Mengintip Keseruan di Museum Anime Toei

4 weeks ago
00-museum-anime-toei

“Museum.” Mendengar nama ini akan memunculkan citra sesuatu yang membosankan di dalam pikiran. Sesuatu yang berkesan jadul. Atau mungkin film-nya Rami Malek yang berjudul “Night at the Museum” ? Intinya, museum identik dengan sesuatu yang berisikan hal-hal bersejarah. Berusia tua. Atau sebuah mahakarya hasil jiwa seni manusia yang layak dipamerkan dan jadi pelajaran untuk generasi kini dan masa depan.

Museum Smithsonian (Sumber: SmithGroup)

Museum Smithsonian (Sumber: SmithGroup)

Walaupun berkesan dengan hal-hal yang membosankan namun jika sebuah museum berisi sesuatu yang entertaining alias menghibur maka museum bisa jadi sebuah destinasi alias tujuan wisata yang seru dan informatif. Dan definisi tersebut dapat disematkan pada Museum Anime Toei di Jepang.

Nama “Toei” sendiri bukan nama kecil atau kemarin sore di industri entertainment Jepang.

(Sumber: Reddit)

(Sumber: Reddit)

Toei Animation Co, Ltd mulai bergerak di industri anime sejak 1948. Bayangkan; hanya beberapa tahun pasca luluh lantak akibat kalah Perang Pasifik (alias World War II), mereka mampu bangkit dan menciptakan peluang membangun industri hiburan. Sebuah mentalitas baja khas kultur Jepang.

Baca Juga: Kebiasaan-Kebiasaan Orang Jepang yang Akan Sulit Dilakukan oleh Bangsa Lain

Seiring waktu Toei Animation, dengan logo/maskot mereka “Pero” yang berasal dari adaptasi “Puss in Boots” tahun 1968, sangat dikenal dengan berbagai adaptasi animasi dari manga-manga karya mangaka Jepang populer. Puluhan IP manga (maupun original works) lahir dari Toei Animation. Mulai dari judul-judul senior seperti Mazinger Z-nya Go Nagai, Sailor Moon karya Naoko Takeuchi hingga tentu saja One Piece dari Eiichiro Oda dan Dragon Ball-nya Akira Toriyama hanyalah beberapa dari begitu banyak IP yang ditangani oleh Toei. Bahkan boleh dibilang kalau genre “Mahou Shojo / Magical Girl”, “Super Robot” serta “Shonen Bouken” alias kisah petualangan untuk cowok populer berkat Toei Animation.

Baca juga: Cutie Honey Universe: ‘Nenek Moyangnya’ Anime Mahou Shojo Akan Rilis TV Series Baru Di 2018

Pero “Puss in Boots” (Sumber: Toei-Anim.Co.Jp)

Pero “Puss in Boots” (Sumber: Toei-Anim.Co.Jp)

Suatu hal yang tidak berlebihan jika mengatakan kalau Toei Studio/Animation merupakan pemain penting di industri anime Jepang lebih dari setengah abad lamanya.

Museum Toei Animation menampilkan sejarah perjalanan Toei sejak mereka berdiri hingga hari ini. Museum keren ini berada di Tokyo, Jepang. Tepatnya di 2-10-5 Higashioizumi, Nerima-ku, Tokyo dan dapat dicapai dengan berjalan kaki sekitar 15 menit dari Stasiun Oizumi-gakuen di Seibu Ikubukuro Line.

Bahkan saat keluar dari stasiun, karakter Toei Animation “Maetel” dan “Tetsuro” sudah menyambut di Oizumi Anime Gate. Siap untuk menunjukkan arah ke museum.

(Sumber: Grapee.Jp)

(Sumber: Grapee.Jp)

Malas berjalan kaki? Ada jalur bus yang akan mengantar kamu dalam hitungan menit dari lokasi yang sama. Museum yang baru mengalami renovasi dan dibuka kembali sejak 28 Juli 2018 ini buka setiap jam 10 pagi hingga 5 sore. Tiket masuknya? Gratis! Pengunjung tidak harus membayar biaya masuk ke dalam museum. Kamu bisa cek website museum anime Toei di https://museum.toei-anim.co.jp/

Flyer promosi museum anime Toei. (Sumber: Blog. Yahoo.Co.Jp)

Flyer promosi museum anime Toei. (Sumber: Blog. Yahoo.Co.Jp)

Tapi jangan datang di hari Rabu ya! Karena… museumnya tutup di hari Rabu hehehe. Sedikit berbeda dengan museum-museum di negara lain yang biasanya tidak memilih hari tengah pekan untuk tutup.

Selamat Datang! (Sumber: Grapee.Jp)

Selamat Datang! (Sumber: Grapee.Jp)

Saat tiba di depan museum, pengunjung yang masuk akan langsung disambut oleh patung Pero yang besar di halaman museum. Menunjukkan besarnya arti maskot berbentuk kucing itu pada brand Toei Animation.

(Sumber gambar: WithTheWill)

(Sumber gambar: WithTheWill)

(Sumber gambar: WowJapan)

(Sumber gambar: WowJapan)

Memasuki bagian dalam museum anime Toei, pengunjung akan melihat monitor besar yang menampilkan karya Toei Animation terkini seperti One Piece. Tidak mengherankan berhubung One Piece merupakan salah satu serial yang long running dari Toei sejak akhir ‘90an dan tetap dalam popularitas tinggi. Dan meja informasi juga tersedia disini sehingga pengunjung dapat memanfaatkan hal tersebut sejak mereka tiba di wilayah museum.

“Halo, Luffy-san!” (Sumber gambar: Grapee.Jp)

“Halo, Luffy-san!” (Sumber gambar: Grapee.Jp)

Baca Juga: Dragon Ball & One Piece: Dua Anime Yang Masih Bertahan Dari Era Awal Millennium

Layout Museum (Sumber: Grapee.Jp)

Layout Museum (Sumber: Grapee.Jp)

Di bagian tengah museum pengunjung dapat menikmati panel sentuh raksasa yang menampilkan deretan sejarah produk-produk Toei sejak berdiri. Yang artinya juga informasi sepanjang 60 tahunan sebuah perjalanan luar biasa salah satu perusahaan pionir anime Jepang.

Museum dengan dukungan teknologi canggih (Sumber: Grapee.Jp)

Museum dengan dukungan teknologi canggih (Sumber: Grapee.Jp)

Menariknya, informasi dalam bahasa internasional (alias Inggris) juga tersedia disini. Sehingga pengunjung dari negara lain, alias turis mancanegara, masih dapat menikmati informasi bersejarah yang dimiliki museum anime Toei tersebut. Sebuah langkah bijaksana mengingat fans Toei Animation tidak hanya berasal dari negara Jepang saja namun juga berasal dari negara-negara lain.

Pilihan bahasa Inggris juga tersedia! (Sumber: Grapee.Jp)

Pilihan bahasa Inggris juga tersedia! (Sumber: Grapee.Jp)

Salah satu bagian museum menampilkan berbagai panel yang menunjukkan bagaimana proses pembuatan storyboard untuk anime produksi Toei Animation. Hal ini tentu saja menarik terutama untuk mereka yang bergerak maupun tertarik dengan industri animasi seperti yang dilakukan oleh Toei Animation.

Storyboard Anime (Sumber: Grapee.Jp)

Storyboard Anime (Sumber: Grapee.Jp)

Yang menarik adalah adanya buku storyboard yang dapat dipegang dan dibalik-balik sehingga menampilkan sebuah adegan seperti dalam anime. Pengunjung  museum anime Toei bahkan diperbolehkan mencoba membalik buku storyboard tersebut untuk melihat adegan yang ada di dalam storyboard. Seru!

Lihat isi storyboard dengan cara yang seru (Sumber: Grapee.Jp)

Lihat isi storyboard dengan cara yang seru (Sumber: Grapee.Jp)

Dan tentu saja di museum studio anime akan terdapat figure atau patung karakter anime yang mereka ciptakan. Seperti yang bisa terlihat di foto, figure life-size Monkey D. Luffy (One Piece) dan Son Goku (Dragon Ball) mejeng di museum ini.

Lihat pengumuman di tengah-tengah mereka? Isinya kurang lebih “Ya Silakan Berfoto Disini Karena Penggunaan Kamera Diperbolehkan”.

Foto bareng Luffy & Goku! (Sumber: TripAdvisor)

Foto bareng Luffy & Goku! (Sumber: TripAdvisor)

Bagian seru lain dari museum ini terletak di bagian luar. Ada areal yang dinamakan “Area Papan Tulis Kapur”. Apa itu?

Sesuai namanya, areal ini memiliki papan tulis dengan kapur dan penghapus seperti papan tulis di sekolah-sekolah. Di areal ini, pengunjung dapat menggambar karakter favorit mereka yang berasal dari Toei Animation. Menarik bukan?

Ini keren banget idenya (Sumber: Grapee.Jp)

Ini keren banget idenya (Sumber: Grapee.Jp)

Karena tiket masuk gratis jadi dari mana penghasilan museum anime Toei ini?

Mungkin dari penghasilan toko merchandise. Digawangi oleh staff-staff yang ramah dan terlatih, pengunjung museum anime Toei dapat membeli berbagai merchandise khas Toei Animation. Tersedia banyak aksesories seperti baju, gantungan kunci dan lainnya disini. Semua dengan desain khas dari masing-masing IP seperti Dragon Ball, Precure atau One Piece series.

Puas berkeliling museum, saatnya shopping! (Sumber: Grapee.Jp)

Puas berkeliling museum, saatnya shopping! (Sumber: Grapee.Jp)

Jika sedang berada di Jepang, atau berencana mengunjungi negara empat musim yang maju ini, sempatkan diri untuk mengunjungi museum anime Toei Animation. Selain melihat dan belajar sejarah perjalanan Toei Animation, kamu juga dapat berbelanja berbagai collectible keren anime Toei. Jangan sampai ketinggalan!

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Yayoi Kusama. (Sumber: highsnobiety)

Yayoi Kusama: Polkadot Queen Asal Jepang yang Mendunia

Kalau kamu dengar nama Yayoi Kusama, pasti teringat dengan polkadot. Yap, seniman asal Jepang ini termasuk sebagai salah.. more

(from : youtube.com)

Otaku VS Weeaboo

Bro and sis, seperti yang kita tahu bahwa sekarang ini perkembangan grup-grup atau komunitas penggemar kultur Jepang ber.. more

[Drama Indonesia Comic Con 2017] Dilema Event Pop Culture: Dengan Tiket Masuk Berbayar Atau Gratisan?

Beberapa waktu lalu sempat terjadi “drama” di media sosial seputar bermasalahnya akses masuk gratis untuk cosplayer .. more

00-wonder-sweet-komik-sederhana

Tips Membuat Komik Sederhana ala Komikus Wonder Sweet

Banyak orang berpikir membuat komik itu susah. Nyatanya membuat komik sederhana bisa dilakukan, seperti yang dicontohkan.. more

thumb-3

Krypton: Serial TV Tentang Planet Asal Superman

Seperti apa kehidupan di planet asal Superman, jauh sebelum planet itu hancur? Pertanyaan itu akan terjawab lewat serial.. more