Overlord: Call of Duty Zombie Mode Versi Layar Lebar yang Sangat Tanggung

1 month ago
Overlord-Banner

Film ini bukanlah adaptasi langsung dari mode zombie franchise game perang dunia 2 hit, Call of Duty.

Tapi, mengingat film yang diproduseri oleh sineas jenius J.J Abrams (Star Wars: The Force Awakens) ini menampilkan sekaligus menggabungkan elemen zombie dan PD 2, maka tak heran apabila saya menganggapnya seperti demikian.

Dan memang film ini menampilkan zombie yang dihadapi oleh beberapa pasukan paratropper Amerika Serikat yang sebenarnya, ditugaskan untuk menghancurkan menara radio Jerman yang sangat vital untuk kemenangan Amerika dan seluruh dunia.

Namun ironisnya, tidak seperti ketika memainkan mode zombie COD yang konstan menembak-nembaki mayat hidup tentara musuh yang berdatangan, unsur zombie di Overlord, justru pada akhirnya terlihat tidak lebih dari marketing gimmick saja agar dapat membuat audiens langsung berbondong-bondong menyaksikan film arahan Julius Avery (Son of a Gun) ini.

Overlord-sick

Sumber: Twitter / io9

Tapi bukan berarti pernyataan yang saya kemukakan tersbeut berkonotasi negatif. Namun pernyataan tersebut lebih ke menyayangkan saja.

Pasalnya semenjak kita menyaksikan cuplikan trailer filmnya bulan Juli lalu, banyak dari kita yang langsung merasa intrigue untuk menyaksikan film ini karena faktor zombie-nya. Saya yakin pasti ketika menyaksikannya, kita langsung beranggapan bahwa film ini akan banyak menampilkan adegan peperangan antara tentara PD 2 VS zombie.

Namun sayangnya sekali lagi tidak demikian. Overlord lebih banyak memfokuskan pada aspek misi yang diemban seluruh tentaranya yang pada akhirnya membuat aspek intriguing ini terasa sangat tanggung.

Tapi di saat yang sama setidaknya penceritaan mengapa zombie-zombie ini bisa eksis di filmnya masih sangat masuk akal walau ya, semuanya memang bersifat super fiktif.

Dan setidaknya lagi, ketika ditampilkan mereka ditampilkan dengan sangat total dan ada backstory kuat baik dari masing-masing karakter yang sudah atau sedang dalam proses untuk menjadi zombie maupun latar belakang mengapa seluruh zombie-zombie kelinci percobaan ini bisa sampai eksis.

Overlord-sunti

Sumber: Den of Geek

Namun yang lebih penting, setidaknya film ini sangat menghibur dari awal hingg akhir. Pokoknya, saya jamin dari awal adegan pembuka yang menampilkan seluruh pasukan AS sedang bersiap untuk terjun dari pesawat mereka, feel seru dan greget langsung benar-benar terasa.

Dan tentunya faktor utamanya adalah karena pengarahan Avery yang sukses menampilkan suasana horor, depresi sekaligus ketegangan pra D-Day yang super ikonik itu. Ia juga mampu mengarahkan seluruh plot-nya dengan sangat rapih sehingga seperti yang telah dikatakan sebelumnya, plot-nya terasa kuat dan enak diikuti.

Melihat kemumpuniannya, kamipun jadi penasaran. Kalau di film “Kelas B” seperti ini saja ia keren banget, bagaimana kalau Avery nanti ditunjuk untuk mengarahkan film dari franchise top seperti MCU atau Star Wars? Saya jamin akan sama keren atau bahkan bisa melampaui bos film ini, Mr. Abrams.

Overlord-brthn

Sumber: IMDB

Selain Avery, seluruh aktor di film ini juga tampil dengan pas dan maksimal. Seluruhnya terlihat sangat pas dan natural dalam memerankan karakter yang diperankan. Jujur sangat sulit bagi saya untuk memilih penampilan mana yang terbaik.

Namun kalau harus memilih, maka tentunya adalah pemeran Private Boyce, Jovan Adepo (Mother!). Adepo sukses menampilkan sosok Boyce yang tadinya dianggap sebagai sosok prajurit lemah bahkan oleh atasannya sendiri Copral Ford (Wyatt Russell), menjadi sosok yang akhirnya bisa membuktikan bahwa ia memang tidak salah ambil profesi.

Boyce memang bisa dikatakan yang paling “lembek” dari rekan-rekannya. Namun di saat yang sama, justru ia adalah sosok yang setia kawan dan negaranya dan rela melakukan apapun untuk membela keduanya.

Overlord-kjr

Sumber: Roger Ebert

Namun dari kedua faktor yang telah dijabarkan, bisa dikatakan justru faktor paling utama yang membuat film ini sangat menghibur adalah Overlord “nyadar” banget kalau film ini mereka ini memang ditujukan untuk menghibur saja.

Abrams dan Avery sadar sekali bahwa film ini memang dibuat bukan untuk menjadi film “Kelas A” yang super blockbuster layaknya Star Wars, Avatar, atau World War Z. Namun walau film ini adalah “Kelas B” (B-movie), namun Abrams cs sukses memastikan bahwa film B mereka bisa terasa layaknya seperti film kelas A.

Kalau saja mungkin film ini dipaksakan untuk terlihat seperti film blockbuster, entahlah. Mungkin film ini akan terlihat lebih konyol lagi yang alhasil, akan membuat audiens malah mencemooh filmnya habis-habisan.

Overlord-fire

Sumber: IGN Africa

Overlord bisa dikatakan adalah “sleeper hit” yang sukses mengejutkan kita semua. Memang bagi kalian yang berharap filmnya akan seperti memainkan mode zombie COD atau menyaksikan film atau seri zombie apokaliptik yang hit itu, dipastikan kalian akan kecewa.

Apalagi bagi kalian yang berharap film ini worth A-Class movie. Wah kalau ini sudah pasti jangan diharapkan deh. Tapi, apabila niat kalian ketika ingin menyaksikan film ini ingin terhibur saja / menghilangkan kepenatan kerja yang ada, maka selamat ini adalah film yang cocok banget untuk kalian.

Semoga saja setelah ini Abrams akan lebih sering memproduksi film-film kelas B ringan tapi sangat enjoyable seperti Overlord ini. Karena faktanya, mau film kelas A, B, C atau F sekalipun, Abrams adalah sosok yang benar-benar tahu persis dengan kualitas proyek yang sedang dikerjakannya.

About Author

Marvciputra

Marvciputra

Entertainment Reviewer, WWE Lovers and Music-holic

Comments

Most
Popular

Sumber: wired.com

Menilik Absurdity Selera Komedi Orang Jepang

Banyak orang berpendapat kalau Jepang punya selera humor yang unik dan berbeda sekali dengan komedi di negara lain. Agak.. more

(hips.hearstapps.com)

Annabelle: Creation, Menyuguhkan Hal-Hal Ngeri Sekaligus Bikin Gemas

Bagi penyuka film horor, Annabelle pasti menjadi salah satu dari list film yang wajib ditonton. Tiga tahun setelah kesuk.. more

Pennywise. Sumber: mirror.co.uk

Film IT: Pennywise, Wujud Mimpi Buruk Tiap Anak

Sudah pernah baca novel fiksi karya Stephen King berjudul ‘It’ belum? Nah, Film It sudah dirilis di berbagai negara .. more

(Sumber gambar: BGR)

Siapa Best Selling Games & Game Consoles di Jepang Tahun 2017 ?

Jepang memang terkenal dengan video gamesnya. Gak meherankan kalau penjualan video games di Jepang sangat tinggi. Teruta.. more