Papers Please – The Short Film: Intrik Dan Drama Di Perbatasan

9 months ago

Di tahun 2013, game Papers Please mengundang sensasi. Dari segi permainan, Papers Please menaruh gamer dalam posisi seorang petugas imigrasi di perbatasan negara blok timur fiktif bernama Arstotzka. Tugas gamer hanya memberikan atau menolak izin masuk bagi orang-orang yang hendak memasuki negara tersebut.

01-papers-please

Sumber: Steam

Namun di sinilah kengerian dari Papers Please. Arstotzka adalah negara yang tengah dilanda konflik; baik dalam dan luar negeri. Pemerintah tak bisa sembarangan memberikan izin masuk kepada setiap orang. Inilah tugas gamer dalam game ini, sebagai perpanjangan tangan dari hukum imigrasi Arstotzka. Apakah gamer harus memberi suaka kepada keluarga pengungsi, walaupun mereka tidak memiliki dokumen lengkap? Apakah gamer harus menerima suap dari agen kelompok separatis; mengorbankan pertahanan negara demi menghidupi keluarga di rumahnya?

Nuansa dilematis inilah yang hendak diangkat oleh adaptasi film pendeknya. Papers Please – The Short Film adalah film pendek sepanjang 10 menit yang diproduksi secara swadaya. Sineas asal Rusia, Liliya Tkach dan Nikita Ordynskiy, masing-masing menduduki posisi sebagai produser dan juga sutradara. Karakter inspektur imigrasi dalam film ini diperankan oleh Igor Savochkin, yang membintangi seri film Night Watch dan Day Watch.

Saya sendiri hampir tidak pernah menonton film Rusia; mungkin sekali saat Stalingrad tayang di TV lokal, itu pun tak sampai selesai. Namun jika Papers Please jadi kontak pertama saya (dan mungkin juga kamu) terhadap film Rusia, maka Papers Please merupakan film yang sangat tepat.

02-papers-please

Sumber: TechRaptor

Dalam durasinya yang singkat, film Papers Please menyajikan kisah keseharian sang inspektur di perbatasan Arstotzka. Meskipun premisnya sederhana, selama 10 menit ke depan kamu akan disajikan dengan berbagai skenario yang terjadi dalam gamenya. Entah itu para pencari suaka, mereka yang kekurangan dokumen penting, atau hingga hal sesepele perbedaan nama di paspor dan surat identitas. Namun jangan salah, karena dalam gamenya pun hal sekecil ini bisa menjadi pemicu malapetaka bagi Arstotzka.

Igor Savochkin yang memerankan karakter inspektur mampu memberikan kepribadian dan konflik dari tokoh yang dalam gamenya kita perankan. Ia menampilkan sosok inspektur yang tegas dan tak mau kompromi, namun juga memiliki sisi lembutnya sendiri. Sosok sang inspektur sebagai seorang family man nampak jelas dalam tingkah polah dan gestur terkecilnya.

03-papers-please

Sumber: Screen Rant

Sejak detik awal, Papers Please menyajikan nuansa drama thriller yang kelam dan juga mencekam. Interaksi karakter dibatasi dalam sebuah ruang interogasi kecil dengan sekat-sekatnya yang mengintimidasi. Dengan scope yang kecilini, ada banyak pesan dan elemen yang bisa kamu tangkap di sini untuk memahami kisahnya.

Menikmati film Papers Please tanpa memainkan gamenya masih bisa dilakukan. Latar belakang cerita dijelaskan dengan singkat dan jelas, sehingga tidak menyulitkan para penonton baru. Namun bagi mereka yang sudah memainkan gamenya dan berhasil mendapatkan 20 jenis ending berbeda, maka hal kecil pun bisa menjadi sebuah “alat bantu” untuk lebih mendalami ceritanya.

Liliya Tkach dan Nikita Ordynskiy patut mendapatkan apresiasi atas film Papers Please ini. Mengadaptasi video game ke dalam media film bukan perkara mudah. Namun dalam film ini, mereka mampu menyajikan sebuah experience yang sama otentiknya dengan game yang menjadi materi sumber film ini.

04-papers-please

Sumber: Youtube

Papers Please – The Short Film, bisa jadi merupakan film adaptasi game yang paling memuaskan untuk tahun 2018 ini. Ia menyajikan suasana kelam di perbatasan negara konflik yang sesuai dengan gamenya, namun juga menyajikan perpektif baru dari sosok inspektur imigrasi yang diperankan Igor Savochkin.

Nah, jika kamu berada di posisi sang inspektur, bagaimana kamu memberikan izin masuk/imigrasi kepada orang-orang di perbatasan? Akankah keputusanmu akan menadirkan harapan hidup mereka yang sengsara dan ingin mencari hidup baru, atau justru menjadi celah bagi para separatis untuk menjalankan konspirasi mereka? Apapun itu, tujuannya tetap satu: Glory to Arstotzka.

05 papers please

Sumber: Game playing

Papers Please – The Short Film bisa kamu saksikan secara gratis melalui Youtube dan Steam.

About Author

CIAYO Blog Team

CIAYO Blog Team

Terdiri dari bro sis yang doyan nulis. Beberapa bro yang nyumbang tulisan udah cukup lama malang melintang di dunia perkomikan. Penulis lainnya udah jadiin nulis sebagai lifestyle. Blog ini jadi basecamp buat tulisan seputar komik, pop culture, dan game. Enjoy ya bro sis!

Comments

Most
Popular

The Other Side. Sumber: CIAYO Comics

Top 10 Komik Horror di CIAYO Comics One Shot Challenge Vol. 2

Berbeda dengan film horror, kayaknya nge-buat komik horror itu lebih susah deh. Bayangin aja, penulis harus membuat kita.. more

Semakin minimnya angka kelahiran di Jepang (Sumber: Reuters.com)

Mengapa Angka Kelahiran Jepang Semakin Menurun Tiap Tahunnya?

Data pemerintah di tahun 2016 menunjukkan hanya  976,979 bayi yang lahir di Jepang, angka kelahiran yang kurang dari sa.. more

Sumber: Decades.com

5 Batsuit Batman Yang Paling Canggih dan Super Keren

Batman dikenal sebagai salah satu superhero yang unik, dimana dia tidak memiliki kekuatan super layaknya Superman, Wonde.. more

(CIAYO Pictures)

Keseruan Launching Komik Volt X Setan Jalanan di Popcon Asia 2017

Di hari ke-2 Popcon Asia 2017, CIAYO Comics meluncurkan komik digital Volt x Setan Jalanan. Acara ini langsung dihadiri .. more

(www.goikuzo.com)

IkuZo! Japanese & Manga Center Dukung BL Manga Fest 2017

IkuZo! tuh apa sih? Kata ini berasal dari bahasa Jepang yang secara harfiah berarti “Let’s go!”... more