Omotenashi, Pelayanan Ramah-Tamah ‘Plus-Plus’ di Jepang

12 months ago
Omotenashi, Sumber: japantimes.co.jp

Omotenashi.

Jepang dikenal sebagai negara dengan pelayanan pelanggan (customer service) terbaik di dunia. Service ini juga berlaku  terhadap turis yang datang ke Jepang. Fakta ini sudah mendunia loh, even untuk orang-orang yang belum pernah travelling ke Jepang!

Bentuk pelayanannya bermacam-macam dan gak melulu berkaitan dengan man to man. Contohnya, penyediaan banyak sekali minimarket di sepanjang jalan juga termasuk Omotenashi, karena pasti banyak banget turis yang ingin membeli makanan dan minuman. Oleh karena itu, penyediaan minimarket yang banyak ini juga sebagai bentuk pelayanan untuk memudahkan para turis. Toilet umumnya pun mempunyai layanan ‘plus-plus’ dengan disediakan penghangat otomatis dan fasilitas lain yang memanjakan.

Sumber: pinterest

Sumber: pinterest

Meskipun kamu hanya menginap di Ryokan (hotel tradisional ala Jepang), kamu bakal dilayani seperti tamu sebuah hotel bintang lima. Makanya, hal-hal diatas membuat negara Jepang menjadi salah satu negara yang banyak dipelajari oleh marketing seluruh dunia. Apalagi ‘perhatian’ untuk customer/pelanggan/tamu juga disebut sebagai salah satu ajaran budaya di negeri Matahari terbit.

Budaya melayani pelanggan dengan pelayanan ekstra dan totalitas ini dinamakan Omotenashi. Awalnya budaya ini dikenal di momen menyajikan teh pada saat penjamuan atau kehadiran tamu. Sapaan yang hangat dan berbicara dengan bahasa formal adalah hal basic yang dipelajari oleh tiap pekerja di Jepang untuk melayani pelanggan. Bahkan pada mini market atau di restoran cepat saji yang dituntut cepat dalam melayani. Hal yang mendasari budaya Omotenashi ini adalah sebuah frasa yang menyentuh yaitu “Ichigo Ichi-e”, yang berarti ‘saya sangat bersyukur dapat bertemu dengan anda. Karena itu, saya akan melakukan hal yang terbaik saat ini kalau-kalau kita tidak dapat bertemu kembali’.

Sumber: satsumatsu.tumblr.com

Sumber: satsumatsu.tumblr.com

Jaman dulu hanya petinggi negara aja yang menerima pelayanan terbaik termasuk para samurai yang bertugas untuk melindungi rakyat dan negara. Samurai-samurai yang datang ke toko maupun restoran di Jepang biasanya  datang sambil membawa pedang.

Pelayan pun khawatir kalau para samurai marah dengan pelayanan yang buruk. Oleh karena itu, setiap tamu yang datang, pasti dilayani sepenuh hati. Kebiasaan ini pun terus berlangsung sampai sekarang.

Ga hanya untuk turis, pelayanan di berbagai fasilitas umum di Jepang untuk rakyatnya juga sangat baik. Jepang tak ingin membuat rakyatnya mengalami kesusahan saat beraktivitas. Ambil contoh, commuter line misalnya. Kereta yang datang gak pernah telat dan selalu tepat waktu. Untuk orang yang menggunakan kereta untuk pergi ke luar kota bahkan dihadirkan sebuah jasa untuk mengirim tas/koper ke tujuan mereka.

Sumber: pinterest.com

Sumber: pinterest.com

Pelanggan biasanya dapat mulai merasakan pelayanan terbaik ini semenjak membuka pintu toko. Sapaan seperti “irrasshaimase” adalah hal yang akan biasa didengar ketika masuk ke sebuah restoran. Omotenashi sebenarnya gak semata-mata mengedepankan kesempurnaan tetapi juga ‘kepenuhan hati’. Omote berarti image public, sementara Nashi artinya ‘tidak ada apa-apa’ atau nggak ada yang ingin disembunyikan.

Sumber: pinterest.com

Sumber: pinterest.com

Karena setiap pekerja biasanya di-training terlebih dahulu, setiap kesalahan gak akan ditoleransi oleh atasan. Karena itu penting juga agar kita menghargai setiap effort yang diberikan oleh seorang pekerja kepada pelanggan ya!

About Author

Lisa

Lisa

Lisa is a journalist student from Jakarta who always find writing as a very amusing hobby. She believes that even when the writer's soul is staying, a writing can travels anywhere. Lisa is on her way to achieve a bachelor degree and her own life bucket list."

Comments

Most
Popular

Menguak Asal Usul Komik

Kamu-kamu yang suka baca komik udah pada tahu belum asal-usul komik? Tim Blog CIAYO Comics bakal flashback ke masa awal .. more

Game Dari Indonesia Ini Di-review Sebagai Game Casual Terbaik Di Russia

Indonesia patut berbangga, karena dewasa ini, game-game buatan anak bangsa mulai dilirik pasar Internasional. Industri y.. more

Love Sucks, Sumber: CIAYO Comics

Love Sucks, Berawal dari pertemuan yang tidak disengaja di kota New York.

Sesampainya di New York, Elizabeth kepincut dengan laki-laki yang tak sengaja bersenggolan dengannya. Lelaki tampan berm.. more

Anime 90an yang layak di-live action-kan. Sumber gambar: downthetubes.net

Hollywood Seharusnya Membuat Film Dari Manga 80-90an Ini

Padahal jika Hollywood mau melihat agak jauh ke belakang, ada banyak manga atau anime yang cocok menggunakan aktor berku.. more

Semakin minimnya angka kelahiran di Jepang (Sumber: Reuters.com)

Mengapa Angka Kelahiran Jepang Semakin Menurun Tiap Tahunnya?

Data pemerintah di tahun 2016 menunjukkan hanya  976,979 bayi yang lahir di Jepang, angka kelahiran yang kurang dari sa.. more