling mematikan kedua setelah kebakaran Myojo 56 di tahun 2001.

Mengapa pada awalnya terjadi perbedaan jumlah korban yang dilaporkan? Ini karena dari pihak Jepang sendiri yang baru akan mengumumkan jumlah korban setelah proses visum. Artinya meskipun di lapangan ditemukan tubuh korban, mereka tidak boleh dinyatakan meninggal sebelum seorang dokter memastikannya sendiri. Hal inilah yang menyebabkan munculnya laporan “1 orang meninggal dan 11 lainnya tak memiliki tanda vital.”

Identitas Pelaku

Foto hoax yang diklaim pelaku pembakaran kantor Kyoto Animation. Sumber: Indonesian Hoaxes
Foto hoax yang diklaim pelaku pembakaran kantor Kyoto Animation. Sumber: Indonesian Hoaxes

Sempat beredar foto seorang pria yang diduga merupakan pelaku pembakaran kantor Kyoto Animation. Foto yang diambil dari sebuah acara TV itu menampilkan wajah seorang pemuda bermata sipit yang tengah dibawa mobil polisi.

Faktanya, foto tersebut bukanlah pelaku yang dimaksud. Foto tersebut sebenarnya adalah milik Tomohiro Iwazaki, tersangka kasus penusukan idol Mayu Tomita di bulan Mei 2016 silam. Saat ini, Tomohiro menjalani hukuman 14 tahun di penjara. Usia Tomohiro sendiri saat itu adalah 27 tahun, jauh dari usia pelaku sebenarnya.

Pelaku dari kebakaran Kyoto Animation adalah seorang pria berusia 41 tahun dari Kanto. Ia ditangkap oleh polisi tak jauh dari TKP, dan menderita luka bakar di beberapa bagian tubuhnya. Dalam perjalanan ke rumah sakit, pelaku mengakui perbuatannya dan menuduh Kyoto Animation “memplagiat” sesuatu dari dirinya. Beberapa kesaksian lapangan menyebut pelaku mengenakan kaos merah dan wajahnya terekam kamera CCTV beberapa saat sebelum insiden terjadi.

Hingga detik ini, identitas nama dari pelaku belum diungkap oleh kepolisian. Meski demikian, pelaku diidentifikasi sebagai residivis yang sebelumnya tertangkap karena mencoba merampok minimarket di Ibaraki pada tahun 2012.

Motif Pelaku

Damkar Kyoto standby di lokasi kebakaran. Sumber: Vanity Fair
Damkar Kyoto standby di lokasi kebakaran. Sumber: Vanity Fair

Disebutkan di atas bahwa pelaku menyebut Kyoto Animation “memplagiat” sesuatu dari dirinya, secara otomatis membuka sedikit petunjuk tentang motif pelaku. Namun, ternyata ada lagi informasi yang mengaku memberikan konteks jelas terhadap motif tersebut.

Dalam forum internet 5ch di Jepang, beberapa user mengklaim mengetahui identitas pelaku serta motif mereka. Ada yang mengklaim bahwa pelaku kesal karena karakter favoritnya dari anime Kyoto Animation memiliki pacar. Ada lagi yang mengklaim bahwa pelaku adalah otaku kereta api yang kesal karena nama panggilannya “dijiplak” di anime Hibike Euphonium.

Meskipun cerita kedua nampak lebih sesuai dengan situasi di lapangan, namun tidak ada yang bisa menjamin keabsahan cerita yang datang dari forum underground tersebut. Polisi juga masih belum bisa menarik keterangan dari pelaku karena tengah menjalani proses perawatan luka bakar di rumah sakit. Jadi sebelum ada keterangan resmi dari kepolisian, ada baiknya kita tidak menerima narasi-narasi tersebut secara mentah-mentah.

Identitas Korban

Sutradara Naoko Yamada dipastikan selamat dari insiden. Sumber: Heyuguys
Sutradara Naoko Yamada dipastikan selamat dari insiden. Sumber: Heyuguys

Beberapa fans mencoba untuk membantu proses identifikasi korban dengan mencari tahu keberadaan beberapa staf penting Kyoto Animation. Beberapa staf tersebut dilaporkan menghilang atau keberadaannya tidak diketahui. Beberapa nama yang disebut adalah Takemoto Yasuhiro (sutradara Amagi Brilliant Park, FMP Fumoffu & Second Raid, Hyouka, dll), Tatsuya Ishihara (sutradara Air, Kanon, Nichijou, dll), Ishidate Taichi (key animator Tamako love Story, K-ON Movie, dll), Eisaku Kawanami (key animator K-ON Movie, Lucky Star, dll), Futoshi Nishiya (desainer karakter Free, Hyouka, Liz & Blue Bird, dll), dan Kadowaki Miku (desainer karakter Amagi Brilliant Park, Kyokai no Kanata, dll). Beberapa dari mereka bahkan diklaim meninggal.

Faktanya, sampai saat ini identitas para korban belum diterbitkan, baik oleh kepolisian, rumah sakit, atau damkar Kyoto. Takemoto Yasuhiro yang diklaim meninggal faktanya adalah keliru. Begitu pula dengan Tatsuya Ishihara dan Ishidate Taichi yang dipastikan selamat. Selain itu sutradara Naoko Yamada (K-ON, Liz & Blue Bird, A Silent Voice) dan novelis Shoji Gatoh (Full Metal Panic, Amagi Brilliant Park) pun selamat dari insiden. Shoji Gatoh bahkan mengklarifikasi sendiri kabar keadaan Tatsuya Ishihara. Kadowaki Miku pun dipastikan selamat oleh keluarganya.

Sekali lagi, patut ditekankan bahwa hingga saat ini identitas korban belum dipublikasikan. Keluarga dekat dari para staf Kyoto Animation menghimbau fans untuk tidak menyebarkan nama-nama staf Kyoto Animation yang lost contact.


Mudah-mudahan fakta kebakaran Kyoto Animation di atas bisa memberikan kamu gambaran jelas tentang situasi sebenarnya di TKP. Lalu apa yang harus dilakukan mulai sekarang? Sebaiknya kita menunggu pernyataan resmi dari Jepang, baik dari pihak berwajib maupun dari Kyoto Animation sendiri. Jangan langsung percaya kabar dari internet tanpa sumber yang jelas. Bisa jadi kabar tersebut merupakan mistranslasi dan misinformasi.

Apakah kamu menemukan kekeliruan lain dalam informasi di atas? Jangan segan untuk menegur kami melalui kolom komentar, media sosial, ataupun email!

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

(Sumber : Facebook @theghiblifamily)

List Film Ghibli yang Tayang Tahun 2018

Ghibli Studio juga akan kembali menayangkan beberapa film animasi terbaik mereka di Indonesia. Bro sis pecinta film Ghib.. more

Dilan 1990

Film Ini Ngalahin Star Wars di Trending Topic

Indonesia kemarin sempat dikagetkan dengan trending topic Twitter yang ada. Ternyata hal ini disebabkan oleh film Dilan .. more

00-d-ceo-ciayo-comics

Ini Dia Pemenang CEO CIAYO Comics Untuk Sehari!

Pemenang CEO CIAYO Comics untuk sehari beserta CTO-nya sudah ditemukan! Siapa saja mereka dan program apa saja yang mere.. more

Sumber gambar: thegeekclinic.wordpress.com

Anime-Anime Keren Ini Ternyata Diangkat dari Video Game Lho!

Jepang. Anime-anime di bawah ini dibuat berdasarkan video game berjudul sama yang lebih dulu lahir dan meraih popularita.. more

DendaGoogle-Banner

Heboh Efek Denda Uni Eropa Ke Android – Asia Tidak Akan Terpengaruh?

Perusahaan teknologi raksasa Google mendapat hukuman dari Uni Eropa (melalui Komisi Antitrust atau monopoli) berupa dend.. more