Pergantian Mendadak Kursi Sutradara Justice League yang Tidak Terduga, Mau Tahu Alasannya?

7 months ago
Joss Whedon dan Zack Snyder. Sumber gambar: bleedingcool.com

Justice League.

Saat pembuatan sebuah film, posisi sutradara merupakan posisi yang sangat penting. “Ki dalang” inilah yang menentukan bagaimana film bercerita ke penonton. Alur adegan, tampilan adegan, hal-hal krusial lainnya dari sebuah film ditentukan oleh sutradara.

Tidak ada yang punya kekuasaan sebesar sutradara dalam proses pembuatan sebuah film. Sutradara adalah “Tuhan” yang mengatur semuanya saat pembuatan film terjadi. Semua elemen film harus dan wajib manut pada sutradara, tanpa terkecuali.

Sutradara adalah Kapten, jika pembuatan film diibaratkan sebagai sebuah kapal. Atau kelompok militer. Sutradara hanya satu orang. Tidak boleh dan tidak bisa dua orang. Atau tiga. Wajib satu.

Nah… tahukah bro sis, kalau film Justice League yang sedang beredar di bioskop dunia saat ini, ditangani oleh dua sutradara? Ada dua sutradara yang menangani film superheroes DC Comics ini. Yaitu Zack Snyder dan Joss Whedon.

Zack Snyder di lokasi syuting Batman v Superman: Dawn of Justice bersama Henry Cavill/Superman. Sumber gambar: collider.com

Zack Snyder di lokasi syuting Batman v Superman: Dawn of Justice bersama Henry Cavill/Superman. Sumber gambar: collider.com

Zack Snyder sudah menangani film DCEU sejak DCEU dimulai, yaitu melalui film Man of Steel. Film reboot dari karakter ikonik Superman ini ditangani Snyder pada tahun 2013. Saya masih ingat banget dengan film Man of Steel. Terutama di adegan Superman menghajar General Zod karena Zod mengancam ibunya. Quotes terkenal dari adegan itu adalah “You think you can threaten my mother?!” di mana Superman memukuli Zod sebelum keduanya mengakibatkan gerai Sevel terbakar.

Superman ngamuk karena emaknya diancam orang. Sumber gambar: Youtube.com

Superman ngamuk karena emaknya diancam orang. Sumber gambar: Youtube.com

Sevel terbakar gara-gara dua Kryptonian berantem. Sumber gambar: Youtube.com`

Sevel terbakar gara-gara dua Kryptonian berantem. Sumber gambar: Youtube.com`

Seriously, people… Jangan pernah macam-macam dengan emaknya Superman!

Walau banyak yang mengatakan Zack Snyder gagal menyutradarai film DCEU, tapi saya tidak sependapat. Gaya dan karakteristik film Snyder merupakan interpretasi dia akan nuansa sebuah buku komik. Terutama buku komik superheroes DC yang biasa memiliki tone gelap. Style Snyder ini kontras dengan style sutradara film superheroes lainnya seperti dari Marvel Studios; di mana mereka lebih family-friendly dengan sentuhan komedi komikal.

Adegan after credit Marvel’s The Avengers ini gokil. Sumber gambar: youtube.com

Adegan after credit Marvel’s The Avengers ini gokil. Sumber gambar: youtube.com

Bukan berarti salah satu lebih baik dari lainnya, hanya saja menurut saya Snyder terlalu berusaha fokus “memindahkan suasana” komik ke dalam film yang dibuatnya sementara sutradara lain tidak se-ngotot dia.

Contoh pekerjaan Snyder. Adegan di film “300” dengan versi komiknya. Sumber gambar: solaceincinema.com

Contoh pekerjaan Snyder. Adegan di film “300” dengan versi komiknya. Sumber gambar: solaceincinema.com

Setelah Man of Steel dan Batman v Superman, Snyder ditugaskan menggarap Justice League oleh Warner Bros.

Proses pembuatan film gabungan para superheroes DC Comics ini berjalan normal, hingga kemudian terjadi tragedi yang menimpa keluarga besar Zack Snyder. Putri dari Zack Snyder, Autumn, meninggal dunia (suicide death) pada bulan Maret 2017 di usia 20 tahun.

Kejadian tersebut memukul jiwa Zack dan istrinya, Deborah. Deborah sendiri merupakan salah satu produser film Justice League yang sedang disutradarai oleh suaminya. Dalam sebuah wawancara ekslusif, Zack yang didampingi oleh istrinya menjelaskan apa yang terjadi.

Zack Snyder bersama istrinya, Deborah Snyder. Sumber gambar: hollywoodreporter.com

Zack Snyder bersama istrinya, Deborah Snyder. Sumber gambar: hollywoodreporter.com

“Saya kira dengan kembali bekerja dan menyibukkan diri akan jadi katarsis saya dalam melewati kondisi ini” kata Zack yang terlihat emosional dengan Deborah duduk di sampingnya. “Pekerjaan ini menuntut sangat banyak hal. Saya mencoba, namun dua bulan belakangan ini saya akhirnya menyadari… Saya memutuskan untuk mundur dari proses pembuatan film ini untuk berkumpul bersama keluarga saya, bersama anak-anak saya.. Mereka membutuhkan saya. Mereka sedang berada dalam masa-masa sulit. Saya sedang berada dalam masa-masa sulit”

Pihak studio film mendukung langkah Snyder, dan sempat berpikir untuk menunda jadwal tayang Justice League. Namun Snyder tidak setuju dengan langkah tersebut, dan dia memasukkan temannya, Joss Whedon, untuk meneruskan pekerjaannya di Justice League hingga selesai.

Joss Whedon merupakan sutradara yang tidak asing dengan genre superhero. Sumber gambar: businessinsider.com

Joss Whedon merupakan sutradara yang tidak asing dengan genre superhero. Sumber gambar: businessinsider.com

Joss Whedon sendiri sama sekali bukan orang asing di film superheroes. Dia adalah sutradara film superhero sukses Marvel’s The Avengers, yang notabene merupakan produk saingan Warner Bros. Tapi sepertinya Snyder menepikan aspek rivalitas dari diri Whedon, dan memintanya meneruskan produksi Justice League hingga selesai sementara dia dan keluarganya menenangkan diri pasca kematian putri mereka, Autumn Snyder.

Joss Whedon di lokasi syuting Marvel’s The Avengers: Age of Ultron. Sumber gambar: slashfilm.com

Joss Whedon di lokasi syuting Marvel’s The Avengers: Age of Ultron. Sumber gambar: slashfilm.com

Saat Joss Whedon menerima pekerjaan tersebut, film Justice League sudah dikerjakan lebih dari separuh jalan. Secara teknis, pekerjaan Whedon tidak lain hanya mengawal pembuatan Justice League hingga ke tahap terakhir / pasca produksi.

Artinya, seharusnya tidak ada penambahan adegan, karakter, maupun visi dari Whedon sendiri atas Justice League karena semuanya sudah di-setting oleh Snyder sebelum dia mundur dan Joss Whedon datang. Tapi tentu saja Whedon tidak mungkin hanya mengikuti blueprint yang sudah disiapkan Snyder sementara dia sendiri merupakan seorang sutradara handal pula.

Pergantian mendadak sutradara Justice League memang tidak terduga. Tapi hal itu sudah terjadi. Film Justice League rilis sesuai jadwal (17 November 2017). Dan film itu akan selamanya dikenang sebagai film superhero yang ditangani oleh sutradara spesialis DC Comics dengan sutradara film sukses dari Marvel Comics.

Zack Snyder dan Joss Whedon mengendalikan Justice League hingga ke garis finish.

Bro sis sudah nonton film Justice League? Apa pendapat bro sis mengenai hasil karya dua sutradara ini? Bisa komen di bagian komentar ya.

About Author

Harry Rezqiano

Harry Rezqiano

Seimbangkan hidup. Tiap orang beda-beda caranya. Tapi semua orang perlu melakukannya. *Disclaimer: Tulisan ini adalah opini & pendapat pribadi serta bukan merupakan pandangan maupun kebijakan Ciayo Corp beserta afiliasinya. Penulis dapat dihubungi melalui media sosial, Facebook: /HarryRezqiano | Twitter: @HarryRezqiano | Wattpad: /HarryRezqiano *

Comments

Most
Popular

Sumber: Disney

Disney Tidak Senang dengan Bagaimana EA Menangani Star Wars

Reputasi EA sebagai perusahaan game raksasa yang rakus dan tak peduli dengan kemauan para gamer nampaknya semakin terlih.. more

10 Game PS1 ini Bikin Kangen Berat!

Masih ingat dengan masa kecil saat bro sis asyik main Playstation? 10 game PS1 ini dijamin bisa mengobati rasa-rasa nost.. more

00-d-jkt48

JKT48 Bubar? GM Melody Rombak JKT48 Seperti AKB0048

GM JKT48 Melody Nurramdhani memutuskan bahwa JKT48 bubar dan menggantinya dengan konsep baru. Meski radikal, ternyata ad.. more

00-d-naruto-bersih-bersih

Aksi Nyata Hokage Naruto Bersih-Bersih Bengawan Solo

Naruto bersih-bersih sungai Bengawan Solo? Sang hokage desa Konoha terlihat ikut membersihkan sungai bersama warga dan r.. more

The Kasuaris – Episode 5: Kejutan Klub Malam

Surprise, surprise! Jujur gw belum tahu si Valen ini mau ke mana, kita masih di jalan bebas hambatan menuju daerah Jakar.. more