Rage in Peace: Game Platformer Dengan Berbagai Cara Untuk Mati!

10 months ago

Semua makhluk hidup pasti akan mati. Hal yang niscaya itulah yang dipercayai oleh Timmy Malinu. Pria berusia 27 tahun ini hanya punya satu mimpi dalam hidupnya yang kelewat biasa: mati dengan damai di rumahnya, saat tidur mengenakan piyama kesayangannya.

01 rage in peace

Sebuah hal yang niscaya. (Sumber: Toge Productions)

Namun, malaikat maut berkata lain. Ia memberi tahu Timmy bahwa ia akan mati hari ini dengan kepala terpenggal. Namun ia tak memberi tahu kapan, dimana, dan dengan apa Timmy akan mati. Khawatir mimpinya tak akan terwujud, Timmy bergegas pulang ke rumah. Halangan yang merintang di sepanjang jalan seakan mencoba untuk memenuhi ramalan maut Timmy. Bisakah Timmy pulang ke rumah untuk bisa “mati dengan tenang”?

02 rage in peace

Kayaknya ini nggak mati dengan tenang deh, bro sis. (Sumber: Toge Productions)

Itu dia premis dari Rage in Peace, video game terbaru produksi studio game lokal Rolling Glory dan diterbitkan oleh Toge Productions. Ini adalah game platformer yang bakal menguji kemampuan bro sis dalam memainkan game platformer. Reaksi, daya ingat, dan kesabaran bro sis akan diforsir hingga ke titik puncaknya.

Bermain sebagai Timmy, bro sis dapat melakukan gerakan lari, lompat dan double jump untuk menghindari rintangan. Tapi hati-hati! Jalan yang harus bro sis hadapi dipenuhi oleh berbagai jebakan dan rintangan yang berbahaya buat kepala Timmy.

03 rage in peace

Waspada setiap saat karena jebakan bisa muncul tiba-tiba. (Sumber: Toge Productions)

Bro sis bisa dipastikan nggak bakal bisa melewati setiap levelnya sekali jalan. Kunci buat menamatkan Rage in Peace adalah bro sis harus mengingat momen dimana jebakan akan keluar, kemudian menghindarinya dengan timing dan reaksi yang tepat. Lewat sepersepuluh detik saja, riwayat Timmy dipastikan bakal tamat!

04 rage in peace

Timmy lolos dari maut. (Sumber: Toge Productions)

Rage in Peace pertama kali dibuat sebagai prototype game untuk event Indies VS PewDiePie Jam pada bulan November 2014. Dari prototype tersebut, Rage in Peace berkembang menjadi sebuah game yang tidak hanya adiktif, namun menyenangkan, rage-inducing, dan bahkan terasa emosional. Game ini berhasil memenangkan ajang Compfest 2016, sekaligus meraih penghargaan Best Visual. Selain itu, Rage in Peace juga memenangkan juara 2 Audience’s Choice In.Game 2016.

“Setelah membaca cerita pendek karya Paulo Coelho, saya baru sadar kalau saya tak banyak memikirkan soal kematian selama hidup saya. Setelah saya memikirkan hal itu, serta mengkontemplasikan arti hidup, akhirnya saya menjadikannya ide untuk cerita Rage in Peace,” jelas Damas Putranto, game director dari Rage and Peace.

05 rage in peace

Helikopter jatuh ke kantor memang bukan kejadian biasa, sih. (Sumber: Toge Productions)

“Sederhananya, game ini menjelaskan tentang apa itu hidup dan mati, dari sudut pandang orang yang mengalami quarter-life crisis,” tambah Damas yang juga memegang posisi sebagai writer dan programmer.

Rage in Peace menampilkan grafik kartun yang imut, namun jangan terkecoh dengan sosok Timmy dengan kepala marshmallow-nya yang imut. Setiap jebakan dalam game ini mengincar kepala Timmy, dan setelah tujuan mereka berhasil, siap-siap saja menyaksikan grafik darah yang muncrat dan tumpah kemana-mana.  Rage in Peace juga menampilkan soundtrack gubahan musisi indie Indonesia lintas genre. Pastinya petualangan bro sis bersama Timmy nggak bakal membosankan seperti kehidupan Timmy sebelumnya!

06 rage in peace

Seperti Subaru dari Re:Zero, Timmy akan hidup kembali untuk mati kembali. (Sumber: Toge Productions)

Rage in Peace akan rilis untuk komputer Windows dan Mac, melalui platform Steam. Rencananya game ini bakal rilis di Steam di tahun 2018 ini. Kapan tepatnya? Belum ada konfirmasi, seperti bagaimana kematian akan datang pada kita. Namun jika waktunya telah datang, siapkah bro sis untuk memainkan Rage in Peace (dan mati)?

About Author

Meka Medina

Meka Medina

Penulis cerita untuk circle Rimawarna. Biasanya suka bolak-balik antara Bandung-Jakarta, namun bisa juga teleport ke Tenggarong. Jangan tanya kenapa.

Comments

Most
Popular

Sumber: Jakarta Games Week

Jakarta Games Week 2017: Jawaban Indonesia Untuk Komunitas FGC Dunia

Sebagai bagian dari gamer yang antusias dengan FGC dan game fighting secara general, pasti kalian uda ga asing dengan b.. more

Joss Whedon dan Zack Snyder. Sumber gambar: bleedingcool.com

Pergantian Mendadak Kursi Sutradara Justice League yang Tidak Terduga, Mau Tahu Alasannya?

Saat pembuatan sebuah film, posisi sutradara merupakan posisi yang sangat penting. Tahukah bro sis, kalau film Justice L.. more

Sumber gambar: playground.ru

Game Tembak Klasik The House of the Dead Kembali dengan ‘Scarlet Dawn’

Bro sis penggemar video game yang sempat merasakan kejayaan era arcade/dingdong tahun 90an hampir pasti pernah melihat d.. more

00-d-gula-comic

Gula Comic – Sajikan Pesan Berwarna Dalam Komik Wonder Sweet

Meski kelihatan seperti komik anak-anak yang sederhana, komik Wonder Sweet menyimpan pesan moral yang bermanfaat untuk s.. more

Nintendo Mengumumkan Peripheral Terbaru Untuk Switch: Nintendo Labo!

Nintendo Labo mengajak gamer untuk bermain game interaktif dengan bantuan kertas karton! Seperti apa ya gamenya?.. more