Mengapa Fans Apple Sangat Loyal?

3 months ago
Dua rival sistem operasi mobile saat ini. Sumber gambar: curzonhomecinema.com

Di bidang consumer gadget saat ini, praktis hanya ada dua nama besar yang diakui sebagai pemimpin pasar. Yaitu Apple iOS dan Google Android.

Berbeda dengan Android-nya Google, Apple tidak melakukan “outsourcing” untuk produk mereka. Jika Google menjual lisensi Android mereka ke para manufaktur hardware seperti Samsung, Lenovo, LG dll-nya maka hal yang berbeda dilakukan oleh Apple. Apple mengontrol ketat peredaran sistem operasi mereka (iOS dan MacOS) serta memproduksi sendiri hardware yang dijual; walau tetap melalui pihak manufaktur juga seperti yang dilakukan oleh Google.

Gadget-gadget Apple seperti iPhone, iPod, iPad maupun MacBook dan lainnya sudah lama dikenal memiliki basis penggemar yang sangat setia. Loyalist Apple terbukti sangat berdedikasi tinggi pada produk Apple kesayangannya.

Jajaran gadget-gadget Apple. Sumber gambar: easeus.com

Jajaran gadget-gadget Apple. Sumber gambar: easeus.com

Hal ini bisa dilihat dari misalnya dari antrian super panjang di toko retail Apple setiap kali seri terbaru iPhone rilis di pasaran.

Antrian di Apple Store Birmingham, Inggris saat launch iPhone 4S. Sumber gambar: birminghammail.co.uk

Antrian di Apple Store Birmingham, Inggris saat launch iPhone 4S. Sumber gambar: birminghammail.co.uk

Mereka bisa mengantri seminggu sebelum produk yang dimaksud resmi dijual di toko tersebut! Fans Apple rela untuk berkemah meski dalam kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Hal ini dilakukan demi memastikan kalau mereka termasuk salah satu pengguna awal iPhone terbaru.

Camping demi iPhone 7 di New York. Sumber gambar: kompas.com

Camping demi iPhone 7 di New York. Sumber gambar: kompas.com

Mengapa mereka seloyal itu? Apa yang membuat mereka rela melakukan hal yang banyak dicibir orang di luar fans produk Apple tersebut?

Alasan pertama adalah karena mereka mengerti, menyukai dan merasakan sendiri bagaimana kualitas produk-produk yang Apple hasilkan. Based on personal experience, produk Apple memang berkualitas di atas rata-rata. Saudara saya punya iPod touch edisi perdana (tahun 2007 atau 2008) dan benda itu masih dapat berfungsi sebagai music player seperti saat pertama kali dibeli! Sama sekali tidak ada penurunan kualitas suara, walau jelas baterainya tidak lagi sekuat dulu.

Bisa dibayangkan bagaimana benda elektronik yang nyaris mencapai usia sepuluh tahun dan masih berfungsi dengan cukup baik? Menurut saya itu sebuah bukti kalau produknya Apple memang ‘top notch’. Memang diciptakan dengan kualitas yang tinggi.

iPod touch 1st Generation. Sumber gambar: ebay.com

iPod touch 1st Generation. Sumber gambar: ebay.com

Sementara alasan kedua, menurut saya, adalah keberhasilan marketing dan pencitraan yang dilakukan Apple untuk produk-produk mereka sebagai produk premium. Sebagai produk mahal dan bergengsi. Kampanye Apple, yang menempatkan produk mereka sebagai barang berkelas, secara efektif membentuk sugesti “kalau punya gadget Apple sama dengan naiknya gengsi sosial”. Kira-kira seperti itu efeknya.

Marketing yang tepat oleh Apple mengangkat status sosial produk mereka dan fans. Sumber gambar: rebloggy.com

Marketing yang tepat oleh Apple mengangkat status sosial produk mereka dan fans. Sumber gambar: rebloggy.com

Produk Apple memang tidak pernah dijual dengan branding sebagai “barang murahan maupun pasaran”. Sejak lahir hingga sekarang, sebuah iPhone sudah identik dengan imej “barang elit”. Harganya memang mahal, bahkan bisa mencapai dua atau tiga kali lipat dari barang serupa namun buatan pabrikan lain. Smartphone dari Apple ini bisa dibilang merupakan sebuah “aksesoris” keren bergengsi, selain sebagai sebuah telepon pintar.

Dua alasan tadi yang membuat dan membentuk seorang pemilik produk Apple menjadi loyal pada Apple.

Simplisitas, kemudahan pemakaian.

Produk Apple sangat mudah untuk dipahami. Seperti sistem operasi iOS yang ada di iPhone/iPod/iPad misalnya. Mulai dari penempatan icon sampai menu/fitur yang disediakan, semua dapat diakses dan dipahami dengan cepat. Layar Apple juga sangat baik. Cerah dan jelas terlihat oleh mata.

iOS 9. Sumber gambar: macworld.co.uk

iOS 9. Sumber gambar: macworld.co.uk

Daya tahan baterai juga, menurut pengalaman saya, sangat memadai. Perlu sekitar 10 jam untuk menghabiskan baterai iPad dalam mode wifi dan pemakaian ekstensif.

Salah satu kekurangan yang ada di  sistem operasi iOS adalah ketatnya Apple menutup akses ke dalamnya. Komunikasi antar gadget sangat terbatas. Misalnya tidak bisa digunakannya bluetooh untuk transfer data antar iPhone. Hal ini sering jadi bahan ejekan pemakai sistem operasi Android dari Google.

Ketergantungan gadget Apple pada iTunes sangat tinggi. Sumber gambar: support.apple.com

Ketergantungan gadget Apple pada iTunes sangat tinggi. Sumber gambar: support.apple.com

Tapi buat loyalist Apple, hal-hal tadi tidak terlalu mengganggu mereka. Salah satu alasannya mungkin karena mereka menganggap Apple melakukan itu semua “demi sentralisasi data dan keamanan gadget dan sistem operasi itu sendiri”.

Fans Apple sangat loyal, dan mereka punya hak serta alasan untuk itu. Hal ini adalah sebuah efek preferensi. Pilihan. Penggemar baso akan setia pada baso dengan alasan mereka masing-masing, dan penggemar ketoprak tidak dapat melakukan apapun untuk mengubahnya. Kira-kira seperti itu analogi-nya hehe

Jadi, apakah bro sis adalah salah satu fans Apple yang loyal? Atau malah seorang Apple haters?

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Sumber: Beyond The Cartoon

17 Fakta Unik Tentang Film Spirited Away

Mau tahu lebih banyak tentang Film Spirited Away? Ini 17 Fakta Uniknya!.. more

Anna Wintour (Sumber: pursuitst.com)

Mengenal Sosok ‘The Devil Wears Prada’ di Kehidupan Nyata, Anna Wintour

Bagi pecinta fashion, sosok Anna Wintour pasti sudah tidak asing lagi. Wanita dibalik kesuksesan majalah Vogue ini terbi.. more

Teriakan Berdarah – File 003 Dia Kembali

Apakah ingatan masa lalu akan membuatmu lega? Setelah sekian lama sibuk dengan keseharianku, dia kembali... more

Komik Strip Indonesia di Instagram. Haruskah Lucu?

Komik strip digital udah membanjiri Instagram. Di artikel ini, gua mau bahas "Komik strip macam apakah yang paling banya.. more

Gambar: CIAYO Pictures

Tips dan Langkah Membuat Komik One-Shot Dalam Format Webtoon

Jadi, apa sih yang dimaksud dengan komik one-shot? Komik one-shot adalah komik satu buku atau satu episode ceritanya lan.. more