Mobil Bruce Wayne di Justice League Ini Hanya Bisa Dikemudikan di Video Game! Hanya Satu di Dunia!

6 months ago

Bruce Wayne, miliuner rangkap superhero serba bisa, membayar Mercedes-Benz untuk mewujudkan mimpinya mengemudikan mobil-mobilan dari video game. Seperti apa jadinya mobil sang caped crusader di siang hari ini?

Mercedes-Benz bekerja sama dengan film Justice League untuk menampilkan mobil-mobil mereka dalam film superhero terbaru di DC Expanded Universe. Ini memang bukan hal baru dalam dunia film superhero. Audi dan Marvel sudah melakukannya lebih duluan dalam berbagai film Marvel Cinematic Universe. Entah berapa kali kita melihat Tony Stark mengemudikan berbagai jenis mobil super Audi R8 dari yang terlawas hingga terkini.

Semua jenis R8 sudah Tony cicipi mulai dari yang paling awal, hingga yang terkini dan versi mesin listrik. (Sumber: Marvel)

Semua jenis R8 sudah Tony cicipi mulai dari yang paling awal, hingga yang terkini dan versi mesin listrik. (Sumber: Marvel)

Namun di Justice League, Mercedes-Benz tidak mau sekadar asal tempel mobil mereka hingga terlihat seperti iklan yang tak tahu tempat. Lebih dari itu, mereka ingin menunjukkan sesuatu yang berbeda. Mobil mereka di Justice League, terutama milik Bruce Wayne, tidak boleh sekadar mobil mereka yang biasa melintas di jalanan.

Namun sebelum kita bicara soal mobil spesial Batman, mari kita lihat dulu mobil milik Wonder Woman.

Gal Gadot sebagai Diana Prince/Wonder Woman, turun dari mobil E-Class Cabriolet miliknya. (Sumber: Daily Design)

Gal Gadot sebagai Diana Prince/Wonder Woman, turun dari mobil E-Class Cabriolet miliknya. (Sumber: Daily Design)

Jika Kamu sudah nonton Justice League yang tayang perdana di Indonesia hari Rabu tanggal 15 November lalu, tentu Kamu masih ingat dengan momen pertemuan pertama antara Diana Prince dan si cyborg, Victor Stone. Malam itu, Diana datang sendirian mengemudikan mobil Mercedes-Benz E-Class terbaru.

Terlihat sekilas, mobil E-Class Cabriolet ini nampak seperti sebuah sedan Mercedes-Benz standar. Bergaya dan mewah menjadi karakteristik utamanya. Namun tahukah kamu bahwa E-Class edisi tahun 2017 ini merupakan mobil Mercedes tercanggih yang pernah dibuat?

E-Class milik Diana adalah model kabriolet dua pintu. (Sumber: Mercedes-Benz)

E-Class milik Diana adalah model cabriolet dua pintu. (Sumber: Mercedes-Benz)

Diperkenalkan di North American International Auto Show 2016, Mercedes-Benz E-Class seri W213 dicekoki oleh berbagai teknologi canggih hasil riset selama lebih dari 4 tahun. 12 ribu insinyur dilibatkan untuk menguji E-Class terbaru dalam berbagai kondisi dan situasi jalan. 1200 jenis prototipe mobil diuji sejauh lebih dari 12 juta kilometer melalui jalanan bersalju di bawah nol derajat hingga gurun terpanas di dunia.

Hasilnya tentu menjadikan E-Class sebagai mobil Mercedes-Benz tercanggih yang pernah ada. Satu fiturnya yang paling mencengangkan adalah mobil E-Class ini mampu menyetir dengan sendirinya. Namun menyetir otomatis ini bukan dalam artian layaknya mobil robot Google atau Tesla. Input pengemudi masih tetap dibutuhkan dalam keadaan tertentu.

Belasan sensor, kamera dan radar ditanamkan dalam mobil E-Class ini sehingga mobil ini dapat mengatur kecepatan dan berbelok dengan otomatis. Fitur Drive Pilot mungkin jadi teknologi paling menarik dari E-Class, di mana mobil dapat bergerak mengikuti mobil yang ada di depannya. E-Class dapat berakselerasi dan berbelok otomatis mengikuti mobil di depan, dan dengan pintar mampu menjaga jarak. Namun, bukan berarti pengemudi bisa lepas tangan begitu saja karena mereka tetap harus memegang kemudi jika mobil di depan menjauh atau mengambil arah lain.

Fitur Steering Pilot juga sama menariknya, karena mobil E-Class dapat berbelok otomatis dengan membaca marka jalan. Jika marka jalan tidak terbaca, maka E-Class bisa mendeteksi mobil dan keadaan di sekeliling untuk menentukan gerakan hingga kecepatan mobil.

Belasan teknologi canggih ditanamkan di dalam E-Class terbaru. (Sumber: Mercedes-Benz)

Belasan teknologi canggih ditanamkan di dalam E-Class terbaru. (Sumber: Mercedes-Benz)

Fitur keamanan pun semakin ditingkatkan. Dengan sistem active brake assist dan erasive steering assist bekerja berbarengan, pengemudi akan diperingatkan akan bahaya di jalan. Jika dibutuhkan, mobil dapat mengerem sendiri untuk menghindari tabrakan. Jika pengemudi menghindari bahaya, mobil dapat membantu mengarahkan pengemudi agar tidak menabrak pejalan kaki dan penghalang lainnya. Untuk memperingati pengemudi lain, E-Class terbaru ini juga bisa berkomunikasi dengan mobil lainnya lewat fitur Car-To-X Communication.

Mercedes-Benz juga merilis aplikasi yang dapat menyulap smartphone menjadi kunci mobil. Mobil dapat dibuka dan dijalankan melalui aplikasi atau via NFC. Mobil juga dapat diparkirkan secara otomatis melalui aplikasi ini.

Lebih dekat dengan E-Class milik Diana. (Sumber: Motor1)

Lebih dekat dengan E-Class milik Diana. (Sumber: Motor1)

Mercedes-Benz E-Class yang muncul dalam Justice League besar kemungkinan adalah versi standar, walaupun tidak jelas mesin mana yang digunakan. Namun yang pasti, model cabriolet dua pintu menjadi pilihan utama Diana. E-Class dijual dalam pilihan mesin inline-4 dan V6, dan mampu melesat hingga 250 km/jam. Ada juga E-Class versi AMG dengan mesin V6 dan V8 yang lebih kuat dan mampu menjangkau 300 km/jam.

Nah, sekarang giliran mobil Mercedes-Benz milik Batman.

Mobil ini adalah bukti nyata “kekuatan super” Batman. (Sumber: Hypebeast)

Mobil ini adalah bukti nyata “kekuatan super” Batman. (Sumber: Hypebeast)

Dalam adegan lain, pertemuan pertama antara Barry Allen dan Bruce Wayne merupakan sebuah momen manis bagi penonton. Selain menunjukkan bahwa The Flash ternyata adalah seorang fanboy K-Pop, para gamer juga akan terkejut melihat mobil yang dikemudikan oleh Bruce Wayne.

Mobil tersebut adalah Mercedes-Benz AMG Vision Gran Turismo. Ini adalah mobil konsep Mercedes Benz yang dibuat khusus dan eksklusif untuk game balapan Gran Turismo di konsol Playstation. Setelah puas berlaga di layar TV ruang tamu, akhirnya mobil ini menampilkan debut perdananya di layar bioskop.

Tentunya, satu-satunya kesempatan Kamu untuk mengemudikan VGT hanya ada di dalam game Gran Turismo.

Mercedes-Benz AMG VGT hanya satu dari puluhan mobil konsep Vision Gran Turismo yang diproduksi pabrikan mobil seluruh dunia. (Sumber: Mercedes Benz)

Mercedes-Benz AMG VGT hanya satu dari puluhan mobil konsep Vision Gran Turismo yang diproduksi pabrikan mobil seluruh dunia. (Sumber: Mercedes Benz)

Mercedes-Benz AMG VGT adalah mobil pertama dari rangkaian mobil Vision Gran Turismo. Dimulai dari game Gran Turismo 6, developer Polyphony Digital bekerja sama dengan berbagai pabrikan mobil dunia untuk memproduksi mobil konsep futuristik yang nantinya akan diberikan gratis kepada semua gamer Gran Turismo.

Mobil-mobil Vision Gran Turismo tidak hanya menjadi bentuk ekspresi desain otomotif tingkat tinggi, namun juga jadi ajang unjuk teknologi tercanggih. Mobil VGT milik Chevrolet dan Chapparal misalnya memiliki mesin pendorong laser, dan mobil VGT milik SRT punya teknologi alien yang mampu menghasilkan tenaga 2590 tenaga kuda!

Bagaimana dengan mobil VGT milik Mercedes-Benz? Kalau bicara soal tenaga jeroannya, sebenarnya mobil ini tidak begitu radikal. Mengadopsi mesin V8 produksi AMG, mobil VGT ini memiliki tenaga mencapai 577 tenaga kuda dengan torsi mencapai 800 Nm. Dengan dukungan transmisi AMG Speedshift 7 percepatan, mobil ini dapat berakselerasi dengan cepat.

Versi balap dari mobil Mercedes-Benz AMG VGT di game Gran Turismo Sport. (Sumber: Gran Turismo)

Versi balap dari mobil Mercedes-Benz AMG VGT di game Gran Turismo Sport. (Sumber: Gran Turismo)

Mesin kuat bersanding dengan karakteristik bodinya yang juga garang. Lekukan agresifnya seakan berkata jika mobil ini punya bodi yang kokoh dan kuat layaknya binaragawan. Tak hanya kuat, berat kosongnya pun tergolong ringan, hanya seberat 1385 kilogram saja. Artinya, rasio tenaga-beratnya mencapai 2.43 kg/HP dan itu artinya mobil ini sangat, sangat cepat!

Karakteristik lain dari mobil VGT ini adalah memiliki pintu jenis gullwing yang terbuka ke atas. Pintu ini terinspirasi dari mobil klasik Mercedes-Benz 300SL yang juga memiliki pintu serupa. Walaupun namanya gullwing, dalam konteks Justice League ini membuatnya terlihat seperti kelelawar. Seperti Batman!

Sebenarnya mobil VGT di Justice League tidak diproduksi dalam ukuran asli. (Sumber: Art of Gears)

Sebenarnya mobil VGT di Justice League tidak diproduksi dalam ukuran asli. (Sumber: Art of Gears)

Untuk film Justice League, Mercedes-Benz melakukan penyesuaian pada desainnya. Mereka memperbesar ukuran mobil VGT hingga 110% untuk mengakomodir ukuran tubuh Ben Affleck. Pembesaran bodi ini hebatnya tidak mengubah desain mobil secara keseluruhan. Saya jadi ingat ketika Toyota harus memotong atap mobil 2000GT mereka agar Roger Moore yang saat itu menjadi James Bond bisa masuk ke dalamnya.

Kemunculan mobil VGT sebagai tunggangan pribadi Bruce Wayne saat tidak berkostum Batman merupakan sebuah product placement yang pintar. Ia tidak hanya sekadar taruh barang untuk iklan saja, namun juga menjelaskan kepribadian karakter lebih jauh. Christopher Nolan juga paham akan hal ini dan menaruh sebuah Lamborghini Murcielago dalam The Dark Knight.

Di luar aksinya menakut-nakuti penjahat kelas teri, Christian Bale menyombongkan diri dengan Batmobile sipilnya. (Sumber: Vogue)

Di luar aksinya menakut-nakuti penjahat kelas teri, Christian Bale menyombongkan diri dengan Batmobile sipilnya. (Sumber: Vogue)

Ada banyak kesamaan antara Lamborghini Murcielago dan Batmobile yang punya julukan keren The Tumbler. Keduanya memiliki desain bodi wedge yang aerodinamik. Pintu mobilnya pun terbuka dengan sangat mewah. Dan yang paling penting, nama Murcielago sendiri artinya adalah kelelawar dalam bahasa Spanyol!

Begitu pula dengan mobil Mercedes-Benz VGT di Justice League. Ia adalah simbolisasi kekuatan finansial Bruce Wayne. Mobil VGT ini seharusnya hanya bisa dimainkan di dalam Playstation, namun Bruce berani membayar mahal untuk membuat versi sungguhan yang bisa dikemudikan. Apalagi dalam proses pembuatannya, Mercedes-Benz harus memperbesar ukuran mobil itu agar Bruce bisa masuk ke dalamnya! Hal yang sama juga bisa dikatakan pada E-Class milik Diana. Mobil cabriolet itu cocok dengan image-nya sebagai seorang kurator seni. Jika bicara soal barang bernilai tinggi, Diana mafhum betul dengan kiasan “ada harga ada rupa.”

Walaupun tampil singkat (seperti semua product placement lainnya), mobil VGT milik Bruce Wayne membuat R8-nya Tony Stark terlihat seperti sepatu warior biasa. Jika kamu adalah miliarder terkaya, kenapa kamu harus memiliki barang yang mirip dengan punya orang lain?

Penasaran dengan bagaimana mobil Mercedes-Benz E-Class dan Vision Gran Turismo dibuat untuk Justice League? Kamu bisa menontonnya di video-video ini.

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

Iron Man akan tewas di Avengers: Infinity War? (sumber: hdqwalls)

Iron Man, Mengapa Kemungkinan Besar Si Playboy Miliarder yang Akan Tewas di Avengers Infinity War?

Kalian pastinya sudah mendengar kabar yang mengatakan kalau di Avengers: Infinity War, bakalan ada sosok superhero Marve.. more

00-d-game-kekerasan

Tuduhan Video Game Sebagai Penyebab Kekerasan Bersenjata Sepertinya Hanya Terjadi Di Amerika?

Game kekerasan dituding menjadi penyebab meningkatnya kejahatan bersenjata di Amerika Serikat. Benarkah demikian?.. more

Arief Widhiyasa, CEO Agate Studio & Borton Liew, CEO CIAYO Corp

Agate Studio dan CIAYO Games Kukuhkan Kolaborasi Dalam Project [Rahasia]

Dunia kreatif memiliki aspek yang luas untuk diselami. Dengan kecanggihan teknologi, hal-hal kreatif punya wadah bervari.. more

00 d pacific rim: uprising

Pacific Rim: Uprising – Film Super Robot Khas Hollywood?

Film robot melawan monster raksasa Pacific Rim mendapatkan kelanjutannya. Kesan akhir terbagi antara bagus dan tidak. Ma.. more

Budaya Part Time Job di Jepang dan Korea

Di Jepang, pelajar berumur 15 tahun sudah bisa mulai melakukan part time job. Orang yang melakukan part time job biasa .. more