Pekan Sinema Jepang 2018 Jakarta Tampilkan Film Jepang Berkualitas dalam Berbagai Genre

7 months ago
00-pekan-sinema-jepang-2018

Festival film Jepang pada tahun 2018 ini berlangsung di berbagai kota di Indonesia. Bertajuk Pekan Sinema Jepang 2018, mulai dari Makassar pada tanggal 23 hingga 25 November, Yogyakarta pada 27 November sampai 4 Desember, kemudian di Jakarta yang dimulai sejak tanggal 7 hingga 16 Desember, dan ditutup di kota Bandung pada tanggal 21 sampai 23 Desember.

Banner dan poster di depan pintu masuk CGV Grand Indonesia (Sumber: CIAYO Pictures)

Banner dan poster di depan pintu masuk CGV Grand Indonesia (Sumber: CIAYO Pictures)

Pekan Sinema Jepang 2018 menampilkan berbagai film berkualitas Jepang dari berbagai genre dan ditujukan untuk berbagai rentang usia. Di Jakarta sendiri, Pekan Sinema Jepang 2018 berlangsung meriah. Dari berbagai film yang ditayangkan di Festival Film Jepang 2018 Jakarta, ada berbagai pilihan untuk para penonton. Semua film layak untuk ditonton sendirian, tetapi ada beberapa film dengan segmentasi khusus.

Pekan Sinema Jepang 2018 Jakarta (Sumber: Twitter Official JF Jakarta)

Pekan Sinema Jepang 2018 Jakarta (Sumber: Twitter Official JF Jakarta)

Bagi kalian yang suka dengan anime, ada Mary and The Witch Flowers, The Tale of The Princess Kaguya, Miss Hokusai, dan Lu Over the Wall. Untuk yang ingin melihat zaman samurai di Jepang, ada Samurai Hustle, Samurai’s Promise, dan The Sun in the Last Days of Shogunate. Ingin bernostalgia? Ada film Godzilla, Gamera, dan Kamen Rider x Super Sentai: Cho Super Hero Taisen. Film bergenre drama mulai dari kalangan remaja dan dewasa muda seperti Chihayafuru Musubi, Let Me Eat Your Pancreas, Haruchika, Parks, Isshukan Friends,Perfect World, The 8 Years Engagement, sampai yang ditujukan untuk kalangan dewasa dan keluarga seperti Roots, Sunny, dan Shoplifters juga hadir memeriahkan. Tak hanya film, ada pula sesi talkshow pada film-dilm tertentu di bawah ini:

Sesi Talkshow (Sumber: Instagram)

Sesi Talkshow (Sumber: Instagram)

Pada hari pertama, penulis berkesempatan untuk hadir menonton salah satu film yang diputar. Dari pintu masuk CGV hingga ke dalam Auditorium 1 tempat penayangan film hari perdana, karpet merah digelar demi menyambut pembukaan film yang dihadiri oleh pemain dan kru film One Cut of The Dead, film yang digadang-gadang menjadi film zombie terbaik selama satu dekade terakhir ini.

Namun, kemeriahan acara pembuka sekaligus film perdana yaitu One Cut of the Dead yang dihadiri oleh pemain dan kru film serta tamu undangan membuat penayangan film berikutnya jadi mulur sekitar 30 menit, tetapi tidak mengurangi antusiasme pengunjung yang hadir. Bahkan, masih ada pula yang datang terlambat dan masuk sehingga sedikit mengganggu penonton yang kadung menikmati film.

Baca Juga: One Cut of the Dead: Film Pembuka PSJ 2018 Yang Penuh Kejutan

Acara pembuka oleh pemain film One Cut of the Dead (Sumber: Instagram)

Acara pembuka oleh pemain film One Cut of the Dead (Sumber: Instagram)

Secara keseluruhan, hari pertama berlangsung tanpa ada kendala berarti. Meskipun demikian, ada saja penonton yang masih bersikap jorok dengan meninggalkan bekas makanan di tempat duduk masing-masing sehingga menyulitkan para petugas CGV Grand Indonesia untuk membersihkan. Mungkin hal ini pula yang mengakibatkan penayangan filmnya sempat tertunda.

Antusiasme penonton di hari pertama (Sumber: CIAYO Pictures)

Antusiasme penonton di hari pertama (Sumber: CIAYO Pictures)

Untuk mengantisipasi hal itu pula, pada hari kedua, salah seorang panitia Pekan Sinema Jepang 2018 memberikan pengumuman di dalam bioskop sebelum filmnya ditayangkan. Selain membacakan sinopsis film, beliau juga mengimbau berbagai peraturan dalam bioskop termasuk membuang sampah pada tempatnya. Jagalah kebersihan di manapun kita berada, itulah adab yang patut ditiru dan berkesempatan untuk kembali digaungkan saat mengikuti Festival Film Jepang 2018 ini. Terbukti, di hari kedua, para penonton lebih tertib dan minim sampah berserakan.

Film yang ditayangkan pada Pekan Sinema Jepang 2018 (Sumber: CIAYO Pictures)

Film yang ditayangkan pada Pekan Sinema Jepang 2018 (Sumber: CIAYO Pictures)

Sementara itu, di area CGV pun tidak kalah menarik. Berbagai poster pemberitahuan Pekan Sinema Jepang 2018 pun dipasang. Ada pula papan banner berisi berbagai film yang akan ditayangkan. Pada hari kedua pun ada antrean yang memanjang di depan CGV. Rupanya, panitia membagikan booklet Pekan Sinema Jepang 2018 dan para penonton bisa menukarkan tiket bioskop yang sudah tidak terpakai dengan souvenir. 1 tiket untuk stiker, 5 tiket untuk totebag.

Booklet dan stiker yang dibagikan (Sumber: CIAYO Pictures)

Booklet dan stiker yang dibagikan (Sumber: CIAYO Pictures)

Adakah di antara kalian yang ikut menonton film di Pekan Sinema Jepang 2018 kemarin? Ataukah ada yang mengalami kejadian unik? Cobalah menulis pengalaman kalian dan ajukan ke CIAYO Blog. Siapa tahu tulisan kalian bisa tampil di media pop culture kesayangan kita ini.

About Author

Saya Grad

Saya Grad

Menyukai May’n, anime, dan film Jepang. Bisa dihubungi melalui laman Facebook Saya Grad ataupun Twitter @grad_11

Comments

Most
Popular

Konferensi pers World of Ghibli Jakarta. Photo by CIAYO Pictures

Q & A Studio Ghibli: Transfer Knowledge, Film Baru, Sampai Disney

Kami baru tahu kalau Toshio Suzuki ternyata savage juga. Buuurn!.. more

Sumber: comicvine.com

Benarkah Hawkeye Akan Berubah Menjadi Ronin di Avengers: Infinity War?

Belakangan ini kita sering kali melihat meme-meme yang menyindir Hawkeye karena dia tidak terlihat di poster Avengers: I.. more

ciayo short story challenge

3 Komik CIAYO Comics Pemenang CIAYO Short Story Challenge

3 judul komik ini diadaptasi dari cerita pendek pemenang CIAYO Short Story Challenge. Seperti apa cerita mereka yang men.. more

ciayo comics plus

CIAYO Comics Plus+: Baca Komik Terbaru Lebih Cepat Dari Yang Lain

Buat pengalaman membaca komik webtoon kamu menjadi lebih. Gabung sekarang di CIAYO Comics Plus. Gratis! Hanya tersedia d.. more

00-d-daicon-iv

37 Tahun Yang Lalu, Jepang Sudah Punya Ready Player One Sendiri

Daicon III dan Daicon IV adalah animasi pendek yang dibuat 37 tahun yang lalu. Isinya menampilkan berbagai referensi pop.. more