Microsoft vs Apple: Usaha Microsoft Mengalahkan Dominasi MacBook Pro Apple Di Kelas Premium Notebook

4 weeks ago
Surface Book 2 dari Microsoft. Sumber gambar: which.co.uk

Cerita Apple yang bersaing sengit dengan Android bukanlah hal asing untuk kita. Tapi tahukah bro sis, kalau Apple juga (dari dulu) bersaing ketat dengan Microsoft?

Di tahun-tahun awal berdirinya Apple Computer, Microsoft belum seperti sekarang. Bahkan boleh dibilang kalau dulu Bill Gates bukanlah siapa-siapa jika dibandingkan dengan mendiang Steve Jobs, boss Apple, yang seorang ‘rockstar’ di bisnis komputer saat itu.

Apple Computer yang lahir belakangan dibandingkan Microsoft memiliki produk, platform bisnis, dan reputasi mentereng sebagai produk yang paling ‘hip’ di pasaran. Dan Microsoft, jika ukurannya di era sekarang, hanyalah startup yang baru merintis jalan dalam bisnis komputer.

Walau tidak akurat 100%, masa-masa itu bisa dilihat lewat film “Pirates Of Silicon Valley”. Di film tersebut terlihat bagaimana awal Steve Jobs dan Bill Gates dalam merintis bisnis mereka masing-masing. Bertemu. Bersaing. Saling jegal.

Film tentang awal perseteruan Apple & Microsoft. Sumber gambar: in.thehackerstreet.com

Film tentang awal perseteruan Apple & Microsoft. Sumber gambar: in.thehackerstreet.com

Namun kini Microsoft bukanlah Microsoft yang dulu. Lewat tangan dingin dan intuisi bisnis yang tak kalah dari Steve, Bill berhasil membangun Microsoft dari sebuah perusahaan kelas teri menjadi perusahaan yang menjadikan dirinya “Manusia Terkaya Sedunia” versi Majalah Forbes berkali-kali.

Pria Terkaya Sedunia dengan perkiraan harta senilai $86 Milyar Dollar. Sumber gambar: techapis.com

Pria Terkaya Sedunia dengan perkiraan harta senilai $86 Milyar Dollar. Sumber gambar: techapis.com

Walau populer di software, namun Microsoft sejatinya dulu tidak pernah membuat hardware sendiri. Ini berbeda dengan Apple, yang selain hebat di software mereka juga membuat produk sendiri sejak lama. Komputer dan laptop Apple merupakan produk-produk yang selalu mengesankan baik dalam build quality maupun fungsionalitas. iMac dan MacBook merupakan produk-produk Apple yang memiliki fanbase besar dan menghasilkan profit tinggi buat Apple selain dari gadget handheld mereka seperti iPhone atau iPad.

MacBook & iMac. Dua produk sukses Apple. Sumber gambar: shapnatech.com

MacBook & iMac. Dua produk sukses Apple. Sumber gambar: shapnatech.com

Namun belakangan ini Microsoft mulai melirik pasar hardware, dan mulai menggelontorkan produk tablet/laptop hybrid mereka yang diberi nama “Surface”.

Microsoft Surface. Sumber gambar: itpro.co.uk

Microsoft Surface. Sumber gambar: itpro.co.uk

Surface generasi awal di-posisikan sebagai “tablet yang dapat berfungsi sebagai notebook” dengan fitur keyboard yang dapat di lepas-pasang. Sebuah langkah yang bagi para analis dinilai sebagai usaha jelas dari Microsoft untuk menggoyang dominasi iPad; tablet super populer dari Apple yang banyak disukai karena portabilitas dan fungsionalitasnya yang mumpuni.

iPad Pro dari Apple. Sumber gambar: macrumors.com

iPad Pro dari Apple. Sumber gambar: macrumors.com

Surface generasi awal, walau canggih dan cukup diterima oleh pasar, masih sulit untuk mencapai ‘acceptance level’ yang diinginkan Microsoft. Bagaimana tidak? Menurut data International Data Corporation (IDC) Worldwide Quarterly Tablet Tracker tahun 2013, tercatat pasar tablet dunia dimiliki oleh Android dengan margin 56.5% dan Apple di 39.6% sehingga menyisakan sisa 3.3% saja untuk Microsoft. Sebuah angka yang jomplang.

Microsoft punya ambisi lebih. Mereka ingin menghajar laptop signature Apple; MacBook Pro. Maka dirilislah Surface Book yang secara hardware lebih baik daripada Surface.

Surface Book dari Microsoft. Sumber gambar: news.softpedia.com

Surface Book dari Microsoft. Sumber gambar: news.softpedia.com

Surface Book generasi awal cukup jadi bahan pembicaraan di antara gadget enthusiast dunia. Produk Microsoft di ranah laptop ini memiliki build quality dan spesifikasi mumpuni yang dipadu dengan desain yang tidak kalah seksi dari MacBook Apple. Walau Android juga punya lini laptop seperti Pixelbook, namun Pixelbook tidak sama seperti Surface Book maupun MacBook karena sifatnya yang cloud-based serta berorientasi ‘always online’ itu.

Tak mau kehilangan momentum di pasar laptop premium ini, Microsoft akan merilis Surface Book 2 di bulan November 2017 nanti.

Generasi terkini Surface Book segera rilis November 2017. Sumber gambar: wccftech.com

Generasi terkini Surface Book segera rilis November 2017. Sumber gambar: wccftech.com

Karena produknya sendiri baru akan keluar bulan depan (dalam dua ukuran 13 serta 15 inchi), maka Surface Book 2 belum bisa diuji coba. Namun preview spesifikasinya sudah dikeluarkan oleh Microsoft, dan dari yang terlihat memang Surface Book 2 ini akan tampil ‘wah’.

Dengan start harga $2.499 untuk versi 15 inchi (di ukuran yang sama harga MacBook lebih murah di $2.399), Surface Book 2 terlihat pede melawan MacBook Pro walau berharga 100 dollar lebih mahal. Tapi itu mungkin karena ‘jerohan’ Surface Book 2 yang memang terlihat lebih menjanjikan performa tinggi jika dibandingkan MacBook Pro.

Prosesor Intel Core i7-8650U vs i7-7700HQ jelas membedakan kelas keduanya (generasi ke-8 vs generasi ke-7). RAM keduanya sama kuat di 16GB, namun Surface Book 2 berani meng-klaim ketahanan baterai hingga 17 jam sementara MacBook Pro hanya 11 jam. Surface Book 2 juga memiliki slot USB C dan Slot SD Card Reader. MacBook Pro tidak memiliki Card Reader di body-nya.

Spesifikasi yang mumpuni setara dengan harga jual yang ‘wah’. Sumber gambar: microsoftcaregh.com

Spesifikasi yang mumpuni setara dengan harga jual yang ‘wah’. Sumber gambar: microsoftcaregh.com

Surface Book 2 akan head-to-head dengan MacBook Pro (dan Pixelbook) di bulan November nanti. Untuk bro sis yang menginginkan laptop cakep, berkemampuan tinggi dan tidak masalah keluar dana lebih untuk laptop idaman tersebut, maka Surface Book 2 dapat jadi pilihan.

Tapi tentu saja jika bro sis seorang loyalis Apple, maka Surface Book 2 tidak tepat untuk bro sis miliki hehehe. Kalau tidak setuju boleh komen di bawah ya, bro sis!

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Sumber: Google Images

Siapa Pencetus Mata Besar Berkilauan di Anime dan Manga Jepang?

Pernah gak sih kalian bertanya-tanya siapa awal pencetus dan yang pertama kali mempopulerkan mata besar berkilauan khas .. more

Anime Matsuri X CIAYO Comics

CIAYO Comics, sebagai salah satu platform komik digital pun turut berpartisipasi di event Anime Matsuri kali ini. .. more

Sumber: The Japan Times

Funkot: Musik Dance Rasa Dangdut Yang Mengudara Hingga Jepang

Indonesia boleh berbangga karena memiliki ribuan pulau dari Sabang sampai Merauke, batik yang mendunia, kuliner yang bik.. more

Sumber: wired.com

Menilik Absurdity Selera Komedi Orang Jepang

Banyak orang berpendapat kalau Jepang punya selera humor yang unik dan berbeda sekali dengan komedi di negara lain. Agak.. more

Sumber: urbanmatter

Mengintip Perayaan Halloween di Negara Asia

Bulan Oktober identik banget dengan perayaan hari Halloween, terutama di negara barat. Nah, sebelum membahas lebih jauh .. more