Mengenal Lebih Dalam Tentang WAIFU

1 year ago
Sumber: m.blog.naver.com

Akhir-akhir ini di dunia maya khususnya di media sosial dan blog-blog para pecinta manga dan anime, banyak ditemuin debat kusir tak berujung serta kata-kata tak pantas dibaca. Ternyata disitu para otaku banyak ber-adu WAIFU mereka dengan cara saling membully satu sama yang lain. Mereka sama-sama tidak mau mengalah dan menganggap WAIFU mereka itu yang paling the best. Semestinya sih jangan ada kejadian seperti itu apalagi punya hobi yang sama.

Nah, bagi kalian yang sudah sering menonton anime dan suka baca-baca artikel anime sudah pasti tidak asing lagi kan dengan istilah WAIFU ini. Yuk mari kita bahas secara mendalam apa sebenarnya WAIFU itu.

Sumber: m.blog.naver.com

Sumber: m.blog.naver.com

WAIFU adalah istilah untuk menyebutkan istri namun penggunaanya sering disalahgunakan untuk menyatakan istri dalam Karakter Anime 2D. Biasanya orang yang memilih WAIFU didalam karakter anime itu adalah orang yang jones alias jomblo akut di dunia nyata atau memang ‘cinta mati’ dengan karakter anime. Hahaha. Makanya mereka beralih memilih pasangan dari yang tadinya dimensi 3D (orang asli) lalu pindah ke dimensi 2D yang itu hanya gambar dan bikinan para mangaka pulak.

Kata WAIFU merupakan plesetan dari kata bahasa inggris “Wife” yang artinya Istri. WAIFU didefinisikan sebagai karakter perempuan dari anime, visual novel atau game yang paling disukai dan di senangi oleh para otaku. Dipastikan juga para Otaku mempunyai WAIFU. Tentu saja ini akibat dari kegemarannya terhadap anime, visual-novel, game atau pun yang lainnya.

Sumber: otacouncil.com

Sumber: otacouncil.com

Istilah WAIFU sendiri berasal dari sebuah adegan Azumanga Daioh yaitu sebuah anime yang tayang bulan April-September 2002, dimana tokoh utama anime itu, Kimura, yang seorang guru menjatuhkan sebuah foto wanita misterius di lantai kelas. Saat dimintai konfirmasi oleh para muridnya mengenai siapa jati diri wanita di foto tersebut, Pak Guru Kimura menjawabnya dengan santai “Mai Waifu”. Semenjak itulah istilah itu booming dipakai oleh para Otaku. Padahal seperti yang kita ketahui bersama, pelafalan bahasa Inggris versi Jepang selalu tidak sesuai kaidah. Namun tetap saja istilah kata itu dipakai hingga sekarang.

Sumber: otacouncil.com

Sumber: otacouncil.com

Desain karakter gambar pada anime, game atau video game juga menjadi hal utama yang membuat para Otaku menyukai WAIFU mereka. Sebagian besar mereka memilih suatu karakter sebagai WAIFU-nya karena menyukai desain karakter tersebut. Biasanya sih kaum lelaki melihat kearah fisik pada bagian tertentu yang menonjol seperti rambut, mata, hingga body karakternya yang aduhai. Memang sih memilih WAIFU dengan desain yang enak dipandang tentu menjadi keindahan tersendiri. Dengan demikian, mengumpulkan pernak-pernik yang berhubungan dengan karakter tersebut pun menjadi lebih menyenangkan.

Sumber: mmd.goboiano.com

Sumber: mmd.goboiano.com

Sumber: mmd.goboiano.com

Sumber: mmd.goboiano.com

Sumber: mmd.goboiano.com

Sumber: mmd.goboiano.com

Dalam tingkat tertentu, layaknya istri sungguhan, para Otaku banyak yang mengabdikan diri mereka untuk sang WAIFU. Pengabdian tersebut dilakukan dengan berbagai macam cara. Ada yang mulai sekedar membaca, menonton, memainkan manga/anime/video game kesuakaannya di mana karakter WAIFU tersebut muncul dan ada yang mengoleksi pernak-pernik karakter itu mulai dari poster, figure, dakimakura, dll. Namun ada juga yang masuk ke tingkat ekstrem yakni mereka melakukan hal-hal yang bisa dibilang “mengerikan” kepada WAIFU mereka yang lebih baik tidak dijelaskan di sini.

Sumber: mmd.goboiano.com

Sumber: mmd.goboiano.com

Aslinya sih boleh-boleh aja kok jika kalian suka kepada karakter anime 2D. Tapi jangan terlalu over menyukai bahkan mencintainya ya. Wake up guys! Jangan sampai obsesi kalian itu mengganggu kehidupan kalian khususnya dalam mencari pasangan hidup di dunia nyata.

About Author

Patricia Trisnawati

Patricia Trisnawati

Wanita berdarah Jawa ini sejak di bangku kuliah sudah aktif di dunia broadcasting. Baik menjadi penyiar radio di kampus, dan menjadi reporter radio lokal di Jogja. Pernah pula bekerja aktif sebagai reporter, penulis naskah, dan voice over artist di salah satu media televisi swasta ternama. Motto hidupnya adalah "Kerja keras tidak akan pernah mengkhianati hasil yang didapat."

Comments

Most
Popular

Alti Firmansyah, Srikandi Indonesia yang Mendunia

Profesi komikus di luar negeri bisa dibilang cukup menjanjikan dan bisa dijadiin pijakan untuk hidup secara layak. Nah, .. more

Sumber: japantimes

Inilah Hal Yang Wajib Dipatuhi Oleh Orang Jepang dan Korea Saat Bekerja

Di Jepang, orang yang bekerja di kantor, biasanya punya budaya untuk makan malam bersama. Wajar memang. Tapi dalam makan.. more

Sensor visual yang absurd dari TV Indonesia. Sumber gambar: twitter.com/adrianreynald

Sensor TV Indonesia Terlalu Ketat: Apakah Benar Efektif?

Saya akan setuju jika konten eksplisit bersifat kekerasan (seperti darah, mayat, hal-hal gore lainnya) mendapatkan senso.. more

Luthfi Hinelo

Luthfi: Jangan Pernah Berhenti Belajar

Generasi 90-an berkolaborasi dengan CIAYO Comics membuat komik Anak Kemaren Sore yang bisa dibaca secara gratis di CIAYO.. more

CIAYO Pictures

CIAYO Games dan Niji Games Berkolaborasi dalam Sebuah Games (Spoiler Alert)

Pada tangggal 15 September 2017, CIAYO Games bertemu dengan Niji Games untuk melakukan kolaborasi. Kedatangan Tim CIAYO .. more