Jangan Lupa, Hari ini Peringatan Hari Buku Nasional, loh!

1 month ago
Hari Buku Nasional

Ada yang pernah dengan ungkapan ‘Kamu adalah apa yang Kamu baca’? Kalau iya, apa kamu setuju? Kalau menurut penulis, hal ini bukan sebuah angin belaka. Dengan membaca, kita bisa mengetahui kadar intelektual seseorang. Kedengarannya sombong, huh? Tapi justru ini kenyataannya.

Coba aja bandingin orang yang jarang baca buku dengan yang sering baca buku. Ada perbedaan yang signifikan yang bisa kelihatan. Mulai dari sikap, tutur kata, hingga gaya tubuh. Orang yang sering membaca buku punya kosakata yang lebih luas dibanding yang jarang.

Jumlah penduduk melek huruf capai 96 persen, namun minat baca masih rendah

Hari Buku Nasional
Sumber: Google Images

BPS mencatat angka penduduk Indonesia di atas usia 15 tahun yang melek huruf pada 2010 mencapai 96,07 persen. Angka sebesar ini menjadikan penduduk tanah air berpotensi menjadi pembaca buku. Namun, kenyataan justru sebaliknya.

Unesco pada 2012 mengkalkulasi bahwa angka minat baca Indonesia hanya 0,001 persen. Jika diumpamakan, dari 1000 orang hanya 1 orang saja yang rajin membaca. Dengan proyeksi total penduduk Indonesia di tahun 2018 berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) BPS mencapai 265 juta jiwa, maka ada 265 ribu orang yang punya minat baca tinggi. Tentu, angka tersebut jelas masih jauh jika dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia.

Jumlah penerbit buku capai ribuan, yang aktif tersisa 54 persen

Hari Buku Nasional
Sumber: Pixabay

Dengan jumlah penduduk yang menembus angka 265 juta jiwa, Indonesia sejatinya adalah pasar potensial penjualan buku berbagai tema bacaan meski tingkat minat baca di Indonesia masih rendah. Ini dibuktikan dengan hadirnya ribuan penerbit buku yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) dalam laporannya pada 2015 memuat jumlah penerbit buku dengan total sebesar 1.328. Namun, hanya 54 persen atau 711 penerbit yang hingga kini masih aktif menerbitkan buku. Perlu diketahui, penerbit buku yang masuk dalam kategori aktif ialah yang rutin menerbitkan sedikitnya 10 judul buku dalam setahun.

Baca juga: Mencium Bau Buku dan Kebiasaan-Kebiasaan Aneh Book Nerd

Indonesia Menempati Peringkat 60 dari 61 Negara dalam hal minat baca masyarakat.

Hari Buku Nasional
Sumber: Pixabay

Sayangnya di era digital ini, masyarakat lebih nyaman menghabiskan waktu mereka memandangi layar ponsel selama berjam-jam daripada membaca buku meskipun hanya satu lembar. Hal ini cukup menjelaskan mengapa buku semakin jauh dari gaya hidup masyarakat Indonesia.

Menurut penelitian Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu, Indonesia menempati peringkat 60 dari 61 negara dalam hal minat baca masyarakat.  Padahal, peringkat Indonesia berada di atas negara-negara Eropa dalam segi penilaian infrastruktur pendukung minat baca (kompas.com). Hal ini menjawab penyebab utama rendahnya minat baca masyarakat Indonesia memang ditengarai oleh kemauan mereka sendiri.

Baca juga: Sering Digunakan Sebagai Caption, Tere Liye Larang Netizen Gunakan Quotes-nya

Selain itu, pola pikir masyarakat juga turut mempengaruhi. Orang kerap kali membaca hanya pada saat membutuhkan atau dalam keadaan terdesak. Padahal membaca buku baik fiksi maupun non fiksi justru memperkaya pengetahuan dan kemampuan yang kita punya.

Kebiasaan membaca juga terbukti menuntun banyak orang menuju jalan kesuksesan, misalnya saja Bill Gates sang pendiri Microsoft. Disebutkan bahwa Gates terbiasa menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membaca. Bahkan, Bill Gates sendiri mengaku dapat membaca lebih dari 50 buku setiap tahunnya. Berkat kebiasaannya ini, Ia dapat mengubah dunia melalui pemikiran-pemikirannya yang visioner.

Baca juga: Siapa Bilang Penulis Nggak Bisa Sekeren Komikus? Pede Aja Kali!

17 Mei Diperingati Sebagai Hari Buku Nasional

Hari Buku Nasional
Sumber: Google Images

Tapi ada yang tau gak sih kalau misalnya tanggal 17 Mei ini diperingati sebagai hari buku nasional alias hari buku se-Indonesia. Pemilihan tanggal 17 Mei sebagai hari Buku Nasional berhubungan erat dengan Perpustakaan Nasional. Soalnya, gedung pertama Perpustakaan Nasional berdiri pada tanggal 17 Mei 1980. Ketika itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Daoed Joesoef mencanangkan berdirinya Perpusnas pertama di Indonesia yang berlokasi di Jakarta.

Sebelumnya, cikal bakal Perpusnas telah ada sejak zaman kolonial Belanda. Bataviaasch Genootschap didirikan pertama kali pada 24 April 1778. Inilah yang jadi pelopor munculnya Perpusnas sebelum riwayatnya berakhir pada 1950.

Tanggal berdirinya Perpustakaan Nasional menjadi inspirasi tercetusnya hari Buku Nasional. Pada 2002, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kabinet Gotong Royong, Abdul Malik Fajar mencetuskan ide tersebut. Ditetapkannya hari Buku Nasional adalah upaya pemerintah untuk memacu tingkat literasi pada masyarakat. Ini sekaligus menjadi upaya meningkatkan penjualan buku di tanah air.

Baca juga: Menyambut Halloween, Berikut Rekomendasi Buku Genre Thriller yang Harus Kamu Baca!

Hari Buku Nasional
Sumber: Pixabay

Menurut penulis sendiri, buku memang sangat penting. Banyak sekali “hidden treasure” yang bisa kita temui saat membaca buku. Entah itu saat membaca buku ilmiah, buku pelajaran, novel hingga komik sekalipun. Selalu ada yang bisa kamu dapat.

Nah, makanya mari tingkatkan kesadaran membaca kita. Dimulai dari bacaan-bacaan ringan yang menghibur. Misalnya saja komik. Kamu gak perlu membaca buku fisik untuk membaca komik, kamu tetap bisa menikmati komik di smartphone. Langsung aja cek komik-komik seru karya anak bangsa di CIAYO Comics.

About Author

Chika

Chika

"I'm a bowling pin, even when I fall, I'll always stand back up" - Jay Park

Comments

Most
Popular

Despicable Me 3 (Sumber: Universal Pictures)

DESPICABLE ME 3: Banyak Kejutannya!

Kegagalannya menangkap Balthazar Bratt, villain baru Despicable Me menyebabkan Gru (Steve Carell) dan Lucy (Kristen Wiig.. more

Presiden Amerika Serikat fiktif dari game “Metal Wolf Chaos”. Sumber gambar: twitter.com/devolverdigital

Presiden Amerika Serikat Fiktif Dalam Pop Culture, Yang Mana Favoritmu?

Presiden Amerika Serikat sering digambarkan dalam pemberitaan sebagai karakter penting dunia... more

Membaca cerita fiksi dan efeknya (Sumber: emazed.com)

Cerita Fiksi dan Efeknya ke Pembaca

Ternyata kamu hobi baca novel fiksi dan bahkan berbakat dalam nulis cerita pendek. Tenang! Hal itu sama sekali gak salah.. more

BEKRAF Game Prime Dari Tahun Ke Tahun

Pagelaran Game Prime untuk ketiga kalinya hadir di Indonesia. Setelah sukses di tahun 2016 dan 2017, acara BEKRAF Game P.. more

Bernyanyi bareng dengan karaoke. Sumber gambar: allabout-japan.com

Karaoke: Hiburan Ciptaan Jepang Yang Mendunia. Begini Loh Sejarahnya!

Karaoke mulai diperkenalkan di Kobe, Jepang sekitar tahun 1971 oleh seorang musisi Jepang bernama Daisuke Inoue. Inoue, .. more