[Museum Ninja Hattori] Kampung Halaman Pencipta Ninja Hattori Kini Jadi Pusat Wisata!

9 months ago
Sumber gambar: himi.wpblog.jp

Bro sis tahu dong Doraemon? Ikon pop culture Jepang yang sudah dikenal di seluruh dunia. Kucing robot dari abad ke-22 itu merupakan karakter manga dan anime Jepang yang dikenal serta dicintai begitu banyak orang dari berbagai jenis usia dan bangsa. Diciptakan oleh seniman manga Fujiko Fujio sejak 1969, Doraemon tetap memiliki fanbase yang sangat banyak hingga hari ini.

Doraemon. Sumber gambar: epic-rap-battles-of-cartoons.wikia.com

Doraemon. Sumber gambar: epic-rap-battles-of-cartoons.wikia.com

Tapi tahukan bro sis, kalau “Fujiko Fujio” ini adalah sebuah team? Two-man team?

Fujiko Fujio adalah duo mangaka yang terdiri dari dua sosok. “Fujiko F. Fujio” memiliki nama asli Fujimoto Hiroshi 藤本 弘 , sementara “Fujiko Fujio A” adalah nama pena untuk Abiko Motoo 安孫子 素雄 . Kedua mangaka ini menciptakan banyak cerita dan karakter dalam perjalanan karir mereka. Karena berupa team, maka banyak persepsi keliru yang mengiringi karya mereka. Saya termasuk yang bingung mengenai hal ini sebelumnya.

Fujimoto Hiroshi, Doraemon & Abiko Motoo. Sumber gambar: twitter.com/phoenix_ag

Fujimoto Hiroshi, Doraemon & Abiko Motoo. Sumber gambar: twitter.com/phoenix_ag

Doraemon adalah karya dari Fujimoto Hiroshi dengan nama pena Fujiko F. Fujio. Fujimoto tidak hanya menciptakan Doraemon. Dia juga membuat Mojacko, Pokonyan! , Esper Mami, dan masih banyak lagi.

Sementara Fujiko Fujio A, atau Abiko Motoo, menciptakan karakter seperti Ninja Hattori-kun, Kaibutsu-kun, Miss Dracula dan beberapa lainnya.

Apa mereka punya karya hasil kolaborasi bersama? Tidak banyak. Tercatat hanya ada dua judul, yaitu UTOPIA the Final World War 最後の世界大戦 (1953) dan Obake no Q-taro オバケのQ太郎 (1964-1966, 1971-1974).

Obake no Q-taro. Sumber gambar: gamefaqs.com

Obake no Q-taro. Sumber gambar: gamefaqs.com

Jadi mangaka “Fujiko Fujio” adalah sebuah team yang terdiri dari dua orang berbeda dan menghasilkan karya-karya yang berbeda pula (walau punya kesamaan dan kemiripan antara satu dengan yang lainnya). Hal ini perlu diketahui agar tidak kebingungan saat membedakan karya-karya yang dihasilkan di bawah bendera “Fujiko Fujio Production”.

Pencipta Doraemon, atau Fujimoto Hiroshi, kini sudah wafat tahun 1996 di usia 62 tahun. Sementara kreator Ninja Hattori-kun, Abiko Motoo, masih hidup dan kini berusia 83 tahun.

Fujimoto Hiroshi. Sumber gambar: akibatan.com

Fujimoto Hiroshi. Sumber gambar: akibatan.com

Abiko Motoo. Sumber gamba: acg.92wy.com

Abiko Motoo. Sumber gamba: acg.92wy.com

Ninja Hattori termasuk karya fenomenal dari Fujiko Fujio, dan kota kelahiran Abiko mengapresiasi karya warganya tersebut dalam bentuk ‘tribute’.

Kota Himi di prefektur Toyama adalah tempat kelahiran dari Abiko. Kota ini kini dikenal sebagai “Fujiko Fujio A Manga World”, dimana berbagai hal yang mewakili karya-karya Fujiko Fujio yang berasal dari Abiko dipamerkan disini sebagai bagian atraksi turisme.

Seperti misalnya patung karakter manga Kaibutsu-kun yang didirikan di depan kuil Kozenji di distrik Marunouchi yang menyambut pengunjung di pintu depan kuil. Di dalam kuil terdapat pula “Moguro Daruma” yang digambar oleh Abiko. Abiko sendiri lahir di kuil ini. Kepala kuil Kozenji, Koichi Kikuchi (yang juga merupakan keponakan Abiko Motoo) mengatakan kalau dia meminta pamannya itu untuk menggambar sesuatu sebagai bukti / untuk menunjukkan pada pengunjung kalau Abiko merupakan bagian dari kuil ini. Abiko sendiri adalah anak kepala kuil Kozenji pada tahun 1934. Seharusnya Abiko meneruskan profesi ayahnya sebagai kepala kuil, namun nasib membawa dia ke bidang seni saat bertemu dengan Hiroshi Fujimoto di kota tetangga, Takaoka.

Kozenji Temple. Sumber gambar: tripadvisor.com

Kozenji Temple. Sumber gambar: tripadvisor.com

Di tahun 1992, pemerintah kota membangun jam dengan patung-patung karakter Ninja Hattori di atas jembatan sungai Minatogawa yang berada di dekat distrik pusat perbelanjaan dan menamai jembatan tersebut sebagai “Niji no Hashi” alias jembatan pelangi.

Niji no Hashi, Himi Machi, Toyama. Sumber gambar: youtube.com

Himi Shiokaze Gallery. Sumber gambar: animetourism88.com

Dan di tahun 2007, Himi Shiokaze Gallery dibuka. Museum ini berisikan dan menampilkan berbagai manuskrip, catatan, coretan, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan karya-karya Fujiko Fujio A.

Himi Shiokaze Gallery. Sumber gambar: animetourism88.com

Bisa pose bareng Kaibutsu-kun. Sumber gambar: tripadvisor.com

Bisa pose bareng Kaibutsu-kun. Sumber gambar: tripadvisor.com

Melihat coretan asli pencipta Ninja Hattori-kun. Sumber gambar: pinterest.com

Melihat coretan asli pencipta Ninja Hattori-kun. Sumber gambar: pinterest.com

Ninja dari Gozaru. Sumber gambar: tripadvisor.com

Tentu saja anak-anak bisa foto sebagai Ninja disini. Sumber gambar: tripadvisor.com

Tentu saja anak-anak bisa foto sebagai Ninja disini. Sumber gambar: tripadvisor.com

…. Dan tidak hanya anak-anak yang mau foto bareng Hattori-kun. Sumber gambar: tripadvisor.com

…. Dan tidak hanya anak-anak yang mau foto bareng Hattori-kun. Sumber gambar: tripadvisor.com

Banyak turis yang datang ke kota Himi terutama untuk mengunjungi dan melewati ‘Manga Road’, yaitu jalan dimana di sepanjang jalurnya berisi patung-patung karakter manga.

Hattori-kun ada di mana-mana. Sumber gambar: tripadvisor.com

Hattori-kun ada di mana-mana. Sumber gambar: tripadvisor.com

Tersedia peta biar enggak nyasar. Tapi dalam bahasa Jepang XD Sumber gambar: tripadvisor.com

Tersedia peta biar enggak nyasar. Tapi dalam bahasa Jepang XD Sumber gambar: tripadvisor.com

Jepang memang terkenal sangat menghargai karya-karya dari anak bangsa mereka dalam bidang apapun. Seni, teknologi, budaya, dan bahkan perang. Seperti misalnya kuil Yasukuni. Walau kuil itu dibenci negara seperti Korea dan China (karena dianggap meng-glorifikasi alias memuja prajurit perang dunia kedua Jepang yang dianggap penjahat perang oleh Korea dan China), tapi hal itu menunjukkan kalau bangsa Jepang selalu mengapresiasi apa yang dilakukan anak bangsa mereka sendiri.

Yasukuni Shrine. Sumber gambar: japandailypress.com

Yasukuni Shrine. Sumber gambar: japandailypress.com

Bro sis berminat mengunjungi kota kelahiran pencipta Ninja Hattori? Jangan lupa sekalian mendaki gunung lewati lembah… sungai mengalir indah ke lautan….. *nyanyi*

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Sumber: CIAYO Comics

CIAYO Comics ComiConnect Tour 2018, Ajang Kumpul dan Berbagi Ilmu Para Kreator Komik

Platform komik digital asal Indonesia, CIAYO Comics sukses mengadakan seminar bertajuk CIAYO Comics ComiConnect Tour 201.. more

Suasana Bioskop Bisik (sumber: bioskopbisik.com)

Bioskop untuk Orang Buta, Konser untuk Orang Tuli

Suka nonton film? Atau datang ke konser? Gimana jadinya kalau ada bioskop untuk orang buta dan konser untuk orang tuli?.. more

20 Film Yang Bersaing Di Golden Globe Dengan Kategori Berbeda. Ada Favoritmu?

Tahun ini acara penghargaan untuk insan perfilman dunia yaitu Golden Globe Awards memasuki tahun ke 75. Akan banyak film.. more

Imut abis, tapi kok sadis?

Cuphead: Gabungan Kartun 1930an, Smooth Jazz, dan Gameplay Dark Souls

Ada baiknya ulasan ini diawali dengan peringatan: sayang-sayangi kontrolermu kalau kamu main Cuphead, ya. Game ini rawan.. more

Sumber: coproductionoffice.eu

Seni Kontemporer yang Diolok-Olok dalam Film The Square

The Square memberitahu kita, bahwa seni bisa datang dari mana saja. Khususnya seni kontemporer. .. more