Mengenal Game Dance Dance Revolution yang Akan Segera Di-Filmkan!

2 weeks ago
Dance Dance Revolution

Jika kamu sempat menikmati era keemasan video game di akhir ‘90an dan awal-awal 2000an kemarin, besar kemungkinan kalau kamu pernah tahu atau malah sudah pernah memainkan game arcade dari Konami berjudul “Dance Dance Revolution”.

Game arcade ini sangat unik dan boleh dibilang revolusioner di industri video game dunia saat itu; tepatnya di tahun 1998. Dance Dance Revolution (juga populer di dunia video game sebagai “DDR”) merupakan bagian dari game musik dan irama / music & rhythm pabrikan video game Konami.

Dance Dance Revolution - Mesin DDR

Mesin DDR yang memulai semuanya. (Sumber: Ultimate History of Videogame)

Dance Dance Revolution, Eksplorasi Mesin Arcade

Saat itu Konami, melalui divisi Games & Music Division (G.M.D), mencoba mengeksplorasi area lain untuk bisnis mesin arcade yang saat itu di dominasi oleh game-game fighting , side-scrolling dan sejenisnya. G.M.D kemudian mengubah nama menjadi “Bemani” ; diambil dari game pertama mereka yang sukses di pasaran video game arcade Jepang “Beatmania”. Beatmania sendiri merupakan game musik mirip aksi seorang DJ musik.

Dance Dance Revolution - Beatmania

Sumber gambar: Retro-ing

Tak heran saat di-port ke PlayStation tahun 1997, Konami dengan pede melekatkan tulisan ‘DJ Simulation Game’ di cover depan game. Mereka juga menjual Beatmania versi PlayStation dengan aksesoris berbentuk turntable ala DJ beneran.

Baca juga: High Score Girl, Anime yang Mengulik Video Game Era 90an

Dance Dance Revolution - Bemani

Beatmania (Sumber gambar: Twitter/Bemanistyle)

Sukses Beatmania melahirkan “Dance Dance Revolution”

Jika di Beatmania pemain melakukan aksi berdasarkan irama dan gerakan ala DJ, maka di game DDR pemain akan beraksi layaknya seorang penari profesional. Karena game DDR menawarkan sebuah permainan yang men-simulasikan gerakan menari saat pemain mengikuti irama musik yang berasal dari game. Gerakan menari pemain dilakukan di atas permukaan yang memiliki empat tombol arah (atas-bawah-kiri-kanan). Pemain harus menginjak tombol arah itu agar sesuai petunjuk yang muncul di dalam layar game.

Bermain Dance Dance Revolution di arcade:

Seperti halnya Beatmania (dan game-game Bemani lain pasca DDR seperti Guitar Freaks atau DrumMania), Dance Dance Revolution merupakan ‘hot item’ era akhir ‘90an di industri video game arcade dan bahkan home console.

Baca juga: Tabletop Game, Board Game, dan Perkembangannya Selama Ini

Versi PlayStation dari DDR laris terjual. Pemain dapat memainkannya dengan joystick standar PlayStation atau melalui ‘Dance Pad’ yang meniru cara kerja arcade, yaitu dengan di injak dengan kaki. Jenis Dance Pad untuk PlayStation ini juga ada banyak jenis; mulai yang berbahan plastik berkualitas jelek (mudah gembos dan rusak sehingga tidak dapat dipakai lama) hingga yang terbuat dari metal seperti versi arcade-nya. Tentu saja harganya sangat mahal dan kini mulai jadi barang langka buruan kolektor vintage.

Dance Dance Revolution - Home Metal Pad

DDR Home Metal Pad (Sumber: YouTube)

Metal Mat Dance Dance Revolution:

DDR juga melahirkan kompetisi-kompetisi ketangkasan bermain. Jika di turnamen FGC (atau Fighting Game Community) menguji skill berantem maka di kompetisi DDR jelas yang dipertandingkan adalah kemampuan menari di atas mesin DDR tanpa melakukan kesalahan. Di website YouTube dapat dilihat berbagai jenis turnamen DDR maupun kehebatan para pemain profesional game Dance Dance Revolution ini.

Salah satu pemain DDR dengan skill dewa (menurut penulis)

Baca juga: Mengenal Lima Dewa Fighting Game Community Jepang

Konami sendiri, sebagai pemilik IP, juga mengadakan turnamen DDR dalam semangat dan format eSport yang diberi nama “Konami Arcade Championship”. Peserta yang hadir berasal dari Korea Selatan, Jepang dan beberapa negara Asia pilihan. Di Konami Arcade Championship ke-6 (yang digelar Februari tahun 2017) peserta dari Amerika Serikat diperbolehkan ikut mencoba melawan skill bermain DDR mereka melawan jago-jago Asia.

Dan baru di event ke-7 yang berakhir 10 Februari 2018 kemarin, jago-jago DDR dari negara kita Indonesia serta Kanada juga mulai diperbolehkan untuk ikut Konami Arcade Championship yang biasa digelar di Tokyo, Jepang.

Dance Dance Revolution - Konami Arcade Champioship

Konami Arcade Champioship (Sumber: DDRCommunity)

7th Konami Arcade Championship DDR A: 

Game Dance Dance Revolution secara umum memang tidak memiliki storyline yang menyambungkan ikatan antar game. Karena ya wajar saja. Namanya juga game arcade ‘kan? Rata-rata game arcade orientasinya adalah bersenang-senang dalam waktu singkat. Jadi saya sedikit heran saat membaca berita terkini kalau film teatrikal dengan basis video game Dance Dance Revolution siap untuk di produksi.

Produser Greg Silverman dengan perusahaannya, Stampede, mengumumkan kalau mereka sudah siap untuk menggarap film Dance Dance Revolution. Stampede akan bekerja sama dengan produser J. Todd Harris dan Marc Marcum dari Branded Entertainment serta tentunya Konami sebagai pemilik IP DDR. Belum ada informasi apapun soal film DDR tadi kecuali:

“Dunia sedang di ambang kehancuran dan bahasa universal, menari, adalah satu-satunya harapan persatuan”.

Sebuah tagline yang nyeleneh. Perlu dibuktikan apakah ampuh atau tidak. Tapi sepertinya Konami memang sedang serius menggarap film berdasarkan IP yang mereka miliki. Sebelumnya sudah kencang berhembus rumor kalau film Metal Gear Solid akan segera dikerjakan. Tapi info yang ada masih cenderung simpang siur sehingga sulit untuk dipercaya.

Baca juga: Menyambut Game Spider-Man PS4, Ini Dia Game Spider-Man Jaman Dulu!

Apakah film teatrikal tentang Dance Dance Revolution bisa terjadi? Apakah akan keren, atau malah jadi bahan tertawaan nanti? Kita harus membuktikannya sendiri.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Si Nopal

Si Nopal: Karakter Chubby yang Bikin Geli

Hari ini rubrik Chit Chat akan membahas salah satu komikus yang lagi ngetrend di Instagram nih yaitu Si Nopal!.. more

Mangafest Mythophobia, Festival Budaya Populer Jepang Besutan HIMAJE UGM

Mangafest UGM adalah festival budaya populer Jepang yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang (HIMAJE) UGM. Ta.. more

Sumber: myanimelist.net

Ingin Move on dari Idol 3 Dimensi? Coba beralih ke Idol 2 Dimensi ini

Bagi penggemar setia, skandal percintaan dianggap salah satu bentuk pengkhianatan yang dilakukan oleh idol terhadap fans.. more

00-d-genre-romance

Menyulap Genre Romance Menjadi Anti Mainstream

Genre romance terlalu mainstream? Kamu bisa menyulap genre sejuta umat ini jadi tidak manstream dengan mencapur genre la.. more

Papers Please – The Short Film: Intrik Dan Drama Di Perbatasan

Film pendek Papers Please berhasil menangkap nuansa kelam dan ketegangan di perbatasan negara komunis, secara realistis .. more