Mengapa Sebuah Game Harus ada IAP dan DLC, Kalian Terganggu?

3 months ago
sumber: http://vgrhq.com

Bukan lagi rahasia umum jika sebuah game mobile gratis sering kali dibumbui oleh IAP (In-App Purchase), baik itu berupa iklan yang mengganggu; ini sering kali dijumpai untuk game yang punya embel-embel free-to-play, atau ada juga IAP yang mengharuskan gamer mengeluarkan uang untuk membeli versi full dari game tersebut.

Selain IAP, ada juga istilah DLC (Downloadable Content). Konten tambahan untuk sebuah game yang sebenarnya sudah “rampung”, agar pengalaman bermain menjadi lebih panjang. Memang, menambah pengalaman bermain adalah suatu yang menyenangkan, namun ketika hal ini agak memaksa gamer untuk mengeluarkan uang atas game yang sudah mereka beli dengan harga mahal, maka hal ini cukup mengesalkan.

Sumber: konekgamer.blogspot.co.id

Sumber: konekgamer.blogspot.co.id

Tentu kita semua masih ingat, di zaman game  masih retro, atau di era Playstation 1 dan 2, para gamer bisa memainkan sebuah game tanpa gangguan seperti IAP dan DLC. Bahkan untuk sebuah game tertentu, gamer diharuskan memainkan game tersebut beberapa kali untuk mendapatkan konten tambahan yang tersembunyi di dalam sebuah game. tu dulu, di era ketika internet tidak semudah sekarang untuk diakses!

Keberadaan IAP dan DLC sebenarnya bertujuan baik untuk para gamer dan developer, namun terkadang para developer sering kali menyalah gunakan hal ini sebagai cara mereka meraup keuntungan yang semakin besar. Contohnya kemunculan iklan yang sangat mengganggu, seperti menutupi hal-hal penting, atau muncul di waktu yang tidak tepat. Sehingga para gamer mobile terpaksa harus membayar IAP agar permainan menjadi lancar. Ada juga DLC yang rilis bersamaan dengan game itu sendiri, atau malah dipromosikan sebelum game bersangkutan rilis ke pasaran.

Sumber: castlecrashers.wikia.com

Sumber: castlecrashers.wikia.com

Sebenarnya kemunculan IAP dan DLC berasal dari kebutuhan gamer untuk mendapatkan konten yang lebih menarik, menambah pengalaman bermain, dan memuaskan para gamer itu sendiri. Terkadang ada saja para gamer yang merasa kurang puas atas game yang mereka beli. Nah, untuk menutupi rasa kurang puas tadi, para developer mengeluarkan DLC. Jadi, semua berawal dari kebutuhan para gamer itu sendiri lalu beralih pada perkembangan bisnis para developer untuk mendapatkan keuntungan.

Sumber: nerdreactor.com

Sumber: nerdreactor.com

Lalu mengapa IAP dan DLC selalu ada? Jawabannya sederhana sekali, karena kita memang butuh itu. Sejauh ini saya rasa IAP dan DLC tidak akan berhenti muncul, karena konten menarik yang terkadang sangat menggiurkan selalu saja laku di pasaran. Lalu bagaiaman cara mengatasi hal ini agar gamer tidak merasa tertipu dan mengeluarkan uang lebih? Hal ini kembali lagi kepada kita, apakah kita memang perlu membeli atau tidak, jika kita memang merasa butuh, maka tidak ada salahnya untuk membeli.

Apalagi ternyata kontennya memang sangat menarik. Saran terbaik yang bisa diberikan yaitu cobalah untuk mencari info lebih banyak tentang IAP dan DLC pada game yang bersangkutan sehingga saat kita mengeluarkan uang, kita sudah tahu apakah hal itu cocok untuk kita.

Sumber: id.techinasia.com

Sumber: id.techinasia.com

“Ah, tunggu bajakannya saja!”

Ini adalah solusi yang sangat tidak dianjurkan. Pembajakan dalam industri kreatif adalah sebuah cara yang bisa membuat para kreator “mati”. Dan “mati”-nya para kreator sama saja dengan membunuh industri game itu sendiri. Saya sempat curiga adanya IAP dan DLC juga merupakan sebuah cara yang dimiliki oleh developer untuk bisa memerangi pembajakan (dalam konteks mendapatkan keuntungan agar mereka bisa terus bertahan).

IAP dan DLC memang sering kali jadi bahan perdebatan para gamer. Namun munculnya kedua hal itu bukanlah hal yang salah, semua tergantung kita. Apakah kita memang membutuhkannya atau kita menjadi seorang yang selektif dalam menentukan pilihan? Nyatanya selalu ada saja orang-orang yang mau mengeluarkan uang lebih untuk dua hal itu.

Sumber: nintendotoday.com

Sumber: nintendotoday.com

Bagaimana pendapat kalian? Apakah kalian merasa terganggu dengan hadirnya IAP dan DLC? Atau malah merasa hal ini memang perlu ada untuk mendapatkan pengalaman bermain yang lebih baik? Jangan lupa berikan pendapat kalian di kolom komentar, ya!

About Author

Loganue Saputra Jr.

Loganue Saputra Jr.

Alfian Noor atau yang memiliki nama pena Loganue Saputra Jr. penulis novel Bersamamu dalam Batas Waktu (2014), selain suka menulis fiksi, ia juga memiliki hobi bermain video game, melukis, serta menonton film. Saat ini tinggal di Samarinda Kalimantan Timur dan aktif di Instagram @alpiannoor

Comments

Most
Popular

Omotenashi, Sumber: japantimes.co.jp

Omotenashi, Pelayanan Ramah-Tamah ‘Plus-Plus’ di Jepang

Omotenashi. Jepang dikenal sebagai negara dengan pelayanan pelanggan terbaik, termasuk pelayanan terhadap turis yang da.. more

Keluarga Naruto (pinterest.com)

Inilah Alasan Kenapa Naruto Tidak Menikah Dengan Sakura

Pada ending manga "Naruto", Naruto menikah dengan Hinata, tapi taukah apa alasan dibalik pernikahan mereka?.. more

Teriakan Berdarah – File 004 Bayangan Masa Lalu

Bayangan masa lalu masih sangat jelas terlintas di pikiranku. Siapa dia? Apakah orang yang sama?.. more

Joged Bumbung, Warisan Budaya yang Dicap Negatif. Mengapa Bisa Demikian?

Pernah dengar Joged Bumbung? Mengapa orang tua yang seharusnya mengawasi anak-anaknya, malah membiarkan anaknya ikut men.. more

00 heartbeat desktop

In a Heartbeat: Animasi Bertema LGBT Yang Mencuri Perhatian Sosial Media

Esteban Bravo dan Beth David merilis In a Heartbeat, animasi bertema hubungan LGBT. Jagat internet merespon dengan posit.. more