Merayakan 30 Tahun Usia Mega Man Capcom Mengumumkan Mega Man 11

9 months ago

Mega man 11.

Bro sis gamers era NES/Famicom mungkin sudah tidak asing pada sosok robot berwarna biru dan memiliki senjata cannon di sebelah lengannya ini.

Game awal Mega Man rilis tahun 1987, alias 30 tahun yang lalu, di platform Nintendo. Mega Man (sering ditulis juga sebagai Megaman ataupun MegaMan) sendiri di Jepang dikenal dengan nama Rockman. Capcom, sebagai pemilik IP Rockman/Mega Man ini, memang terkenal doyan mengubah nama karakter ciptaan mereka saat karakter itu diperkenalkan di luar Jepang. Seperti halnya Rockman yang jadi Mega Man di Amerika, ada juga Vega yang dirubah namanya menjadi M. Bison dalam game Street Fighter saat dijual di luar Jepang.

Lain di Jepang, lain di Barat. Sumber gambar: glitchslap.com

Lain di Jepang, lain di Barat. Sumber gambar: glitchslap.com

Genre yang digunakan dalam game Mega Man kebanyakan merupakan game action platforming side scrolling. Genre ini tentu saja sangat populer dan jadi standard de facto buat banyak game sejak era 80an (seperti Super Mario atau Contra). Pergerakan karakter yang lurus terus ke arah kanan layar sambil mengatasi halangan ataupun rintangan untuk sampai di ujung jalan.

Gameplay Mega Man 10. Sumber gambar: ign.com

Gameplay Mega Man 10. Sumber gambar: ign.com

Seperti banyak franchise game Jepang, dimana mereka memiliki judul yang canonical dan spin-off, Mega Man juga tercatat memiliki hal serupa. Ada sepuluh game utama dari Mega Man yang ditandai dengan penerapan nomer di belakang judul. Terakhir kali Mega Man mengeluarkan game canonical ada di game Mega Man 10, dan itu terjadi tahun 2010. Selain game canonical, ada belasan game spin-off lainnya seperti Mega Man X series, Mega Man Zero series, Mega Man ZX series, hingga versi action platforming 3D Mega Man Legends series.

Gameplay Mega Man Legends 2. Sumber gambar: youtube.com

Gameplay Mega Man Legends 2. Sumber gambar: youtube.com

Ada lebih dari 50 judul Mega Man series yang pernah dirilis oleh Capcom sejak 1987 di berbagai platform gaming, mulai dari console jadul NES/Famicom hingga smartphone. Game-game ini selalu mendapatkan sambutan meriah dari fans, sehingga tak heran jika tercatat hingga Maret 2015 serial Mega Man sudah terjual hingga 30 juta kopi di seluruh dunia sejak kelahirannya 30 tahun yang lalu.

Tapi walaupun popularitas Mega Man tinggi dan terbukti menjual, perlakuan Capcom pada IP mereka yang satu itu di era modern ini relatif buruk.

Di kalangan fans sudah diketahui kalau Capcom mengabaikan development Mega Man sejak game canonical terakhirnya, Mega Man 10, dirilis tahun 2010 tempo hari. Salah satu yang paling terkenal bikin jengkel fans Mega Man adalah saat Capcom membatalkan proses pembuatan sekuel (dan kemungkinan besar kisah penutup) dari Mega Man Legends, game Mega Man platform 3D yang pertama rilis di PlayStation One tahun 1997.

Game tersebut sangat populer di kalangan fans, dan Mega Man Legends 3 menjadi salah satu game Mega Man yang paling banyak di-request untuk dibuat oleh Capcom. Tapi Capcom terlihat ogah-ogahan mengerjakannya. Sempat beredar rumor kalau Mega Man Legends 3 sedang dibuat oleh Capcom untuk platform Nintendo 3DS, namun belakangan Capcom menyatakan kalau game tersebut dibatalkan karena mereka mengaku kesulitan mengerjakannya. Hal ini sempat jadi trending di kalangan fans Mega Man dan gamers dunia, dan menyebabkan Capcom di cela habis-habisan. Tapi mereka tetap cuek dan tidak melanjutkan proses development Mega Man Legends 3 itu.

Desain Mega Man Legends. Sumber gambar: legends-station.com

Desain Mega Man Legends. Sumber gambar: legends-station.com

Tapi walaupun terkesan mengabaikan eksistensi Mega Man, Capcom tetap menggunakan karakter ini di dalam game ciptaan mereka walau dalam bentuk yang sama sekali berbeda. Yaitu di game fighting “VS” yang memang banyak diciptakan oleh Capcom. Mega Man merupakan karakter yang rutin muncul di game fighting Capcom. Terkini dia ada di game Marvel VS Capcom: Infinite.

Sering muncul di game fighting Capcom. Sumber gambar: dualshockers.com

Sering muncul di game fighting Capcom. Sumber gambar: dualshockers.com

Jadi fans mungkin sedikit heran (bercampur gembira) dengan pengumuman Capcom beberapa saat yang lalu mengenai rencana mereka untuk Mega Man di ulang tahun ke-30 franchise ini.

Selain merilis kompilasi Mega Man X (ada 8 games yang dulunya rilis di SNES/Super Famicom) untuk platform modern seperti Nintendo Switch, PlayStation 4, Xbox One dan PC, Capcom secara tak terduga juga mengumumkan game Mega Man 11.

Para fans tentu saja menyambut meriah game canonical terbaru Mega Man ini. Dari screen shot yang dipamerkan oleh Capcom, terlihat kalau grafik yang ditawarkan oleh Mega Man 11 mengalami perubahan signifikan dibandingkan judul-judul sebelumnya. Grafis menjadi celshaded yang halus (dibandingkan pixel sprite seperti sebelumnya) dengan lingkungan rendered yang bernuansa modern. Beberapa fans melihat hal ini sebagai hal yang menyegarkan sementara lainnya langsung membandingkan tampilan Mega Man 11 seperti game Mighty No.9 , game buatan mantan produser game Mega Man Keiji Inafune yang mendapat kritik pedas karena berbagai faktor (termasuk karena grafis).

Tampilan modern untuk Mega Man 11. Sumber gambar: polygon.com

Tampilan modern untuk Mega Man 11. Sumber gambar: polygon.com

Mega Man 11 dijadwalkan rilis tahun depan untuk semua platform modern. Kita tunggu saja ya, bro sis.

Trailer Mega Man 11 di YouTube,

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

(Youtube)

7 Hal Tersirat Yang Ada di Lagu Taylor Swift “Look What You Made Me Do”

Look who’s back! Setelah lama tidak terdengar kabarnya, Taylor Swift comeback dengan debut single terbarunya yang berj.. more

00 heartbeat desktop

In a Heartbeat: Animasi Bertema LGBT Yang Mencuri Perhatian Sosial Media

Esteban Bravo dan Beth David merilis In a Heartbeat, animasi bertema hubungan LGBT. Jagat internet merespon dengan posit.. more

00-d-FateGrand-Order-Fes-2018

Meriahnya Fate/Grand Order Fes 2018 3rd Anniversary

Fate/Grand Order Fes 2018 membawa berbagai update baru untuk gamenya, seperti servant baru Scathatch=Skadi yang sangat k.. more

00-d-b-the-beginning

B: The Beginning – Crime Thriller Digabung Sci-fi Dalam Kemasan Anime

Netflix merilis anime B: The Beginning. Anime produksi Production IG ini nampaknya bisa menjadi anime original terbaik N.. more

Sumber: myanimelist.net dan screencapture game

Kinoko Nasu, Sosok di Balik Kemisteriusan Dunia dalam Visual Novel Fate/Stay Night dan Light Novel Kara no Kyoukai

Kalian ada yang sudah nonton anime Fate series atau "Kara no Kyoukai"? Bagi kalian yang mengagumi cerita-cerita dari Fat.. more