Ping Pong Club Tarik Perhatian Lewat Album Retrospective

10 months ago
ping pong club

Tahun 2019 nampaknya bakal jadi tahun yang sangat asyik buat penggemar indie pop Indonesia. Pasalnya, kemunculan band Ping Pong Club membawa sebuah kesegaran dalam genre musik satu ini.

Ping Pong Club. Sumber: Wasted Rockers
Ping Pong Club. Sumber: Wasted Rockers

Band asal kota Bandung yang digawangi oleh Hariz Lasa (vokal/synth), Muhammad Rizky (vokal/gitar), Fasya Suryadini (vokal/keyboard), serta Satrio Adi Nugroho (drum) ini telah hadir sejak tahun 2017 silam. Semuanya dimulai berkat kesamaan antara Hariz dan Rizky yang sama-sama menyukai musik britpop, entah itu The Beatles hingga musisi generasi Sarah Records. Dengan tambahan personil Fasya dan Satrio, band Ping Pong Club pun dibentuk, dimana nama tersebut terinspirasi dari jargon efek ping pong dalam dunia audio.

Sepanjang tahun 2018, Ping Pong Club sudah merilis tiga single: Venetian Blinds, Skylight, dan Ecstatic. Ketiganya mendapatkan respon hangat dari fans. Menjawab keinginan fans akan lebih banyak materi lagu Ping Pong Club, mereka merilis album Retrospective berisi 3 single terdahulu, 4 lagu baru, serta 2 remix track.

Retrospective, album perdana Ping Pong Club. Sumber: Ping Pong Club
Retrospective, album perdana Ping Pong Club. Sumber: Ping Pong Club

Album ini memilik konsep “past, present, future” yang juga menjadi judul dari track pertama Retrospective. Tema tersebut direfleksikan lewat kemasan musik indie pop, new wave, serta sophisti-pop tahun 80-90an yang diterjemahkan ke dalam gaya yang lebih kekinian. Liriknya menceritakan pemahaman manusia akan cinta, konflik, pencarian jati diri, hingga kuasa yang lebih besar dari alam semesta.

Sajikan nuansa brit pop klasik dengan kemasan modern. Sumber: Emerging Indie Bands
Sajikan nuansa brit pop klasik dengan kemasan modern. Sumber: Emerging Indie Bands

Venetian Blinds, Skylight, dan Ecstatic menjadi tiga single yang hadir lebih dulu dalam album Retrospective. Mereka didampingi oleh empat lagu baru, yaitu Past, Present, Future; Retrospective; A Step Closer to Yout Room, dan She’s Your Trouble. Selain itu ada pula dua remix track yang digarap Muhammad Rizky, dan Muhammad Iqbal yang merupakan frontman band ikkubaru serta support bassist untuk Ping Pong Club.

Baca Juga: ikkubaru & Dhira Bongs: Ciptakan Musik Hingga ke Jepang

Lagu-lagu tersebut memiliki warna yang cerah serta ceria. Kombinasi permainan synth, ketukan drum, serta petikan gitar bergaya indie ini membuat lagu-lagu Ping Pong Club mudah dicerna dan diterima. Rolling vokalis antara Hariz, Rizky, dan Fasya, membuat lagu-lagu Ping Pong Club menonjol satu sama lain.

Ping Pong Club tampilkan tiga vokalis dengan karakter berbeda. Sumber: Unite Asia
Ping Pong Club tampilkan tiga vokalis dengan karakter berbeda. Sumber: Unite Asia

Album Retrospective dari Ping Pong Club telah rilis secara fisik pada tanggal 28 Februari lalu, disusul dengan versi digital pada tanggal 9 Maret 2019. Kamu bisa mendapatkan album fisik Retrospective di record store favorit kamu, dan untuk versi digital bisa didengarkan melalui Spotify serta layanan musik favorit lainnya.

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

kostum gundala

Kostum Gundala Tampil Perdana di Pakoban 8

Kostum superhero Gundala dari film Joko Anwar dikenalkan di Pasar Komik Bandung 8. Abimana butuh 45 menit untuk kenakan .. more

J'adore

J’adore: Kisah Tentang Cinta dan Obsesi

Risa menyukai Arya yang usianya terpaut jauh. Arya sendiri mencintai Risa. Terlalu mencintainya. Simak kisah mereka di J.. more

00-d-bandung-hallowland

Bandung Hallowland Hadirkan Author Komik Lieur

Bandung Hallowland akan menampilkan talkshow komik bersama author Komik Lieur dari CIAYO Comics, dan author komik lainny.. more

00-dos-d

DOS, Game Kartu Lanjutan UNO – Bagaimana Cara Mainnya?

Sekuel game kartu UNO, DOS, kelihatannya bakal sama kacaunya dengan UNO. Tapi kenyataannya justru permainannya jauh lebi.. more

Hati Hati Techno Menggabungkan Musik EDM Dengan Keimutan Grup Idol Jepang

Datang dari Jepang, dan diproduseri Kevin Aprilio. Hati Hati Techno mencoba untuk menggebrak pasar musik pop Indonesia l.. more