Pembicara Hebat di BEKRAF Game Prime 2018

4 months ago

Salah satu event gaming terbesar di Indonesia, BEKRAF Game Prime akan diadakan lagi loh pada tahun ini! Acara pertamanya akan diadakan pada hari Jumat,13 Juli 2018. Nah, para pelaku industri game terkemuka yang akan menjadi pembicara di Komite BEKRAF Game Prime 2018 ini juga sudah secara resmi diumumkan untuk acara business to business (B2B).

BEKRAF Game Prime 2018 ini memberikan serangkaian sesi diskusi dan panel yang dibawakan pembicara lokal dan internasional. Mereka akan membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka berdasarkan keahlian masing-masing. Setiap sesi akan membicarakan aspek bisnis, pemasaran, desain, serta hal teknis yang dibutuhkan dalam industri game.

Siapa saja penbicara BEKRAF Game Prime 2018 yang bakal hadir di event B2B nanti? Simak profil mereka berikut ini!

Justin Ng (Managing Director, Gattai Games)

pembicara game prime 2018

Sumber: BEKRAF Game Prime

Justin Ng adalah game designer sekaligus managing director untuk Gattai Games. Gattai Games sendiri adalah perusahaan game asal Singapura yang memproduksi game Stifled loh! Stifled adalah game VR berbasis mikrofon dimana gamer memanfaatkan suara untuk “melihat” musuh.

Dengan pengalamannya di industri game, alumni DigiPen Institute of Technology ini akan berbagi pemikirannya tentang pemasaran game untuk developer game indie.

Langer Lee (Global Business Director, XFLAG)

Sumber: BEKRAF Game Prime

Sumber: BEKRAF Game Prime

Pembicara berikutnya adalah Langer Lee. Dia adalah direktur bisnis global untuk grup pengembangan bisnis di XFLAG. XFLAG adalah badan hiburan milik Mixi inc. serta publisher dari game Monster Strike.

Selama acara B2B, ia akan menjadi panelis untuk topik “Project Management Guide for Game Developer.” Kamu yang terlibat dalam bidang developer game pastinya nggak mau ketinggalan panel yang satu ini!

Arief Widhiyasa (Founder dan CEO, Agate)

Sumber: BEKRAF Game Prime

Sumber: BEKRAF Game Prime

Arief Widhiyasa adalah pendiri sekaligus CEO dari developer dan publisher game Indonesia, Agate. Dengan visi menjadi perusahaan game terkemuka dan dihormati dengan standar kelas dunia di Indonesia, Arief berhasil membawa Agate menjadi perusahaan game terbesar di Indonesia. Keren, ya?

Arief akan berbagi pengetahuannya tentang cara mengoptimalkan jaringan kalian nih, khususnya di industri game. Dia akan berbagi pengalamannya bersama Adam Ardisasmita.

Adam Ardisasmita (CEO dan co-founder of Arsanesia)

Sumber: BEKRAF Game Prime

Sumber: BEKRAF Game Prime

Adam Ardisasmita adalah CEO dan salah satu founder Arsanesia dan Arsa Kids, masing-masing adalah developer game mobile dan game edukasi anak. Ia juga adalah seorang Intel Innovator, Google Launchpad Mentor, serta direktur eksekutif Asosiasi Game Indonesia yang aktif terlibat dalam komunitas video game lokal. Ia juga merupakan jurnalis teknologi dan video game yang menyumbangkan tulisannya untuk Dailysocial, Codepolitan, dan Dicoding Academy. Adam juga menulis di blog pribadinya di ardisaz.com.

Seperti yang disebutkan sebelumnya nih, Adam akan berbagi panel dengan pendiri dan CEO Agate, Arief Widhiyasa, di segmen “Optimizing Your Network.”

Elizabeth Galuh K. (Associate Producer, Streamline Games)

Sumber: BEKRAF Game Prime

Sumber: BEKRAF Game Prime

Elizabeth Galuh Kusumawardhani adalah associate producer di Streamline Games. Bersama Streamline, Elizabeth telah me-manage berbagai proyek game besar seperti Street Fighter V dan Marvel vs. Capcom: Infinite. Saat ini ia fokus mengembangkan IP original milik Streamline Games.

Elizabeth sendiri bakal jadi pembicara untuk panel “What to Expect When You Work with Foreign Company,” bersama dengan Ian Purnomo.

Ian Purnomo (Public Relations and Developers Relations, Sony Interactive Entertainment)

Sumber: BEKRAF Game Prime

Sumber: BEKRAF Game Prime

Ian Purnomo adalah ketua Public Relations and Developers Relations untuk Sony Playstation di kawasan Asia Tenggara. Sebelum bekerja di Sony Interactive Entertainment, Ian memiliki pengalaman bertahun-tahun bekerja dalam berbagai posisi di industri video game. Beberapa diantaranya adalah game designer di LucasArts serta komunikasi pemasaran di publisher Asiasoft dan Cherry Credits,

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya Ian dan Elizabeth Galuh akan mengisi panel tentang pengalaman bekerja di perusahaan asing.

Wan Hazmer (CEO dan Founder, Metronomik/Ex-Square Enix)

Sumber: BEKRAF Game Prime

Sumber: BEKRAF Game Prime

Selanjutnya adalah CEO dan pendiri Metronomik, Wan Hazmer. Wan sebelumnya pernah bekerja di Square Enix selama tujuh tahun dan menjadi game designer asal Malaysia untuk game Final Fantasy XV. Perusahaannya sekarang, Metronomik akan membuat IP original yang mengintegrasikan musik dengan gameplay, namun bukan merupakan game rhythm.

Dalam BEKRAF Game Prime 2018 ini, Wan akan berbagi pengalamannya dalam panel “Beautiful & Engaging Game Design.”

Ian Gregory (Co-founder, Witching Hour Studios)

Sumber: BEKRAF Game Prime

Sumber: BEKRAF Game Prime

Co-founder Witching Hour Studios Ian Gregory sempat berhenti sekolah dan memilih berkarir mandiri, sebelum melanjutkan studinya lewat beasiswa dari Nanyang Academy of Fine Arts. Bersama teman-temannya, Ian mendirikan WItching Hour Studios dan meraih berbagai penghargaan selama 7 tahun berkarya. Ian juga mendirikan perusahaan game mobile BattleBrew Productions dan menjadi konsultan bagi berbagai perusahaan game.

Bersama Elizabeth Galuh dan Ian Purnomo, Ian Gregory akan menjadi moderator untuk panel “What to Expect When You Work with Foreign Company” bersama Elizabeth dan Ian Purnomo.

Brian Fan (Co-Founder, Mfun)

Sumber: BEKRAF Game Prime

Sumber: BEKRAF Game Prime

Brian Fan memiliki 20 tahun pengalaman manajemen eksekutif dalam bidang marketing dan pemasaran. Pengalamannya disalurkan dalam berbagai perusahaan terkemuka seperti SAP, Hitachi, Fujitsu, dan Veritas. Saat ini ia berusaha membangun sistem blockchain yang akan bermanfaat bagi para gamer dan developer game Indonesia.

Silvia Wibowo (Solutions Architect, Amazon Web Services)

Sumber: BEKRAF Game Prime

Sumber: BEKRAF Game Prime

Pembicara yang terakhir adalah Silvia Wibowo dari Amazon Web Services. Selama 2 tahun di Amazon, Silvia bekerja sama dengan klien di bidang arsitektur IT untuk mengoptimalkan keamanan sisten, performa, optimasi biaya, serta kualitas operasional sistem perusahaan.


Bagaimana, tertarik dengan para panelis dan panel yang mereka bawakan di BEKRAF Game Prime 2018 nanti? Siapa embicara Game Prime 2018 yang ingin kamu datangi? Jangan sampai ketinggalan panel-panel keren ini dengan mendaftar di bit.ly/bgp2018. Sampai jumpa di BEKRAF Game Prime 2018!

About Author

CIAYO Blog Team

CIAYO Blog Team

Terdiri dari bro sis yang doyan nulis. Beberapa bro yang nyumbang tulisan udah cukup lama malang melintang di dunia perkomikan. Penulis lainnya udah jadiin nulis sebagai lifestyle. Blog ini jadi basecamp buat tulisan seputar komik, pop culture, dan game. Enjoy ya bro sis!

Comments

Most
Popular

Kulari Ke Pantai dan Generasi Wicis

Film keluarga terbaru karya Riri Riza yang kembali berhasil memanjakan para penggemar. .. more

Wanita Yakuza. Sumber: pinterest

Ternyata Beginilah Peran Wanita Yakuza di Jepang!

Ternyata tidak semua yakuza merupakan lelaki. Para wanita yakuza memiliki peran penting dalam organisasi hitam di Jepang.. more

Sumber: Gamerant

Pokemon GO Genap Satu Tahun, Habis Ini Apa?

Pasti bro sis salah satunya yang pernah keranjingan muter-muter komplek buat main Pokemon GO kan? Game ini memang cukup .. more

Sumber: vice.com

Pemilihan Filter Pada Instagram Bisa Menggambarkan Hidupmu

Kalau kamu termasuk orang yang aktif dalam media sosial Instagram, coba cek lagi filter apa aja yang paling sering kamu .. more

Sumber: CIAYO Pictures

Kemeriahan Inari Matsuri IPB, Ajang Lomba Pecinta Jejepangan

Inari Matsuri IPB telah berlangsung di tanggal 10 Desember kemarin. Walaupun begitu, acara ini masih tetap meninggalkan .. more