Neo Yokio: Mewujudkan Isi Pikiran Absurd Jaden Smith Dalam Bentuk Anime

1 month ago
Sumber: Meka Medina

Neo Yokio.

Jaden Smith bukan artis Hollywood sembarangan. Ya, walaupun ia membangun karirnya dengan mengekor nama sang ayah Will Smith, Jaden justru terkenal di jagat internet karena satu hal lain yang tidak berhubungan dengan karir akting dan musiknya.

Jaden Smith yang berusaha lepas dari bayang-bayang ayahnya. (Sumber: Soompi)

Jaden Smith yang berusaha lepas dari bayang-bayang ayahnya. (Sumber: Soompi)

Di Twitter, Jaden menampilkan persona yang sangat… unik. Acap kali ia mencuitkan beberapa pemikirannya yang abstrak namun punya maksud yang dalam dan filosofis. Satu argumen Jaden yang paling populer adalah saat ia mendebatkan bagaimana bisa cermin bisa memantulkan sesuatu yang nyata jika mata kita sendiri tidak nyata. Jika kamu tak memahaminya, tak apa. Bukan berarti Jaden memiliki kelainan, namun ia mampu melihat hal yang tidak kita sadari.

Mari kita tinggalkan tweet-tweet filosofis Jaden sejenak dan beralih ke topik lain yang masih berhubungan dengan Jaden. Belum lama ini, ia terlibat dalam sebuah produksi anime yang melibatkan raksasa streaming video Netflix. Anime tersebut adalah Neo Yokio, dan anime ini bukanlah sembarang anime yang biasa kamu tonton sehari-hari.

Vokalis dan gitaris Vampire Weekend, Ezra Koenig melebarkan sayapnya ke dunia anime. (Sumber: Dork)

Vokalis dan gitaris Vampire Weekend, Ezra Koenig melebarkan sayapnya ke dunia anime. (Sumber: Dork)

Bagaimana tidak? Anime ini menampilkan beberapa staf dan pengisi suara yang tidak lazim. Anime Neo Yokio merupakan buah pikiran dari vokalis band Vampire Weekend, Ezra Koenig. Ia merekrut berbagai artis Hollywood kelas wahid untuk jadi pengisi suaranya. Selain Jaden Smith, ada pula Jude Law, Susan Sarandon, Steve Buscemi, Desus Nice, The Kid Mero, Stephen Fry, Richard Ayoade, bahkan adik Jaden, Willow Smith, dan masih banyak lagi. Animasi ditangani oleh gabungan kekuatan Production IG dan Studio DEEN. Seperti apa jadinya anime gado-gado satu ini?

Kota Neo Yokio terlihat seperti kota New York, namun bedanya bagian Manhattan di bawah terendam lautan dan orang-orang tinggal di rumah kedap air di dasarnya. Kota ini adalah pusat dari kebudayaan kelas tinggi. Ini karena para magistrokrat tinggal di Neo Yokio sejak abad ke-19 dan melindungi kota itu dari serangan setan.

Darah magistrokrat pembasmi setan mengalir dalam tubuh Kaz dan keluarganya. (Sumber: Dok. Pribadi)

Darah magistrokrat pembasmi setan mengalir dalam tubuh Kaz dan keluarganya. (Sumber: Dok. Pribadi)

Kaz Kaan dan robot butlernya Charles adalah bagian dari salah satu keluarga magistrokrat tersebut. Ia ditarik ke dalam bisnis pembasmi setan milik keluarga demi menyokong gaya hidupnya sebagai seorang sosialita borjuis. Di sela-sela kegiatannya berfoya-boya dan bersaing dengan rivalnya Arcangelo Corelli, Kaz bakal senantiasa ditarik paksa oleh bibi Agatha untuk bekerja.

Belum lama ini Kaz putus dengan pacarnya yang lama, Cathy. Hal itu membuatnya larut dalam kegalauan dan krisis identitas. Namun pekerjaan selanjutnya dari bibi Agatha membawa Kaz bertemu dengan Helena St. Tessero, seorang fashion blogger kenamaan. Kaz dibayar untuk melepaskan setan yang merasuki tubuh Helena, dan ia berhasil melakukan itu walaupun awalnya merasa kesulitan.

Walau kelihatan agak payah, Kaz punya kekuatan dahsyat jika dia punya niat untuk mengeluarkannya. (Sumber: Dok. Pribadi)

Walau kelihatan agak payah, Kaz punya kekuatan dahsyat jika dia punya niat untuk mengeluarkannya. (Sumber: Dok. Pribadi)

Tuksedo? Topeng? Tebak dari mana asalnya. (Sumber: Dok. Pribadi)

Tuksedo? Topeng? Tebak dari mana asalnya. (Sumber: Dok. Pribadi)

Sulit sekali untuk membicarakan Neo Yokio karena saya sendiri tidak tahu harus mulai dari mana. Oke, jadi Neo Yokio punya lusinan tokoh populer yang membekingi produksinya. Seharusnya semuanya berjalan lancar, kan? Jawabannya adalah iya dan tidak secara bersamaan.

Dari segi animasi, Neo Yokio terlihat sangat kasar. Gerakan nampak jelas patah-patah, dan desain karakter pun tidak konsisten. Rasa-rasanya tidak ada yang spesial dalam animasi Neo Yokio, karena memang bukan aspek itu yang menarik perhatian.

Kaz dan teman-teman borjunya tidak berharap kita sebagai penonton mengerti tentang wine tua yang sedang mereka bicarakan. (Sumber: Dok. Pribadi)

Kaz dan teman-teman borjunya tidak berharap kita sebagai penonton mengerti tentang wine tua yang sedang mereka bicarakan. (Sumber: Dok. Pribadi)

Justru penampilan Jaden Smith sebagai Kaz Kaan lah yang memancing pembicaraan. Banyak kritikus tidak menyukai karakter Kaz yang menyebalkan, narsis, dan egosentris. Banyak pula yang memuji Jaden karena telah menjadikan Kaz sebagai cerminan dirinya sendiri yang sinis, sengak, filosofis dan lepas dari kekangan masyarakat jelata. Ya, layaknya semua kicauan yang Jaden lontarkan di Twitter pribadinya!

Naskah cerita yang dipenakan Ezra Koenig dan Nick Weidenfeld pun berantakan dan tidak masuk akal, namun merupakan sebuah satir culas tentang kehidupan jetset para artis dan sosialita hedon. Ah ya, bicara soal satir, Neo Yokio juga punya episode khusus yang sepenuhnya memplesetkan Ranma ½, Sailor Moon, hingga Gossip Girls. Meski memiliki format episodik singkat, Neo Yokio mengikat semuanya dalam satu plot kecil serta memainkan banyak sekali running gag yang terus berlanjut sampai ke akhir. Hal ini berkisar dari obsesi Kaz dan Helena dengan Toblerone raksasa hingga minuman caprese martini.

Jangan tanya saya kenapa harus Toblerone raksasa. Pokoknya jangan. (Sumber: Dok. Pribadi)

Jangan tanya saya kenapa harus Toblerone raksasa. Pokoknya jangan. (Sumber: Dok. Pribadi)

Banyak sekali one-liner garing dalam Neo Yokio, misalnya Kaz yang tak mempedulikan hasil pertandingan kriket timnya karena “menang atau kalah, kita semua setara di alam kubur.” Oh, atau bagaimana Steve Buscemi dalam perannya sebagai The Remembrancer dengan pedenya menunggu kemunculan Kaz sambil mengisap vape!

Neo Yokio, singkatnya, bukan untuk konsumsi sembarang orang. Anime ini diciptakan oleh para borjuis elit untuk mengolok-olok sesama borjuis elit. Dengan komedi yang garing dan sinis, ditambah beberapa masalah teknis, menjadikan Neo Yokio sebagai sebuah anime kelas tiga yang bahkan tidak lebih baik dari anime tema isekai atau harem yang digadang-gadang merusak industri. Namun, sebagian orang dapat mengapresiasi segala kelebihan dan kekurangan Neo Yokio dan menganggapnya sebagai sebuah anime yang cerdas dan juga culas.

Saya mau Gundam Unicorn pribadi yang bisa ditunggangi di belakang. (Sumber: Dok. Pribadi)

Saya mau Gundam Unicorn pribadi yang bisa ditunggangi di belakang. (Sumber: Dok. Pribadi)

Tentu dengan berbagai pandangan yang saling berseteru, kamu harus menonton Neo Yokio di Netflix untuk menemukan jawabannya sendiri. Apakah Neo Yokio adalah anime yang memang jelek apa adanya, atau ternyata adalah sebuah berlian yang nilainya tak bisa dipahami kita rakyat jelata? Cari tahu jawabannya dengan matamu sendiri, selama kamu yakin jika Jaden Smith bicara omong kosong saat bercuit soal cermin yang tak nyata itu.

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna dan sebuah studio video game. Biasanya bermukim di Bandung, namun bisa teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

Meet and Greet with Authors of Heartbeat & Love Has Fangs

CIAYO Comics bakalan ngadain meet and greet dengan authors di balik komik romance populer andalan CIAYO Comics!.. more

COCO: “You Won This Round, Disney!” [NO SPOILERS]

Anyway, this movie is A.W.E.S.O.M.E!.. more

Kontroversi Kemono Friends Yang Sedang Heboh Di Jepang

Beberapa hari belakangan ini jagat internet khususnya di bagian penggemar anime Jepang sedang heboh soal berita & rumor .. more

Siap-Siap, Yuri On Ice the Movie (Yuri on Stage) akan Segera Dirilis!

Setelah gunjang ganjing tentang animasi Yuri on Ice di awal 2017 ini, akhirnya pada tanggal 29 April 2017 bersamaan deng.. more

(zerochan.net)

Kisah Nyata Kelompok Shinsengumi Jepang di Anime Samurai X

Kalian tahu gak sih guys, ternyata kisah Samurai X ini diambil dari kisah nyata yang ada di Jepang. Sang author, Watsuki.. more